5 Cara Meningkatkan Penilaian Kredit (Credit Score)

Penilaian kredit atau credit score adalah sistem yang digunakan lembaga pembiayaan guna menentukan kelayakan seseorang untuk diberikan pinjaman. Saat ini data penilaian kredit dikelola oleh Biro Informasi Kredit dan dapat dilihat di Bank Indonesia.

Data tersebut berupa kumpulan data nasabah tentang sejarah pinjaman, siklus pembayaran tagihan (apakah membayar tagihan tepat waktu atau tidak), berapa banyak kredit yang masih atau pernah dimiliki, dan lain sebagainya.

Kalau penilaian kreditmu bagus, kamu akan semakin mudah mendapatkan pinjaman atau kredit. Berniat untuk mengajukan pinjaman atau kredit? Yuk baca 5 cara meningkatkan penilaian kredit.

1. Gunakan kartu kredit secara teratur

via pixabay.com

Salah satu cara meningkatkan penilaian kreditmu adalah melalui penggunaan kartu kredit. Semua pengeluaran atau pembelian yang kamu lakukan dengan menggunakan kartu kredit akan dicatat dan masuk ke dalam sejarah finansialmu. Data ini kemudian akan digunakan untuk menentukan penilaian kreditmu.

Usahakan melakukan pembayaran dan pembelian yang nilainya besar menggunakan kartu kredit seperti pembayaran tiket pesawat, hotel, barang elektronik dan lain-lain. Kamu juga bisa memutasi pengeluaran yang harus dilakukan rutin seperti tagihan telepon, tv kabel dan lain sebagainya untuk semakin meningkatkan penilaian kreditmu.

2. Maksimalkan neraca kartu kredit

via pixabay.com

Besarnya neraca keuangan pada kartu kreditmu juga menjadi salah satu cara meningkatkan penilaian kreditmu. Oleh sebab itu salah satu cara termudah untuk menaikkan neraca keuanganmu adalah dengan memiliki sedikit kartu kredit. Kamu dapat memiliki dan menggunakan satu atau dua kartu kredit untuk segala hal ketimbang memiliki dan menggunakan lebih dari dua kartu kredit.

Jadi enggak ada pengeluaran-pengeluaran kecil tercecer di banyak kartu kredit yang kalau digabung ternyata jumlahnya besar. Sejarah keuanganmu pun jadi enggak terpolusi dengan transaksi-transaksi kecil di berbagai kartu kredit.

3. Bayar tagihan tepat waktu

via staticflickr.com

Kalau selama ini kamu sering lupa membayar tagihan, kamu perlu menghentikan kebiasaan buruk ini. Menunggak pembayaran kartu kredit adalah dosa besar kalau kamu mau meningkatkan penilaian kreditmu.

Lupa sekali saja nilai kreditmu akan turun. Selain karena memang tanggung jawabmu, bukan enggak mungkin mereka melaporkan atau mendaftarkan hutangmu dan pada akhirnya sampai ke badan penilaian kredit.

Selalu lakukan pembayaran minimum setiap bulannya tanpa kecuali. Kalau kamu bisa melunasi tagihan tiap bulan tentu lebih baik lagi. Selain memenuhi pembayaran kartu kredit yang jelas akan dipantau, kamu juga perlu melunasi tagihan lain seperti langganan TV kabel, telpon paskabayar dan lain sebagainya.

4. Tonjolkan “hutang baik”

via staticflickr.com

Banyak orang yang mengira bahwa berhutang itu jelek bagi penilaian kredit. Padahal, ada yang namanya hutang baik. Hutang baik adalah hutang-hutang yang sudah terbayar lunas. Apalagi kalau pembayarannya tepat waktu dan enggak bermasalah.

Semakin lama dan besar hutang yang sudah terbayar, semakin bagus untuk penilaian kreditmu. Pemberi kredit akan semakin percaya untuk memberikan pinjaman karena kamu sudah terbukti bertanggung jawab.

5. Minimalisir aktivitas berisiko

via staticflickr.com

Saran terakhir untuk memiliki penilaian kredit yang baik adalah dengan menunjukkan bahwa hidupmu jauh dari risiko keuangan. Sebagai contoh, lembaga keuangan akan merasa lebih senang memberikan pinjaman kepada orang yang sudah memiliki tempat tinggal permanen atau tinggal di tempat yang sama selama bertahun-tahun.

Selain datamu enggak berubah-ubah, kamu juga mudah untuk ditemui. Bahkan kesalahan data seperti penulisan alamat dapat mempengaruhi penilaian kreditmu. Jadi, selalu periksa kebenaran informasi dan datamu.

Bukan hanya sejarah dan keadaan keuangan saat ini yang menjadi penilaian. Lembaga keuangan juga akan melihat dari tagihan-tagihan yang mengindikasikan resiko keuangan buruk di masa depan seperti pembelian investasi yang beresiko tinggi, tagihan ke pengacara perceraian, dan lain sebagainya. Jadi, kamu perlu mengevaluasi dan merencanakan kehidupanmu sebaik-baiknya.