5 Hal yang Harus Diperhatikan Bagi Lulusan Baru untuk Meraih Kebebasan Finansial

Setelah lulus kuliah, kini kamu sudah berhasil mendapatkan pekerjaan. Selamat! Sekarang apa rencanamu? Selain memikirkan karier, kamu juga harus mempersiapkan keamanan finansialmu di masa depan. Ada satu hal yang selalu didambakan oleh banyak orang, yaitu kebebasan finansial.

Yak, kalau kamu memiliki kebebasan finansial, kamu enggak perlu lagi bekerja untuk uang tapi uang yang bekerja untukmu. Terdengar enggak mungkin untuk lulusan baru? Wah, kamu perlu baca tips kebebasan finansial untuk lulusan baru berikut:

1. Perencanaan

5 Hal yang Harus Diperhatikan bagi Lulusan Baru untuk Meraih Kebebasan Finansial
via pexels.com

Hal pertama yang perlu kamu perhatikan tentu saja adalah perencanaan. Kamu enggak mungkin bisa mencapai sesuatu tanpa mendefinisikan targetmu. Buat daftar 3 tujuan finansial sesuai dengan kerangka waktunya masing-masing. Rencana jangka pendek dapat berupa target 5 tahun seperti mengumpulkan uang muka mobil pertamamu.

Jangka menengah berkisar antara 6 sampai 9 tahun untuk uang muka rumah atau apartemen pertamamu. Sedangkan rencana jangka panjang dapat berkisar selama 10 tahun seperti mengumpulkan dana pensiun atau dana pendidikan anak.

2. Pengeluaran

5 Hal yang Harus Diperhatikan bagi Lulusan Baru untuk Meraih Kebebasan Finansial
via wikimedia.org

Ketika menerima gaji pertamamu, rasanya kamu ingin membeli mall dan seisinya. Gimana enggak, uang bulananmu kini naik berkali lipat! Enggak heran salah satu tantangan terbesar para lulusan baru yang pertama kali bekerja adalah untuk enggak menaikkan gaya hidup.

Mereka yang mengalokasikan gajinya pada tabungan dan investasi bukan hanya memiliki kondisi finansial yang lebih stabil, namun perbedaan kondisi finansialnya dengan mereka yang enggak merencanakan pengeluarannya akan semakin besar. Buat anggaran pengeluaran untuk menuntunmu mencapai target-target finansialmu.

Pengeluaranmu dapat dibagi menjadi dua, yaitu pengeluaran tetap dan pengeluaran variabel. Pengeluaran variabel adalah pengeluaran yang dapat dikondisikan untuk dikurangi. Sedangkan pengeluaran tetap adalah pengeluaran yang besarnya tetap sama tiap bulannya.

Sekalinya kamu memutuskan untuk menambah item pengeluaran tetap, kamu enggak bisa seenaknya menghentikan tanpa konsekuensi. Itu sebabnya kamu perlu bijak dan hati-hati menyangkut pengeluaran tetap.

3. Tabungan

5 Hal yang Harus Diperhatikan bagi Lulusan Baru untuk Meraih Kebebasan Finansial
via staticflickr.com

Seringkali kita akan malas atau merasa enggak rela kalau harus menabung secara manual. Sebaiknya kamu mencoba menabung secara otomastis. Daripada tiap bulan harus transfer uang tabungan ke rekening lain, lebih baik kamu mengikuti program finansial yang langsung mengambil sejumlah uang dari rekeningmu untuk dijadikan tabungan.

Tabungan pertama yang harus kamu miliki tentu saja tabungan darurat. Baru setelahnya kamu bisa mulai membuat tabungan untuk alokasi investasi dan lain sebagainya.

4. Investasi

5 Hal yang Harus Diperhatikan bagi Lulusan Baru untuk Meraih Kebebasan Finansial
via staticflickr.com

Selain memiliki pendapatan aktif, kamu juga perlu berinvestasi untuk mendapatkan pendapatan pasif. Pendapatan pasif dapat kamu peroleh dengan berbagai cara. Baik dari berjualan online secara kecil-kecilan, sampai melakukan pekerjaan lepasan. Kamu juga bisa mengikuti program investasi seperti reksadana.

Edukasi dirimu dan jangan takut untuk bertanya pada ahlinya. Jangan mengandalkan hidupmu dari satu pendapatan saja. Kalau kamu kehilangan pekerjaanmu, kamu jadi enggak punya pegangan lain. Mengeluarkan modal sedikit saja bisa memberikanmu keuntungan kedepan.

5. Proteksi

5 Hal yang Harus Diperhatikan bagi Lulusan Baru untuk Meraih Kebebasan Finansial
via staticflickr.com

Saat pertama kali bekerja, kamu pasti akan diserbu dengan berbagai penasihat keuangan yang juga berusaha menjual produk finansialnya. Baik asuransi, investasi, maupun tabungan. Pastikan kamu memahami apa yang akan kamu beli. Ingat, kamu sedang membangun dana darurat dan pensiunmu.

Mengeluarkan uang untuk produk keuangan bukan berarti kamu melakukan tindakan keuangan yang bertanggung jawab. Jangan sampai kamu membayar produk yang bukannya membantu malah menambah beban pengeluaran tetap yang akan memberikan penalti kalau dihentikan.

Apakah kamu punya tips lainnya untuk meraih kebebasan finansial? Share pendapat kamu di kolom komentar di bawah ini.


 

Leave a Reply