7 Keunggulan Generasi Milenial

keunggulan generasi milenial

Generasi milenial atau generasi yang saat ini berumur antara 20-35 tahun dinilai manja, terlalu berangan-angan dan tidak mau bekerja keras. Benarkah begitu? Tersedianya informasi instan dan teknologi yang mempermudah segalanya rupanya disinyalir menjadi penyebabnya. Nyatanya, ada beberapa keunggulan generasi milenial miliki yang tidak dimiliki oleh generasi di atas maupun di bawah mereka.

Ayo revolusi mental agar sebagai generasi milenial kamu tahu kelebihanmu yang dapat ditawarkan untuk memberikan kontribusi bagi dunia. Baca 7 keunggulan generasi milenial berikut agar kamu makin semangat!

1. Mengerti Teknologi

via pexels.com

Generasi milenial adalah anak-anak muda yang tidak hanya mampu mengoperasikan, namun merupakan pengguna aktif dari fitur-fitur canggih yang ada di dunia. Mereka mampu menguasai dengan cepat keahlian yang berhubungan dengan teknologi. Hal ini tentu saja menguntungkan generasi milenial dengan pesatnya perkembangan teknologi yang ada saat ini.

2. Memahami kelebihan media sosial

via pixabay.com

Maraknya media sosial saat ini menempatkan generasi milenial pada posisi yang menguntungkan. Mereka lahir dan besar dengan media sosial dan menggunakannya dalam keseharian sehingga memiliki pengetahuan paling banyak mengenai media sosial dibandingkan generasi di atasnya.

Sisi baiknya adalah, mereka sangat memahami potensi media sosial untuk menyebarkan informasi dan mampu menggunakannya secara maksimal.

3. Antusias

via pexels.com

Generasi ini adalah generasi yang dinilai paling optimis. Selain dikenal pemimpi, mereka juga selalu dapat melihat sisi baik dari setiap keadaan dan mampu memotivasi diri untuk melakukan apapun. Mereka percaya bahwa mereka mampu melakukan apapun.

4. Berjiwa sosial

via pexels.com

Generasi ini sangat peduli akan etika hidup dan membuat perubahan untuk dunia yang lebih baik. Banyak dari mereka yang ikut kegiatan sosial, melakukan donasi dan menjadi sukarelawan. Tentu saja dunia membutuhkan lebih banyak orang-orang seperti mereka bukan?

5. Pembaharu sistem

via pixabay.com

Dengan etika kerja yang didasari oleh keinginan pribadi mereka untuk mencapai tujuan, mereka tidak akan terpaku dengan sistem yang sudah ada. Mereka akan mencoba mencari cara baru yang lebih mudah dan efektif.

Kecintaan mereka akan mobilitas tanpa halangan menyebabkan mereka tidak menyukai birokrasi yang terlalu rumit dan memakan waktu. Kalau kamu perlu revolusi mental dan membuat sistem yang lebih baik, panggil saja generasi milenial.

6. Mencintai Inovasi

Identik dengan “think outside of the box” dan menyukai kreatifitas, generasi milenial menyenangi perubahan dan inovasi.

Menurut survey tahun 2014 di Amerika Serikat, sebanyak 60% generasi milenial berpendapat bahwa inovasi dapat dipelajari dan diulang, jadi bukan sekadar bakat atau keberuntungan semata. Tren ini juga terlihat pada generasi milenial dimanapun. Akibatnya, inovasi bermunculan di dunia.

7. Tidak gampang puas

via pixabay.com

Berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya, generasi milenial pantang untuk puas hanya dengan hidup nyaman dan berkecukupan. Mereka ingin menantang diri mereka untuk lebih baik dan eksplorasi lebih jauh. Generasi pendobrak ini haus akan pengembangan diri dan kemajuan.

Menurut survei majalah di Amerika Serikat, sebanyak 55% generasi milenial ingin menjadi entrepreneur, 70% memiliki visi untuk suatu saat dapat bekerja mandiri,  dan 61% mengatakan bahwa kerja keras adalah kunci kesuksesan. Sangat jauh berbeda dari anggapan bahwa generasi milenial adalah generasi malas yang hanya bisa bermimpi.


 

Leave a Reply