5 Tips Crowdfunding agar Sukses Menghimpun Dana

Semakin besar tingkat penetrasi internet di masyarakat ditambah semakin banyak orang yang melek finansial membuat kegiatan pengumpulan dana menggunakan metode urun dana atau crowdfunding semakin sering dilakukan. Ide yang terbilang terobosan baru ini memampukan pelaku urun dana untuk menghimpun dana dari khalayak luas.

Kalau kamu punya visi dan misi yang memerlukan dukungan modal, baca tips-tips crowdfunding di bawah ini agar sukses dalam menghimpun dana.

 

1. Bangun jaringan sebelum menghimpun dana

tips crowdfunding
via staticflickr.com

Pada prinsipnya, saat melakukan crowdfunding kamu bisa mendapatkan dana dari siapapun. Walau begitu dalam kenyataannya, orang yang sukses melakukan urun dana adalah mereka yang sudah punya jaringan yang luas.

Uang yang didapat dari urun dana biasanya datang dari mereka yang kamu kenal atau teman dari temanmu. Mereka tertarik dengan kampanyemu dan akhirnya menyumbang. Hanya sedikit kampanye penggalangan dana yang mampu jadi viral.

Jadi, ke mana pun kamu pergi jangan pernah kelupaan untuk mempromosikan program crowdfunding-mu. Semakin banyak orang yang tahu dan mendapatkan informasi tentang program yang kamu gagas, semakin besar peluang target urun danamu tercapai.

 

2. Buat website

tips crowdfunding
via wikimedia.org

Agar program penggalangan danamu sukses, jangan lupa untuk membuat website. Situs pendukung itu enggak harus canggih dengan fitur mempesona kok. Kamu cukup membuat situs yang sederhana namun informatif. Luncurkan situs tersebut 4-5 bulan sebelum kamu memulai crowdfunding.

Sebagai tambahan, kamu bisa mempromosikan program crowfunding menggunakan fitur berbayar media sosial seperti Facebook ads. Keuntungannya, selain membuat kampanyemu tersebar ke khalayak yang lebih luas, kamu juga bisa menganalisis pihak yang tertarik dan berkontribusi terhadap program crowdfunding-mu.

 

3. Pilih platform yang tepat

via vimeocdn.com

Saat ini sudah banyak platform yang bisa kamu gunakan untuk melakukan crowdfunding. Di Indonesia, situs crowdfunding yang paling terkenal adalah Kitabisa. Kalau di tingkat global, situs crowdfunding yang paling terkenal adalah Gofundme dan Kickstarter.

Masing-masing platform memiliki karakteristiknya sendiri. Kickstarter misalnya, menyaring setiap kampanye yang masuk. Kalau kamu lolos saringan, peluang kamu dilihat donatur potensial amat besar. Hanya saja prosesnya makan waktu lama.

Kalau ingin yang lebih cepat prosesnya kamu bisa mencoba menggunakan Kitabisa. Situs crowfunding Indonesia ini memang enggak neko-neko sehingga prosesnya lebih cepat dan terarah. Kekurangannya, jangkauan Kitabisa enggak seluas platform global dan karena tidak melewati proses penyaringan, jumlah program urun dana yang masuk ke Kitabisa amat banyak. Kamu harus punya cara agar programmu menenangkan perhatian warganet dibanding program urun dana orang lain.

 

4. Ceritakan alasanmu

via wikimedia.org

Ketika kamu ingin membuat program penggalangan dana, berarti kamu sedang berusaha merayu dan meyakinkan orang untuk memberikan dukungan kepadamu. Tidak ada cara yang lebih efektif selain menjual ceritamu.

Ceritakan latar belakang dan alasanmu yang membuatmu menonjol di anatara kampanye lain. Buat koneksi dengan orang-orang yang memiliki pemikiran sama denganmu. Emosi adalah alat penjualan yang paling efektif, namun, tentu saja kamu harus jujur dan tulus.

 

5. Buat video yang menarik perhatian

via staticflickr.com

Kamu mungkin pernah menitikkan air mata gara-gara nonton iklan yang mengharukan? Video memang media yang sangat efektif untuk membagikan cerita dan membangun koneksi. Dengan video, khalayak ramai dapat melihat sosok di balik suatu program urun dana. Selain itu, kamu sebagai pembuat program urun dana juga bisa mendudukkan mereka pada perspektif yang kamu ingin agar mereka lihat. Intinya, hal yang kamu terangkan akan jadi lebih mengena.

 

Demikian tadi beberapa tips crowdfunding yang bisa kamu terapkan. Selamat mencoba!


Leave a Reply