5 Gaya Hidup Hemat ala Orang Belanda yang Bisa Kamu Coba

Orang Belanda konon terkenal sangat hemat sampai-sampai ada anekdot seperti ini: Bagaimana awal mula terciptanya resep kue-kue Belanda? Pertama-tama, pinjam enam butir telur, 200 gram terigu, setengah liter susu…

Walau punya gaya hidup hemat yang sampai terkesan pelit, faktanya gaya hidup tersebut berdampak positif. Belanda merupakan negara dengan pendapatan per kapita tertinggi keempat di Uni Eropa. Kualitas hidup orang Belanda juga jadi salah satu yang tertinggi di Uni Eropa.

Kalau kamu tertarik menerapkan gaya hidup hemat ala orang Belanda, simak tips dari JadiMandiri berikut ini.

 

1. Disiplin berhemat

5 Gaya Hidup Hemat ala Orang Belanda
via pixabay.com

Dalam sejarahnya, bangsa Belanda melewati banyak krisis ekonomi, di antaranya krisis ekonomi selama Perang Dunia I, Perang Dunia II, serta Depresi Besar tahun 1930-an. Berbagai krisis ekonomi itu sepertinya menempa bangsa Belanda menjadi bangsa yang menjunjung tinggi budaya berhemat.

Mereka selalu mencari cara untuk melakukan penghematan. Bukan rahasia lagi kalau orang Belanda suka menunggu sampai saat-saat terakhir untuk menunggu makanan yang dijual setengah harga karena sudah lewat masa jual. Mereka juga enggak malu menanyakan ke supermarket untuk membeli makanan yang sudah lewat batas waktu namun masih layak makan agar bisa mendapatkan harga termurah.

 

2. Bertanggung jawab atas keuangan pribadi

via maxpixel.freegreatpicture.com

Budaya orang Belanda secara umum sangat mementingkan individualitas. Mereka percaya bahwa tiap orang perlu bekerja keras dan bertanggung jawab akan keuangannya masing-masing. Enggak ada yang namanya berbagi. Yang ada hanya meminjam, barter, atau berdagang. Saking ketatnya soal barang atau keuangan pribadi, kalau kamu menaruh camilan di meja, mereka enggak akan sadar kamu ingin berbagi kalau kamu enggak bilang dulu.

Bagi kita yang terbiasa berbagi dan menawarkan sesuatu ke orang lain, budaya hemat ala orang Belanda mungkin terdengar keras. Akan tetapi kalau kamu terapkan, budaya tersebut sebenarnya sangat baik bagi kesehatan keuanganmu. Kamu jadi terbiasa untuk selalu siap dengan kebutuhan keuanganmu sehingga kamu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan ulet.

 

3. Going Dutch alias bayar sendiri-sendiri

via pixabay.com

Orang-orang di seluruh dunia sudah maklum dengan istilah “going dutch.” Kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia artinya bukan pergi ke Belanda tapi bayar sendiri-sendiri. Lho kok bisa begitu? Sudah jadi kebiasaan orang Belanda ketika mereka makan bersama teman atau kolega di restoran, ketika selesai mereka akan membayar tagihan makan mereka sendiri-sendiri.

Beda sekali ya dengan budaya kita. Kadang-kadang walau duit sedang cekak, tapi kita memaksakan mentraktir demi kesopanan atau gengsi. Orang Belanda melihat kebiasaan traktir-traktiran itu sebagai hal yang sia-sia. Apa gunanya gengsi kalau kamu enggak salah? Apalagi kalau kamu dalam kondisi yang mengharuskan untuk berhemat. Masuk akal kan?

 

4. Rinci urusan utang piutang

via flickr.com

Bagi orang Belanda, urusan utang piutang adalah masalah serius yang enggak bisa disepelekan. Mereka pantang menghindar membayar utang dan sebaliknya akan gigih menagih piutang. Utang yang mungkin sepele cuma beberapa puluh sen pun tetap akan mereka tagih.

Kebiasaan ini sudah diajarkan sedari kecil. Jadi jangan heran kalau anak kecil di Belanda bisa menagih utang untuk jajanan yang lupa dibayar oleh teman mereka di sekolah.

Apa yang bisa kamu pelajari? Berapapun nominalnya, kalau berutang, segera lunasi. Berikan tanggal kepastian pembayaran utang dan tepati janji tersebut. Dengan begini, kondisi keuanganmu akan lebih transparan dan jelas.

 

5. Mental pedagang

via wikimedia.org

Orang Belanda yang berabad-abad dikenal oleh orang Indonesia sebagai kompeni memang bangsa pedagang. Sebagai buktinya, VOC menjadi salah satu pelopor perusahaan multinasional di dunia. Bakat dagang mereka ditunjang oleh kreativitas serta cara pandang bahwa selalu ada cara baru untuk menghemat dan menghasilkan uang.

Kamu bisa membangun jiwa dagang seperti halnya orang Belanda, hanya saja caranya enggak perlu sampai keterlaluan. Untuk mempraktikkannya kamu bisa mulai dengan berdagang kecil-kecilan dan mencari cara kreatif untuk berbisnis.

 

Walaupun punya sejarah yang tidak menyenangkan dengan bangsa Indonesia, kita tetap bisa belajar sesuatu dari bangsa Belanda, seperti gaya hidup hematnya tersebut. Tertarik untuk menerapkannya?


 

Leave a Reply