Entrepreneur Wajib Tahu, Ini 5 Contoh Tren Eat and Go dalam Bisnis Makanan

Zaman ayah ibu kita dulu, orang-orangnya terbisa memasak dan makan makanan di rumah. Dengan semua kesibukan dan dinamika hidup yang makin cepat, kini kita makin malas menghabiskan waktu untuk masak. Semakin banyak orang yang lebih suka makan makanan siap saji atau instan yang kemudian menciptakan tren eat and go.

Apa saja contoh tren eat and go dan peluang apa yang bisa kamu manfaatkan? Simak di bawah ini

 

1. Naiknya pamor makanan ringan

via staticflickr.com

Nielsen membuat survei yang menunjukkan orang-orang sedunia makin gemar makan camilan. Kegemaran ini bahkan menggeser kebiasaan menyantap makanan berat.

Tiap wilayah punya camilan favoritnya. Sebagai contoh, orang di Amerika Serikat dan Timur Tengah menyukai camilan daging seperti dendeng dan sosis siap makan. Di Eropa, camilan yang populer adalah yang dimakan bersama dengan saus cocol atau mayones. Bagaimana dengan di Indonesia? Orang-orang di Asia Pasifik, termasuk Indonesia, lebih suka makan makanan kecil yang mengenyangkan seperti mie dan yoghurt.

Peluang apa yang bisa kamu tangkap dari tren ini? Kalau bisnis makananmu tadinya fokus pada makanan berat, coba modifikasi sedikit. Buat pilihan menu yang menyediakan makanan dalam porsi kecil, gampang dibawa, serta bisa dimakan beramai-ramai.

 

2. Penggunaan gadget untuk memesan makanan

A post shared by GO-FOOD Jakarta (@gofoodjakarta) on

Contoh tren eat and go lainnya adalah penggunaan gadget untuk memesan makanan. Penggunaan gadget bahkan sudah dilakukan sejak seseorang mencoba menentukan makanan apa yang mau ia makan. Ia akan mencari informasi tentang makanan tertentu, mulai dari tempat membelinya hingga kandungan nutrisinya.

Setelah tahu makanan yang diinginkan, prosesnya berlanjut ke pemesanan. Di zaman yang sepertinya semua serba digital ini, rasanya sangat penting produk makananmu bisa dicari di internet. Dengan begitu pembeli bisa memesan dan dalam sekejap kuliner buatanmu dapat berpindah ke tempat pembeli.

 

3. Kecenderungan sarapan di jalan

via wikimedia.org

Dari semua waktu makan, sarapan adalah yang paling umum dibuat dan disantap di rumah. Sayangnya, semakin hari kebiasaan sarapan di rumah ini pun kelihatan bakal berubah. Untuk mengefisensikan waktu, orang akan semakin sering sarapan di luar rumah.

Sebagai entrepreneur, kamu perlu menangkap peluang ini. Buka kedai atau restoranmu sejak pagi hari untuk melayani mereka yang butuh membeli sarapan. Rancang kemasan dan peralatan makan seperti sendok agar praktis untuk dibawa.

 

4. Munculnya gerai swalayan menawarkan makan di tempat

Pasar swalayan juga sudah banyak yang jeli menangkap peluang dari tren eat and go. Kini pasar swalayan tidak hanya menjual makanan kemasan dalam bentuk mentah, tapi juga dalam bentuk makanan setengah jadi atau makanan jadi.

Sebagai contoh, minimarket seperti Seven Eleven dan Circle K menjual makanan berat dalam porsi kecil yang siap makan. Pembeli cukup memanaskannya sebentar agar bisa dimakan.

Kalau kamu ingin memanfaatkan trik ini juga, siapkan makanan yang praktis untuk disajukan. Selain itu karena tidak mengincar segmen pembeli yang spesifik, kedaimu harus bisa buka lama. Kalau perlu 24 jam nonstop.

 

5. Munculnya makanan instan tapi sehat

via staticflickr.com

Konsumen zaman sekarang semakin mawas soal makanan sehat. Makanan instan kini enggak cukup hanya menawarkan kepraktisan, tapi juga harus sehat. Untungnya, sudah banyak juga produsen makanan yang memasarkan produk dengan mencantumkan kata alami, bernutrisi, atau vegan.

Contoh produsen yang menyambut tren ini dengan baik adalah Eat Fit Go dan Blue Apron. Eat Fit Go, produsen makanan dari Houston, Amerika Seriat memproduksi makanan siap makan yang terbuat dari bahan alami. Mereka mengklaim makanan buatan mereka tanpa pengawet dan kandungan nutrisinya seimbang.

Lain lagi dengan Blue Apron yang berbasis di New York. Mereka menawarkan paket yang berisi bahan masakan sesuai pilihan dengan porsi yang sudah ditakar. Kamu hanya perlu mengolah dan memasak bahan-bahan yang sudah disediakan sesuai dengan petunjuk dan resep yang disertakan dalam paket. Asyik banget, kan?


 

Leave a Reply