Sudah Pernah Mencoba 5 Jenis Teh yang Bermanfaat Bagi Kesehatan Ini?

Seduhan teh merupakan minuman kedua paling populer di Indonesia, hanya kalah oleh air putih. Saking populer dan merekatnya teh dalam budaya kita, teh botol Sosro menjadi pesaing terkuat minuman ringan terpopuler di dunia, Coca Cola.

Kira-kira apa yang bikin teh populer di Indonesia ya? Mungkin karena teh bisa disajikan baik saat makan berat ataupun saat kita bersantai. Selain itu beberapa jenis teh juga berkhasiat menyehatkan. Tubuh. Ini contoh jenis-jenis teh yang bermanfaat bagi kesehatan.

 

1. Teh Hitam

jenis teh dan manfaatnya untuk kesehatan
via flickr.com

Teh hitam terbuat dari daun teh yang difermentasi, dikeringkan, lalu dihancurkan. Proses ini menghasilkan teh yang rasanya sedikit pahit serta mengandung kadar kafein paling tinggi dibanding teh jenis lain, yakni sekitar 40 mg per cangkir (kopi mengandung 50-100 mg per cangkir).

Teh hitam adalah jenis teh yang paling banyak kamu temukan dan mendominasi penjualan teh di dunia. Kemungkinan besar, teh instan yang kamu minum sekarang adalah teh hitam. Teh jenis ini menjadi dasar bagi berbagai jenis minuman berbahan dasar teh seperti chai dan bubble tea.

Teh hitam memiliki tingkat antioksidan yang tinggi yaitu theaflavin dan thearubigin. Banyak studi menunjukkan bahwa teh hitam dapat melindungi paru-paru dari paparan asap rokok dan menurunkan tingkat kolesterol. Satu studi juga menyebutkan orang yang meminum tiga cangkir teh hitam per hari memiliki risiko terkena stroke lebih rendah.

 

2. Teh Putih

jenis teh dan manfaatnya untuk kesehatan
via publicdomainpictures.net

Teh putih terbuat dari pucuk daun teh yang sangat muda. Proses pembuatannya hanya dikeringkan saja, tanpa fermentasi dan tanpa diawetkan. Itu sebabnya teh jenis ini rasanya paling ringan dan warnanya paling terang dibanding teh jenis lain. Tingkat kafein teh ini juga paling rendah, kurang lebih 15 mg per cangkir.

Apa manfaat teh putih bagi kesehatan? Sama seperti teh jenis lain, teh putih baik untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskular. Selain itu, teh putih sangat menguntungkan bagi penderita diabetes karena mampu meningkatkan toleransi glukosa dan penurunan pada LDL kolesterol. Yang paling hebat, satu studi menemukan bahwa teh putih memiliki zat anti kanker yang paling manjur dibandingkan dengan teh lainnya.

 

3. Teh Hijau

via wikimedia.org

Teh hijau adalah teh yang dibuat tanpa melalui proses oksidasi sehingga warnanya tetap hijau. Setelah dipetik, daun teh dipanaskan dengan cara diuap untuk menghancurkan enzim yang mengakibatkan oksidasi. Proses pembuatan yang seperti ini menghasilkan tingkat antioksidan, vitamin dan mineral yang tinggi. Kandungan kafein teh hijau terbilang sedang yakni 25 mg per cangkir.

Teh hijau memiliki konsentrasi epigallocatechin gallate (EGCG) yang tinggi. Zat ini bermanfaat untuk menurunkan risiko terkena kanker. Selain itu, teh hijau juga dapat menurunkan risiko stroke, penyakit jantung, mencegah penyumbatan arteri, menurunkan tingkat kolesterol, dan mencegah terkena penyakit neurologis seperti Alzheimer dan Parkinson.

 

via pixabay.com

Matcha adalah produk turunan teh hijau yang terbuat dari teh hijau yang dikeringkan lalu dibuat menjadi bentuk bubuk. Dengan bentuk bubuk seperti ini, matcha banyak digunakan untuk berbagai hidangan dan minuman racikan. Ketika kita minum matcha, itu berarti kita mengonsumsi keseluruhan daunnya. Tidak heran dari segi substansi, kandungan kafein dan antioksidan matcha lebih tinggi dibanding teh hijau biasa.

 

4. Teh Oolong

via pixabay.com

Teh oolong yang artinya naga hitam ini mirip dengan teh hitam. Bedanya, durasi fermentasinya lebih sebentar. Sesudah difermentasi pun, teh oolong dibiarkan sebentar sebelum dipanaskan sampai setengah teroksidasi. Hasilnya adalah teh yang keemasan dengan rasa yang ringan. Kandungan kafein teh oolong sekitar 30 mg per cangkir.

Zat antioksidan dalam teh oolong dapat menurunkan tingkat kolesterol jahat serta membantu menurunkan berat badan. Teh oolong mengaktifkan enzim yang berguna untuk melarutkan trigliserida, yaitu sejenis lemak makanan yang disimpan dalam sel lemak. Satu studi menyebutkan proses pembakaran lemak perempuan yang minum teh oolong lebih cepat dibanding yang hanya minum air.

 

5. Teh Pu-Erh

via wikimedia.org

Teh ini namanya terdengar paling asing dibanding teh jenis lain. Enggak heran karena teh ini dulu pernah disimpan rapat menjadi harta negara. Pemerintah China baru mengizinkan mengekspor teh ini pada tahun 1995.

Teh yang berasal dari provinsi Yunan ini terbuat dari daun pohon teh liar. Daun yang berhasil dikumpulkan kemudian ditekan dan disimpan sampai mengalami proses fermentasi mikroba. Hasil seduhan teh pu-erh ini kaya rasa dan berat, namun enggak pahit. Banyak yang menggambarkan rasanya seperti tanah gambut. Manfaatnya bagi kesehatan, studi menunjukkan bahwa penikmat teh ini mengalami penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) dan berat badan.

 

Dari lima jenis teh yang bermanfaat bagi kesehatan mana yang paling sering kamu minum dan mana yang jadi favoritmu?


 

Leave a Reply