7 Kebiasaan Fatal yang Menghalangi Kamu untuk Sukses

Siapa sih yang enggak mau jadi orang sukses? Tentu semuanya mau mendapat pengakuan dan kepuasan akan aktualisasi diri. Kalau sampai sekarang kesuksesan tidak kunjung datang, coba cari tahu sebabnya. Bisa jadi sampai saat ini kamu masih punya kebiasaan penghalang kesuksesan. Mau tahu apa saja kebiasaan penghalang kesuksesan tersebut?

 

1. Negatif

via pixabay.com

Orang yang pikirannya negatif dikuasai oleh ketakutan dan rasa cemas sehingga mereka ogah-ogahan bertindak untuk melakukan sesuatu. Sebaliknya, orang yang berpikiran positif akan selalu bersemangat meraih kesuksesan walaupun banyak aral melintang.

Kalau kamu merasa selalu berpikiran negatif, coba deh pelan-pelan ubah pola pikirmu menjadi pola pikir yang dapat mendukung impianmu. Proses ini memerlukan upaya dan mungkin terasa berat di awal-awal, tapi akan jadi sangat mudah dengan latihan terus-menerus.

Salah satu caranya adalah dengan mempraktikkan bersyukur. Setiap hari tulis lima hal yang perlu kamu syukuri, misalnya keluarga yang baik, tubuh yang sehat dan lain sebagainya.

 

2. Menunda-nunda

via flickr.com

Pahami bahwa waktumu berharga. Ketika kamu menunda-nunda, entah itu menunda pekerjaan ataupun menunda melakukan sesuatu karena menunggu waktu yang tepat, berarti kamu sedang menyabotase diri sendiri untuk mencapai sukses. Orang-orang sukses adalah mereka yang melakukan tugas saat itu juga.

Cara terbaik untuk berhenti menunda-nunda adalah mendorong dirimu keluar dari zona nyaman untuk menunda pekerjaan. Ketika rasa malas muncul, langsung pecut dirimu untuk bangun dan mengerjakan tugasmu. Daftarkan semua tugas yang harus diselesaikan untuk memudahkanmu mencapai tujuan.

Hal ini juga berlaku untuk menunda memulai sesuatu karena menunggu waktu yang tepat. Sadari bahwa menunggu kesempatan atau waktu yang tepat bukanlah perwujudan dari kesempurnaan tapi berasal dari harapan tidak masuk akal. Daripada menunggu dan tak pernah memulai, mulai saja sekarang dan belajar dari kesalahan yang kamu lakukan.

 

3. MenolakĀ mengakui kesalahan

via flickr.com

Minta maaf bisa menjadi hal yang sangat menyulitkan bagi beberapa orang karena minta maaf berarti mengakui kesalahan. Banyak orang yang tidak mau mengakui dirinya salah karena menganggap hal tersebut dapat melukai harga dirinya. Padahal berani mengakui kesalahan dan meminta maaf adalah salah satu jalan menuju kesuksesan.

Dengan mengakui kesalahan kita jadi tahu kelemahan kita dan akan berusaha untuk memperbaikinya. Selain itu minta maaf kepada orang lain juga dapat membangun kepercayaan dan memperkuat integritas kita di mata orang lain. Hal ini penting untuk membangun jalan menuju kesuksesan sebab kesuksesan mustahil dicapai tanpa dukungan dari orang di sekitar kita.

 

4. Terus membuat alasan

via flickr.com

Kamu mungkin merasa sedang membuat analisis yang logis dan realistis dengan mengatakan “saya terlalu sibuk saat ini”, “saya belum memiliki kemampuan itu”, atau “saya rasa saat ini belum tepat waktunya.” Salah besar! Yang kamu lakukan adalah membuat alasan.

Motivasi seseorang terus membuat alasan berasal dari ketakutan akan kegagalan dan kemalasan untuk berusaha. Alasan-alasan tersebut menjadi tameng untuk menghindari hal-hal penting dan bermanfaat yang seharusnya dilakukan.

Cara termudah untuk berhenti membuat alasan adalah mengiyakan ketika kamu ditantang melakukan tugas yang penting. Sesudah kamu iyakan, tentu kamu enggak mau dianggap sebagai orang yang plin plan dan tidak bertanggung jawab, kan? Jadi kerjakanlah tanggung jawab yang diberikan tersebut dengan sebaik-baiknya.

 

5. Membandingkan-bandingkan dengan orang lain

via pexels.com

Hidup seseorang adalah perjalanan yang enggak bisa dibandingkan dengan orang lain. Kedengarannya klise tapi begitulah kenyataannya. Kesuksesan hidup adalah pencapaian pribadi yang standarnya berbeda tiap orang.

Kamu boleh kadang-kadang kesal dengan diri sendiri, tapi jangan sampai terjatuh pada tahap mengasihani diri sendiri. Jangan juga marah terus-terusan. Berhenti berkutat pada kesalahan yang kamu lakukan dan cari cara untuk memperbaikinya. Kalau tidak, kamu akan mandek dan jalanmu malah akan semakin panjang dalam mencapai kesuksesan.

 

6. Terlalu cemas akan hasil

via pixabay.com

Kita semua pasti pernah merasa cemas akan masa depan, apalagi kalau mengenai hal-hal yang sangat penting seperti kesuksesan. Walau begitu kecemasan tersebut enggak perlu sampai berlarut-larut. Cemas berkepanjangan malah akan mencegahmu untuk mulai berusaha dan menghalangimu untuk sukses.

Cara termudah untuk mengusir rasa cemas adalah mencurahkan seluruh energi untuk berusaha. Setelah kamu berusaha semampumu serahkan semuanya kepada Tuhan. Jadi nanti kalaupun gagal, mungkin sesuatu yang kamu usahakan tersebut belum rezekimu.

 

7. Terlalu bergantung pada pendapat orang lain

via pixabay.com

Hidupmu kamu yang menjalani. Tentukan sendiri apa yang ingin kamu raih dan bertanggung jawablah akan pilihanmu. Kamu enggak perlu mendapatkan persetujuan dari orang lain untuk mencapai mimpi dan meraih kesuksesan.

Orang lain boleh memberikan saran dan pendapat, tapi bukan berarti mereka boleh mematok kamu harus begini atau kamu harus begitu. Kamulah yang menentukan tujuanmu sendiri.

Orang sukses biasanya memiliki cita-cita dan cara yang tidak sesuai dengan pendapat umum. tapi mereka tidak gentar dan terus maju. Kamu mau sukses? Ikuti mereka.

 

Mana di antara kebiasaan buruk itu yang masih melekat di dirimu? Mumpung masih suasana tahun baru, yuk berbenah menghentikan kebiasaan-kebiasaan penghalang kesuksesan tersebut.


 

Leave a Reply