7 Tips Membuat Resolusi Tahun Baru Anti Gagal

Salah satu tradisi yang banyak dilakukan orang menjelang tahun baru adalah membuat resolusi tahun baru. Upaya untuk menjadikan diri lebih baik itu sayangnya seringkali mandek. Belum sampai enam bulan, banyak yang sudah berhenti bahkan lupa akan resolusinya.

Supaya kamu bisa pol menjalankan resolusi tahun baru, simak tips membuat resolusi tahun baru yang efektif di bawah ini.

 

1. Jangan terlalu banyak

Resolusi Tahun Baru yang Efektif
via static.pexels.com

Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh mereka yang membuat resolusi tahun baru adalah menetapkan resolusi sebanyak-banyaknya. Ingat ya, resolusi bukan esai zaman sekolah yang harus ditulis panjang-panjang. Resolusi tahun baru adalah hal yang kamu anggap sebagai prioritas untuk diwujudkan pada tahun tersebut.

Energi kita terbatas dan karena itu berusaha mencapai terlalu banyak resolusi dalam setahun hanya akan menghabiskan energi dan mengacaukan fokus. Banyak studi yang menyarankan agar kita menetapkan satu atau dua resolusi dan mencurahkan fokus di sana agar bisa berhasil.

 

2. Pahami alasanmu

via staticflickr.com

Kesalahan kedua dari banyak orang yang membuat resolusi tahun baru adalah ikut-ikutan. Kamu harus menentukan resolusi tahun baru yang benar-benar sesuai dengan impianmu. Kalau kamu memahami keinginan dan alasan menginginkannya, setinggi apapun targetnya, pasti kamu akan berjuang sekuat tenaga dan dengan penuh ketekunan.

 

3. Realistis

via pixabay.com

Riset membuktikan bahwa kita akan lebih mungkin mencapai resolusi kalau targetnya realistis. Lebih baik mengambil langkah kecil tapi konsisten daripada mematok target terlalu tinggi di awal tapi ujungnya tidak bisa menjaga konsistensi.

Sebagai contoh, kalau kamu sedang berusaha mencapai berat badan ideal, daripada membuat resolusi berhenti makan makanan bergula sama sekali lebih baik mengurangi gula sedikit demi sedikit.

 

4. Spesifik

via wikimedia.org

Hindari menetapkan resolusi dengan kata-kata yang mengambang seperti ingin lebih bahagia, ingin sukses, ingin hidup sehat, dan sebagainya. Resolusi semacam itu kemungkinan besar akan gagal tercapai karena enggak spesifik.

Semakin kamu spesifik menetapkan resolusi, semakin besar peluang keberhasilanmu. Sebagai contoh, kalau kamu ingin hidup lebih sehat, kamu harus mengerti apa yang dimaksud dengan hidup sehat. Apakah memiliki berat badan ideal, bebas dari penyakit kecil-kecilan seperti flu dan batuk, atau pengertian sehat lain versimu.

Kalau hidup sehat menurutmu adalah punya berat badan ideal, sudah tentu kamu harus menetapkan berat badan yang ideal dan sehat lalu berjuang untuk mencapainya.

 

5. Rinci rencana aksi

via staticflickr.com

Untuk mencapai resolusi kamu juga perlu merinci rencana aksi. Misalnya kamu ingin bisa berolahraga lebih teratur, berarti kamu bisa mulai mendaftar jadi anggota gym, ikut komunitas lari, atau hal-hal lain yang mendukung resolusimu tersebut.

 

6. Tentukan deadline

via staticflickr.com

Punya tenggat atau deadline akan memaksa kita untuk menyelesaikan hal-hal yang sudah kamu tetapkan dalam rencana aksi. Selain itu tenggat akan menghindarkan kita dari kebiasaan menunda-nunda.

Sebagai contoh, kalau kamu ingin memiliki toko online, beri tenggat waktu untuk tiap langkah yang harus kamu lalui untuk merealisasikannya. Akan lebih mudah kalau kamu membagi resolusi jangka panjang menjadi target-target jangka pendek yang lebih mudah dilakukan. Tulis rencana aksi ini di kalendermu.

 

7. Jangan simpan sendiri

via pixabay.com

Yang terakhir, kalau menetapkan resolusi jangan diam-diam saja. Beritahukan pada orang lain atau orang terdekat. Kamu akan terpacu untuk mencapai target baik karena dapat dorongan moril atau sebagai pembuktian kalau kamu enggak gampang menyerah. Yuk jangan malu sama resolusimu, kamu pasti bisa!


 

Leave a Reply