5 Tips Buka Usaha Open Trip Ke Luar Negeri

Banyak lho orang yang kepingin traveling ke destinasi yang biasa kamu datangi tapi belum berani berangkat sendiri. Kamu bisa memanfaatkannya untuk buka usaha open trip. Di zaman ketika orang lebih memilih jalan-jalan ketimbang membeli barang seperti sekarang ini pasti banyak yang tertarik.

Apa saja yang perlu kamu persiapkan untuk memulai usaha open trip? Simak tipsnya di bawah ini.

 

1. Tentukan destinasi

via wikimedia.org

Yang pertama kali harus kamu tentukan tentu saja adalah destinasinya. Dari sekian banyak destinasi yang sudah kamu kunjungi dan kenali, mana yang kira-kira paling diminati orang. Setelah menentukan satu destinasi, misalnya Jepang, tentukan musim yang bagus serta banyak festival menarik sehingga laku untuk dijual. Jangan buat open trip ke suatu destinasi kalau menurut perhitunganmu enggak akan menguntungkan.

 

2. Cari tiket

via flickr.com

Setelah menentukan destinasi segera cari tiket penerbangan yang murah. Gunakan mesin pencari seperti Skyscanner untuk mencari tahu maskapai mana dan keberangkatan dari bandara mana yang lebih murah. Mesin pencari tersebut akan mengarahkan kamu ke situs pihak ketiga atau situs web maskapai yang memberikan harga tiket termurah ke destinasi tujuan.

Saat memesan, pastikan prosesnya sampai berhasil. Tiket yang dibeli dari pihak ketiga seperti dari Traveloka harus kamu pastikan statusnya complete dan confirmed. Untuk memudahkan mengecek status pemesanan tiket kamu bisa lakukan menggunakan Check My Trip. Pastikan namamu sesuai dengan paspor baik di visa maupun tiket.

 

3. Susun rencana perjalanan

via staticflickr.com

Di negara tujuan pasti kamu enggak mungkin membiarkan rombongan terus-terusan di hotel atau penginapan kan? Untuk itu kamu harus menentukan tempat-tempat mana saja yang perlu kalian kunjungi misalnya tempat wisata terkenal, tempat belanja, atau tempat makan yang enak.

Misalnya kamu menyelenggarakan open trip ke Jepang, kamu bisa menentukan bagian Jepang yang mana yang bakal rombonganmu kunjungi. Apakah wisata salju di Sapporo, wisata belanja di Tokyo, atau justru wisata budaya ke Kyoto?

Jangan lupa untuk memperhitungkan biaya transportasi ke tujuan-tujuan tersebut. Carilah moda transportasi yang murah namun tidak menyusahkan rombongan.

Untuk urusan belanja, cari tempat belanja yang bisa refund tax. Beda harganya lumayan banget lho. Beberapa negara biasanya mempermudah dengan cap stiker di depan. Bisa juga dengan berkunjung saat negara tujuan menyelenggarakan musim belanja besar-besaran.

 

4. Urus visa

via wikimedia.org

Cari tahu jenis visa yang diperbolehkan di negara tujuan. Apakah menerapkan bebas visa, e-visa, atau visa reguler? Walaupun visa adalah tanggung jawab masing-masing, namun kamu bisa memberikan pelayanan tambahan dengan memberikan informasi ke peserta trip-mu agar mereka lebih mudah mengurusnya.

 

5. Cari peluang bisnis lain                      

via pixabay.com

Sembari traveling bersama rombongan, kamu bisa mencari keuntungan tambahan dengan membuka jasa titip beli. Caranya, jauh-jauh hari sebelum keberangkatan, umumkan rencana perjalananmu dan daftar barang yang bisa kamu dapatkan di sana. Lumayan, sambil menyelam minum air.

 

Bagaimana, apa kamu tertarik memulai usaha open trip? Sebagai pemula, kamu bisa membuka perjalanan ke negara yang dekat-dekat dulu seperti Singapura atau Malaysia.


 

Leave a Reply