7 Kesalahan Bahasa Tubuh yang Perlu Kamu Hindari

Dalam berkomunikasi dengan orang lain bukan bahasa yang terucap dari mulut saja yang perlu kita perhatian, tapi juga bahasa tubuh. Terkadang ada beberapa bahasa tubuh yang terbiasa kamu lakukan namun menimbulkan efek atau kesan yang buruk terhadap orang lain. Di bawah ini adalah contoh-contoh kesalahan bahasa tubuh yang perlu kamu hindari.

 

1. Lupa tersenyum atau senyum palsu

via wikimedia.org

Ketika bertemu dengan rekan kerja atau klien, kadang kita sibuk dengan pikiran sendiri sehingga lupa untuk tersenyum. Cemberut begitu bisa bikin rekan kerja atau klien menganggap kamu sedang marah dan bukan orang ramah. Jadi jangan lupa untuk tersenyum saat bertemu dengan rekan kerja atau klien. Selain meninggalkan kesan baik, dengan tersenyum kepercayaan dirimu bisa meningkat juga lho.

Saat tersenyum, berikan senyuman yang natural dan jangan yang palsu. Senyum palsu akan terkesan seperti basa-basi. Efeknya mungkin sama saja dengan tidak tersenyum. Senyum palsu bisa dilihat dari gerakan yang hanya berada di sekitar bibir atau mulut saja sementara senyum natural akan membuat gerakan yang menimbulkan kerutan di sekitar area mata.

 

2. Tidak ada kontak mata

7 Kesalahan Bahasa Tubuh yang Harus Dihindari
via pixabay.com

Kontak mata adalah salah satu komunikasi nonverbal yang menyiratkan perhatian terhadap lawan bicara. Kalau kamu berbicara tanpa ada kontak mata atau justru menghindari kontak mata, lawan bicara akan menganggap kamu tidak percaya diri, menyembunyikan sesuatu, atau tidak tertarik bicara dengan dirinya. Untuk menjaga kontak mata enggak perlu harus menatap lekat-lekat menjurus memelototi tanpa berkedip. Tatap saja mata lawan bicara secara wajar.

 

3. Mengetuk-ngetuk kaki atau jari

7 Kesalahan Bahasa Tubuh yang Harus Dihindari
via pixabay.com

Apakah kamu punya kebiasaan mengetuk-ngetukkan kaki atau jari? Ada baiknya kamu menghentikannya. Ketika berbicara dengan orang lain, kebiasaan tersebut dapat menimbulkan kesan kamu orang yang tidak sabaran, tidak tertarik dengan pembicaraan, atau justru menekan lawan bicara secara tidak langsung.

 

4. Membungkukkan bahu

via flickr.com

Saat santai atau rileks wajar-wajar saja kok melemaskan bahu. Tapi ketika sedang bertemu atau bicara dengan orang lain, pastikan bahumu tidak kendor dan loyo. Bahu yang bungkuk bisa menjadi sinyal kamu kurang percaya diri, malas, tidak tertarik, atau tidak termotivasi dengan pembicaraan.

 

5. Menyilangkan tangan

7 Kesalahan Bahasa Tubuh yang Harus Dihindari
via pixabay.com

Menyilangkan tangan ketika berbicara atau mendengarkan orang lain dapat diartikan sebagai sikap defensif atau ketidakterbukaan menerima ide yang diutarakan lawan bicara. Sikap tubuh seperti ini juga identik dengan kekakuan. Ketika berbicara dengan orang lain usahakan tangan berada di samping dan tidak menyilang di depan tubuh.

 

6. Menganggukkan kepala

7 Kesalahan Bahasa Tubuh yang Harus Dihindari
via pixabay.com

Menganggukkan kepala biasa dilakukan sebagai cara seseorang menunjukkan bahwa ia memperhatikan penuh ucapan lawan bicaranya. Walau begitu, hindari mengangguk-anggukkan kepala berulang kali seperti boneka pajangan di dasbor mobil. Bukannya menunjukkan konsentrasi penuh, kamu justru menampilkan kesan gelisah dan tidak fokus.

 

7. Menaruh tangan di pinggang, kantong atau belakang

7 Kesalahan Bahasa Tubuh yang Harus Dihindari
via pixabay.com

Kesalahan bahasa tubuh terakhir yang perlu kamu hindari adalah berbicara sambil berkacak pinggang. Sikap tubuh seperti itu bisa menimbulkan kesan ingin mendominasi pembicaraan atau agresif. Hindari pula meletakkan tangan di belakang atau di dalam saku celana atau rok. Sikap seperti itu menunjukkan bahasa tubuh yang kaku dan tidak fleksibel.

 

Dari tujuh kesalahan bahasa tubuh di atas, mana yang paling sering kamu lakukan?


 

Leave a Reply