5 Kiat Bijak Mengelola Uang Pesangon

Tidak ada satu orang pun yang suka kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Walau begitu, PHK adalah fakta yang ada terjadi dalam dunia kerja.

Saat kena PHK, perusahaan wajib memberikan uang pesangon yang besarnya sesuai dengan kontrak. Artikel di bawah ini akan membahas hal-hal yang perlu kamu lakukan dalam mengelola uang pesangon.

 

Jadikan uang pesangon sebagai sumber pendapatan tambahan

via pixabay.com

Setelah kamu kena PHK, mumpung masih usia produktif, uang pesangon bisa kamu gunakan untuk memulai bisnis. Kamu bisa juga memanfaatkan uang pesangon untuk investasi. Pilih produk investasi yang risikonya kecil seperti reksa dana atau Surat Utang Negara. Kalaupun ingin investasi saham, pilihlah saham perusahaan besar yang masuk kategori blue chip, bukan perusahaan yang baru masuk ke pasar modal.

 

Saat memulai bisnis, pilih yang sudah kamu kuasai

via pixabay.com

Ketika kamu memutuskan memanfaatkan uang pesangon sebagai modal usaha, pilihlah jenis usaha yang benar-benar kamu pahami dan kuasai. Sebagai entrepreneur pemula plus baru kena PHK, hindari mencoba-coba bisnis karena bisa menguras uang tanpa memberikan hasil yang berarti.

Rancang bisnismu sebaik-baiknya. Kalau perlu gunakan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) supaya kamu tahu peluang dan tantanganmu yang akan kamu hadapi ke depannya.

 

Awas, investasi bodong

via pixabay.com

Bagaimana kalau kamu memutuskan memanfaatkan uang pesangon untuk membeli produk investasi? Kiatnya adalah hindari perusahaan investasi yang menawarkan janji-janji manis berlebihan. Kalau ada perusahaan investasi yang menjanjikan keuntungan besar serta bisa balik modal cepat biasanya investasi yang dijual adalah investasi bodong.

 

Jangan banyak berutang

via pixabay.com

Setelah dapat uang pesangon, coba cek kembali keuanganmu. Apakah ada utang-utang yang harus kamu bayar? Kalau memungkinkan segera lunasi utang-utang tersebut. Kalau tidak memungkinkan, coba hitung kembali jumlah yang bisa kamu bayar. Kekurangannya kamu bicarakan lagi dengan orang atau badan tempat kamu berutang. Mungkin saja kamu bisa dapat kelonggaran waktu untuk menutupi kekurangannya.

 

Sisihkan untuk dana darurat

via publicdomainpictures.net

Kiat mengelola uang pesangon yang terakhir adalah menyisihkan sebagian untuk dana darurat. Buat komitmen untuk menggunakan dana tersebut hanya untuk keperluan yang benar-benar darurat seperti biaya untuk berobat.

Idealnya sih dana ini sudah kamu persiapkan sejak kamu masih bekerja dan belum kena PHK. Tujuannya supaya kamu bisa survive walau kena PHK.

 

Demikian tadi pembahasan mengenai kiat mengelola uang pesangon. Enggak ada orang yang suka kalau tiba-tiba harus berhenti bekerja, tapi kalaupun keadaan memaksa, setidaknya kamu sudah punya panduan cara mengelola uang pesangon yang kamu terima.

 

Tulisan di atas adalah kiriman dari Riski Saputra. Kamu punya kesempatan yang sama juga lho untuk berbagi ide dan informasi di JadiMandiri. Klik di sini sekarang!

Leave a Reply