7 Nutrisi Penambah Darah Bagi yang Sering Merasa Letih dan Lesu

Kamu sering merasa letih, lemah, dan lesu? Enggak mau kedengaran seperti iklan tapi gejala tersebut memanglah gejala anemia atau kurang darah. Anemia terjadi ketika jumlah hemoglobin atau sel darah merah di tubuh terlalu rendah sehingga tubuh harus bekerja lebih keras mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Itu sebabnya penderita anemia jadi sering capek.

Solusinya tentu saja penderita anemia harus banyak makan makanan yang mengandung nutrisi penambah darah. Apa saja nutrisi penambah darah dan seperti apa contoh makanannya, simak lebih lanjut di bawah ini.

 

1. Zat besi

nutrisi penambah darah
via pixabay.com

Tubuh menggunakan zat besi untuk membuat hemoglobin. Oleh sebab itu mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi dapat mencegah anemia dan memastikan sel-sel tubuhmu mendapatkan oksigen. Sumber zat besi ada pada makanan sepertiĀ daging merah, hati, kacang-kacangan, kacang polong, bayam, kangkung, plum kering, kismis kering dan kuning telur.

2. Vitamin B9 (asam folat)

via wikimedia.org

Vitamin B9 atau yang biasa dikenal dengan asam folat adalah vitamin yang berguna untuk membantu tubuh memproduksi sel darah merah. Orang-orang dengan tingkat asam folat yang rendah biasanya rentan terserang anemia. Untuk meningkatkan asam folat dalam tubuh dapat dengan mengonsumsi roti dan sereal yang sudah diperkaya dengan vitamin B9, kangkung, bayam, dan kacang-kacangan seperti kacang kering atau kacang polong.

3. Vitamin B6

via pixnio.com

Vitamin B6 membantu tubuh membentuk sel darah merah serta menjaga fungsi syaraf. Vitamin ini juga berperan penting dalam metabolisme protein. Makanan yang banyak mengandung zat ini adalah antara lain telur, biji-bijian (biji bunga matahari, biji wijen), roti dan sereal yang diperkaya vitamin B6, daging sapi, ikan tuna, dada ayam, kacang-kacangan (pistachio), kacang polong, dan alpukat.

 

4. Vitamin B12

via pixabay.com

Vitamin B12 adalah vitamin yang penting untuk sintesis DNA dan produksi sel darah merah di sumsum tulang. Kekurangan vitamin B12 menyebabkan pembelahan sel di sumsum tulang jadi bermasalah sehingga yang tercipta adalah sel darah muda yang belum matang atau dikenal dengan istilah megaloblast.

Orang yang mengalami kondisi megaloblast efeknya akan sama seperti orang dengan anemia. Sel-sel darah orang tersebut tidak dapat menyimpan dan mengedarkan oksigen ke jaringan tubuh secara optimal.

Untuk meningkatkan jumlah vitamin B12 dalam tubuh, caranya bisa dengan mengonsumsi berbagai macam makanan hewani serta makanan yang diperkaya dengan vitamin B12. Sumber vitamin B12 mencakup hati sapi, ikan, daging merah, telur, susu, produk susu, sereal sarapan yang diperkaya vitamin B12 dan ragi nutrisi.

5. Zat Cu (tembaga)

via staticflickr.com

Zat tembaga atau Cu memang enggak berpengaruh langsung terhadap produksi hemoglobin, namun zat ini dapat membantu hemoglobin mengakses zat besi yang diperlukan untuk replikasi sel. Setiap harinya perempuan membutuhkan 18 mg zat tembaga sementara laki-laki butuh 8 mg. Penuhi kebutuhan harian tersebut dengan mengonsumsi makanan tinggi Cu seperti daging unggas, kerang, kacang-kacangan, dan buah ceri.

6. Vitamin A

via wikimedia.org

Vitamin A yang bersumber dari produk hewani yang disebut retinol diperlukan oleh tubuh untuk menyembuhkan anemia. Zat ini penting untuk proses pembentukan komponen sel darah merah (hematopoiesis), mobilisasi penyimpanan zat besi, serta meningkatkan kekebalan tubuh. Manusia dewasa rata-rata membutuhkan sekitar 500 mg retinol per hari. Makanan yang kaya akan zat ini antara lain minyak ikan, mentega, margarin, telur, susu, dan keju.

 

7. Vitamin C

via pixabay.com

Vitamin C berguna membantu meningkatkan penyerapan zat besi dari nutrisi makanan sehingga tentu saja diperlukan untuk mencegah dan mengobati anemia. Perempuan membutuhkan setidaknya 75 mg vitamin C setiap hari sementara laki-laki butuh 90 mg per hari.

Vitamin ini banyak terkandung dalam jeruk, pepaya, buah kiwi, brokoli, dan tomat. Kalau kamu memiliki masalah pencernaan dan enggak bisa makan buah-buahan asam, kamu bisa mengkonsumsi suplemen vitamin C yang banyak dijual di pasaran.


Leave a Reply