Yuk Mengenal Startup Fintech Finalis Kompetisi Finspire 2017

Pasti kamu sudah tidak asing dengan nama-nama berikut: Kitabisa.com, GO-PAY, Paypal. Ketiganya merupakan contoh produk layanan jasa keuangan berbasis teknologi atau yang biasa disebut sebagai fintech.

Sama seperti Gojek atau Uber yang menggeser peran angkutan umum konvensional, fintech disebut-sebut juga bakalan menggeser peran perbankan konvensional. Orang-orang diprediksi tidak perlu lagi repot-repot meminjam uang, menabung, atau berinvestasi di bank. Cukup mengandalkan fintech.

Bagi Bank Mandiri, ketimbang jadi ancaman, perusahaan fintech justru dipandang sebagai mitra potensial untuk diajak bekerjasama mewujudkan mimpi Indonesia sebagai negara ekonomi digital.

Bentuk nyatanya, Mandiri Capital Indonesia (anak usaha Bank Mandiri yang menyediakan permodalan bagi perusahaan fintech) menggelar Finspire 2017. Ajang kompetisi ini digelar untuk mencari startup fintech yang punya potensi dan performa menjanjikan.

via finspire.mandiri-capital.co.id

Finspire 2017 berlangsung selama dua hari, dari tanggal 18 sampai 19 Oktober 2017. Dari 71 startup yang mendaftar, didapatkan 6 startup yang berhak maju ke babak final. Di babak final, keenam startup tersebut melakukan pitching di hadapan dewan juri.

Hasilnya, Tanifund menjadi juara pertama, Hadiah.me juara kedua, dan Ukirama juara ketiga. Berikut profil para juara dan finalis yang berlaga di Finspire 2017.

Juara 1:  Tanifund

via dokumentasi Mandiri Capital Indonesia

TaniFund merupakan fintech dengan konsep investasi. Dana investasi yang kamu dan pengguna TaniFund lainnya setorkan akan digunakan untuk membiayai proyek pertanian. Kamu bisa memilih sendiri proyek pertanian yang ingin kamu biayai. Di dalam keterangan proyek pertanian yang ada di web, akan tertera berapa target investasi yang dibutuhkan, tingkat risikonya, hingga imbal hasil yang bisa kamu dapatkan.

Poin menariknya, TaniFund terhubung dengan TaniHub, platform e-commerce untuk menjual hasil pertanian. Saat waktu panen tiba, seluruh hasil panen petani yang mendapat pembiayaan dari TaniFund dapat dijual lewat TaniHub.

Sebagai juara pertama, TaniFund mendapat hadiah 80 juta rupiah.

 

Juara 2: Hadiah.me

via dokumentasi Mandiri Capital Indonesia

Hadiah.me menggabungkan bisnis fintech dengan afiliasi pemasaran. Setiap kali kamu berbelanja produk-produk mitra yang ditampilkan di situs Hadiah.me, kamu akan mendapatkan poin. Jumlah poinnya yang didapat berbeda-beda sesuai syarat dan ketentuan yang tertera pada detail penawaran.

Nantinya poin tersebut bisa kamu tukarkan dengan uang tunai, produk, atau kamu simpan untuk diakumulasikan dan ditukarkan dengan produk yang butuh jumlah poin lebih besar. Menariknya, Hadiah.me mengklaim poin mereka tidak punya jangka waktu penggunaan. Poin tersebut berlaku seumur hidup dan tidak akan hangus.

Sebagai juara kedua, Hadiah.me berhak mendapatkan 50 juta rupiah

 

Juara 3: Ukirama

via dokumentasi Mandiri Capital Indonesia

Ukirama merupakan sistem aplikasi lengkap berbasis cloud untuk mengontrol pembelian, penjualan, manajemen stok, pembukuan, keuangan, reparasi, dan kepegawaian. Kalau kebanyakan aplikasi perkantoran yang beredar hanya untuk satu keperluan, seperti misalnya pembukuan saja atau kepegawaian saja, dengan Ukirama semua proses bisnis dapat dilakukan.

Sebagai aplikasi yang dapat digunakan seisi kantor, Ukirama menyediakan pembatasan akses. Dengan begitu penggunaannya dapat disesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing divisi.

Sebagai juara ketiga, Ukirama mendapat uang tunai 30 juta rupiah.

 

Finalis:

Celengan

via facebook.com/Celengan

Celengan mengubah uang koin menjadi uang digital. Lho, bagaimana caranya? Setiap kali kamu menyetor koin, agen Celengan akan datang dan memboyong uang koinmu tersebut. Sebagai gantinya, saldo uang digital di aplikasi Celengan milikmu akan bertambah. Saldo tersebut bisa kamu gunakan untuk membayar atau membeli produk mitra Celengan.

Sampai saat ini Celengan sudah bermitra dengan GO-PAY, Ruang Tengah, WorkingSpaceX, AC Calls, Kitabisa, KlikHoreka, dan Kostoom.

Agraria

Tangkapan layar agraria-farm.com

Dari segi konsep, Agraria mirip banget dengan TaniFund, yakni platform investasi yang digunakan untuk pembiayaan agribisnis. Tim dari Agraria bekerjasama dengan kelompok tani dan peternak profesional untuk mengelola kambing dan jagung yang paket investasinya mereka tawarkan di web. Agraria menawarkan estimasi imbal hasil investasi 3%-10% hanya dalam 4 bulan kepada investor.

 

Kapitalboost

via facebook.com/kapitalboost

Kapitalboost merupakan satu-satunya finalis Finspire yang kantornya di luar Indonesia, yakni di Singapura. Startup fintech ini menyediakan jasa urun dana (crowdfunding) berbasis syariah. Penggunaannya untuk pembiayaan Usaha Kecil Menengah dan penggalangan donasi.

Apa bedanya? Untuk pembiayaan Usaha Kecil Menengah, peranmu adalah sebagai investor. Kamu memilih UKM yang ingin dibiayai dengan mengharapkan imbal hasil. Sedangkan untuk penggalangan donasi, kamu berperan sebagai donatur, menyalurkan uang tanpa mengharapkan keuntungan balik.

Penentuan Pemenang

via dokumentasi Mandiri Capital Indonesia

Kira-kira kenapa ya startup itu bisa terpilih? Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia, Eddi Danusaputro menjelaskan, penentuan pemenang kompetisi ini didasarkan pada komposisi tim yang lengkap dan kapabilitas yang baik. Tim pemenang, tambahnya, juga telah memiliki pengguna aplikasi yang cukup banyak, model bisnis yang berkelanjutkan dan potensi pasar yang terbuka lebar.

“Tentunya, kami juga ingin agar pemenang Finspire ini juga memiliki potensi dan keinginan kuat untuk berkolaborasi atau mendukung bisnis Mandiri Group,” kata Eddi.

Selanjutnya para pemenang selain memperoleh hadiah uang, berkesempatan juga bergabung di Mandiri Inkubator Bisnis. “Nantinya, para pemenang dan finalis juga berkesempatan mendapatkan investasi dari Mandiri Capital Indonesia dan investor lain yang berada dalam jaringan Mandiri Group.

Hmm, menarik banget kan? Apapun bisnismu, selama kamu tekuni dengan serius, pasti bisa berjaya seperti mereka. Semangat!


Leave a Reply