7 Tanda Fisik Kamu Sudah Terlampau Banyak Bekerja

Pekerjaan yang menuntut banyak energi dan waktu sudah biasa dijalani oleh manusia modern. Apalagi kalau kamu adalah generasi muda produktif yang masih meniti karier, kerja ekstra keras jadi keharusan.

Walau begitu, kamu enggak boleh terlampau banyak bekerja sampai mengabaikan kesehatan. Kalau tanda-tanda fisik berikut ini sudah kamu alami, berarti kamu harus mulai meluangkan waktu untuk beristirahat.

 

1. Insomnia

gejala tubuh terlalu banyak bekerja
via flickr.com

Kamu pernah enggak merasa capek banget? Tubuh pegal linu semua dan mata terasa berat tapi enggak bisa tidur. Kalaupun bisa tidur, kamu gampang terbangun. Pada pagi hari, bukannya merasa segar, kamu malah merasa semakin capek.

Kalau kamu merasakan hal seperti itu, mungkin kamu sudah terlampau banyak bekerja dan melakukan aktivitas fisik. Seimbangkan lagi waktu kerja dan istirahatmu. Kalau porsi olahragamu terlalu berat, coba mulai kurangi dari sekarang. Olahraga yang terlalu berat bukannya membuat tubuh sehat justru bisa bikin kamu sakit.

 

2. Stamina berkurang

gejala tubuh terlalu banyak bekerja
via flickr.com

Tubuh kita memerlukan waktu untuk regenerasi ulang dan membuang racun tubuh. Pemulihan itu terjadi saat kita tidur. Kalau kamu sulit tidur, sudah pasti menyebabkan kamu cepat lelah, lesu dan lemas sepanjang hari.

Untuk mengecek, saat baru bangun tidur, coba kepal tanganmu. Kalau kamu terlalu lemas untuk mengepalkan tangan kuat-kuat, bisa jadi kamu sudah terlampau banyak bekerja.

 

3. Detak jantung lebih cepat

gejala tubuh terlalu banyak bekerja
via wikimedia.org

Tubuh yang sedang berada di bawah tekanan akan memicu hormon stres. Salah satu tanda hormon ini sedang bekerja adalah detak jantung semakin cepat.

Periksa rutin detak jantungmu. Kalau detak jantungmu dalam kondisi normal lebih cepat dari biasanya, ada kemungkinan kamu terlalu banyak bekerja dan beraktivitas fisik.

 

4. Rambut rontok

via wikimedia.org

Rambut rontok jadi tanda fisik lain kalau kamu sudah terlampau banyak bekerja. Ketika tubuh bekerja maksimal terlalu lama dan enggak mendapat cukup waktu untuk pemulihan, salah satu bagian tubuh yang mendapat tekanan tentu saja adalah kepala.

Saat kita stres, akar rambut yang sehat di kepala dapat mati sehingga menyebabkan rambut rontok. Kalau kamu mengalami kerontokan rambut lebih dari biasanya, berarti sudah waktunya kamu mengambil waktu istirahat.

 

5. Menstruasi tidak teratur

via static.pexels.com

Bagi kaum perempuan, siklus menstruasi yang enggak teratur bisa menjadi tanda kalau kamu terlalu memaksakan diri dan kurang istirahat. Jangan abaikan tanda-tanda seperti menstruasi yang telat, masa menstruasi yang lama, atau dua kali menstruasi dalam satu bulan. Segera periksakan diri ke dokter. Barengi dengan perbaikan pola kerja, asupan nutrisi, dan waktu istirahat.

 

6. Sakit-sakitan

via staticflickr.com

Ketika kamu bekerja terlampau berat, salah satu yang terkena imbasnya adalah daya tahan tubuh. Bisa jadi kamu akan sering sakit-sakitan, entah flu, pilek atau demam. Jangan abaikan gejala tersebut. Walaupun tidak serius, penyakit-penyakit tersebut jadi tanda kalau tubuhmu sedang butuh perhatian.

 

7. Konsentrasi berkurang

via pixabay.com

Bekerja terlalu keras sampai memaksakan tubuh juga berpengaruh terhadap daya konsentrasimu. Efeknya akan semakin buruk ketika dibarengi dengan kondisi mood yang jelek, depresi, dan rasa uring-uringan.

Coba luangkan waktu agar tubuh dapat istirahat yang cukup. Lakukan kegiatan yang membuat badanmu lebih rileks seperti mendengarkan musik, mewarnai buku gambar untuk orang dewasa, atau membaca buku.

 

Kalau tanda-tanda itu sudah mulai kamu rasakan, jangan ragu segera luangkan waktu untuk beristirahat.


 

Leave a Reply