5 Jenis Cabai yang Biasa Ada di Masakan Indonesia, Penyuka Makanan Pedas Wajib Tahu!

Walau cabai bukan tanaman asli Indonesia, namun tanaman ini perannya penting sekali dalam kuliner nusantara. Cabai digunakan di berbagai macam masakan Indonesia serta digemari oleh orang Indonesia karena dapat menambah selera makan. Inilah jenis-jenis cabai yang sering digunakan di dapur keluarga Indonesia.

 

1. Cabai Merah

5 Macam Jenis Cabai yang Pencinta Pedas Harus Ketahui
Tumpukan cabai merah besar via pixabay.com

Cabai yang warnanya merah merupakan jenis cabai yang paling banyak digunakan dalam masakan Indonesia. Dengan warnanya yang menyolok, cabai merah sangat menarik mata ketika diolah menjadi sambal.

Dari bentuknya, cabai merah bisa dikelompokkan lagi menjadi cabai merah besar dan cabai merah keriting. Cabai merah besar bentuknya panjang dan besar dengan ujung yang lancip. Permukaan kulitnya halus dan mengilap. Dagingnya tebal dan mempunyai kadar air yang tinggi.

Dengan rasa yang enggak terlalu pedas, cabai ini biasanya digunakan untuk membuat sambal, saus, masakan yang tidak terlalu pedas, atau hiasan hidangan.

 

5 Macam Jenis Cabai yang Pencinta Pedas Harus Ketahui
Cabai merah keriting via pixabay.com

Sebaliknya, cabai merah keriting, memiliki tampilan yang lebih pipih, panjang, dan berkeriput. Permukaan kulitnya tidak semulus cabai merah besar. Cabai merah keriting biasanya digunakan untuk makanan berbumbu dengan rasa yang kuat seperti kari, gulai, tumisan, balado, atau makanan berkuah santan.

 

2. Cabai Hijau

5 Macam Jenis Cabai yang Pencinta Pedas Harus Ketahui
Tumpukan cabai hijau keriting via pixabay.com

Cabai hijau yang biasa kita konsumsi sebenarnya cabai merah yang dipanen sebelum waktunya atau saat masih hijau. Berhubung masih muda, cabai ini rasanya enggak sepedas cabai merah. Dari segi harga, cabai hijau pun lebih murah dibanding cabai merah.

Cabai hijau selain digunakan sebagai hiasan, biasanya dipakai juga untuk sambal atau pelengkap menumis masakan. Masakan yang menggunakan cabai hijau misalnya, tempe cabai hijau, tumis cumi cabai hijau, dan ayam sambal cabai hijau.

 

3. Cabai Rawit

5 Macam Jenis Cabai yang Pencinta Pedas Harus Ketahui
Cabai rawit via pixabay.com

Dengan ukuran yang hanya sebesar kelingking manusia, pedasnya cabai rawit mampu mengalahkan cabai merah. Di Indonesia, kita mengenal beberapa macam cabai rawit di antaranya cabai domba, cabai jemprit, cabai padi, dan cabai kathur. Cabai rawit biasanya digunakan untuk sambal, bumbu masak, atau dimakan langsung bersama gorengan.

 

4. Cabai Gendot atau Gendol

5 Macam Jenis Cabai yang Pencinta Pedas Harus Ketahui
Cabai gendot via pixabay.com

Kalau menurutmu cabai rawit masih kurang pedas, kamu bisa mencoba cabai gendot (Capsicum chinense). Cabai yang dikenal juga dengan nama habanero ini bentuknya besar dan mempunyai berbagai warna seperti hijau, merah, dan oranye. Biasanya cabai ini dimasak dengan cara disayur, ditumis atau dibuat acar yang segar.

 

5. Paprika

5 Macam Jenis Cabai yang Pencinta Pedas Harus Ketahui
Paprika via pixabay.com

Cabai ini mempunyai bentuk yang besar dan dagingnya tebal. Paprika mempunyai warna yang cerah yaitu hijau, kuning, merah dan oranye. Rasanya tidak terlalu pedas dan ada juga yang manis. Biasanya paprika digunakan sebagai campuran salad sayuran yang segar atau digunakan untuk masakan barat seperti goulash.

 

Nah, dari lima jenis cabai di atas, mana cabai yang paling kamu suka?


 

Leave a Reply