7 Alasan Umum Menunda Traveling dan Solusinya

Traveling kini sudah menjadi gaya hidup. Peminatnya dari hari ke hari semakin banyak. Walau begitu, tidak sedikit juga yang masih menunda traveling karena berbagai alasan.

Di bawah ini kamu bisa membaca alasan-alasan umum orang menunda traveling, sekaligus solusi agar traveling enggak tertunda lagi gara-gara alasan tersebut. Yuk simak.

 

1. Sakit atau terluka

Alasan Umum Menunda Traveling dan Solusinya
via pixabay.com

Setiap orang pasti memiliki ketakutan akan hal-hal yang mengancam keselamatan jiwa. Misalnya, bagaimana kalau mengalami kecelakaan di tempat asing? Bagaimana kalau enggak ada layanan darurat yang bagus?

Solusinya, kamu perlu mengumpulkan sebanyak mungkin informasi mengenai destinasi yang mau kamu tuju. Cari tahu di mana kamu bisa mendapatkan pelayanan medis, jaminan asuransi, dan informasi lain yang terkait keselamatan diri. Jangan lupa juga, sebelum berkunjung, lakukan semua upaya persiapan yang disarankan.

2. Kriminalitas

via staticflickr.com

Tindak kejahatan bisa terjadi di manapun, bahkan di tempat yang terkenal aman. Kamu bisa mencegah kemungkinan terburuk dengan beberapa tips sederhana, misalnya mencatat nomor-nomor kontak penting seperti kepolisian, kedutaan besar (kalau pergi ke luar negeri), atau pemandu tur (kalau ikut tur); tidak menggunakan perhiasan atau barang berharga secara mencolok; serta selalu bersikap waspada di manapun berada.

 

3. Merasa kekurangan

via pexels.com

Traveling memang membutuhkan uang, waktu dan tenaga. Oleh sebab itu banyak yang menunda traveling karena merasa uangnya belum cukup atau enggak ada waktu. Hal ini sangat disayangkan, sebab kalau pola pikirmu berasal dari rasa kekurangan, kamu enggak akan pernah merasa cukup. Akhirnya kamu akan terus menunda-nunda traveling.

Solusinya? Langsung cari tiket termurah ke destinasi impianmu saat ini juga. Untuk memastikan enggak tertunda, tentukan tanggal untuk traveling yang enggak bisa kamu ubah.

 

4. Dilarang keluarga dan teman

via pixabay.com

Izin dari keluarga dan teman juga berpengaruh terhadap kelancaran rencana traveling. Banyak orang yang menunda traveling karena dilarang oleh orang terdekatnya. Jadi, bersyukurlah kalau keluarga dan teman-temanmu mendukung keputusanmu untuk traveling.

Kalau menghadapi tentangan seperti ini, coba yakinkan mereka bahwa mereka perjalanan yang kamu tempuh aman. Kalaupun ada bahaya, kamu sudah menyiapkan langkah antisipasi mencegah kemungkinan terburuk. Semoga setelah diyakinkan, mereka mendukung niatmu untuk traveling.

 

5. Takut nyasar

via pixnio.com

Namanya juga traveling ke tempat baru. Sudah pasti kamu akan menghadapi jalan, persimpangan, moda transportasi, dan rute yang belum pernah kamu tahu sebelumnya. Risiko untuk tersesat jelas ada.

Masalah takut nyasar ini lagi-lagi enggak usah terlalu dipusingkan. Kuncinya adalah persiapan. Selalu pelajari rute, alamat, dan moda transportasi yang perlu kamu ambil dari tempatmu menginap ke tujuan wisata.

Kalau kamu sudah terlanjur tersesat, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menenangkan diri. Buka-buka lagi peta dan alat penunjuk arah yang sudah kamu siapkan. Lihat ke sekitar dan bertanyalah kepada polisi atau orang yang tampaknya bisa dipercaya. Percayai nalurimu dan tetap tenang.

 

6. Kendala bahasa

via flickr.com

Traveling ke tempat asing yang bahasanya enggak kamu mengerti tentu membuat khawatir. Kamu mungkin sudah kebayang betapa susahnya kalau nanti tersesat atau perlu bantuan.

Daripada menunda traveling, lebih baik siasati keadaan tersebut. Kamu bisa menempuh dua opsi. Pertama, hanya bepergian ke tempat-tempat yang bahasanya kamu kuasai. Atau opsi kedua, mempersiapkan diri dengan pilihan yang ada.

Pasang aplikasi penerjemahan yang berguna untuk traveler seperti Triplingo. Siap-siap bermain tebak kata dengan orang lokal. Tetap ramah, gunakan banyak bahasa tubuh dan gerak tangan, dan ikut saja tertawa kalau kamu ditertawakan mereka. Hitung-hitung menambah pengalaman lucu saat traveling.

 

7. Mencari saat yang tepat

via maxpixel.freegreatpicture.com

Yang terakhir dan tentu saja enggak kalah penting adalah untuk berhenti mencari waktu yang tepat. Kamu mungkin sengaja menunda traveling karena menunggu waktu di mana kerjaan sedang sedikit, uang lagi banyak, dan situasi sangat mendukung.

Percaya atau tidak, situasi sempurna seperti itu enggak akan pernah ada. Kamu akan selalu punya alasan untuk menunda traveling. Jadi, berhenti menunggu. Berhenti membuat alasan. Ayo traveling!

 

Dari alasan-alasan di atas, mana yang biasanya jadi alasanmu menunda traveling? Share di kolom komentar ya


 

Leave a Reply