7 Kiat Menambah Waktu Produktif untuk Memaksimalkan Waktumu

Kamu pernah enggak sih merasa waktu berjalan terlalu cepat? Bukan gara-gara keasyikan melakukan sesuatu, tapi karena memang kurang bisa mengelola waktu dengan baik. Pekerjaan masih menumpuk tapi energi sudah habis dan jam kantor sudah berakhir. Kalau sudah mepet dengan deadline, terpaksa harus lembur.

Bagaimana ya cara mudah tapi efektif agar bisa mengelola waktu dengan baik. Setidaknya kita bisa menambah waktu produktif untuk menyelesaikan berbagai tugas. Tidak perlu bingung, pelajari kiatnya di bawah ini.

 

1. Buat to-do list di malam hari

via pixabay.com

Banyak orang yang senang membuat to-do list di pagi hari. Cara ini sebenarnya kurang oke. Saat membuatnya, bisa jadi kamu akan tergoda untuk ikut menuliskan tugas yang sebenarnya enggak penting-penting amat. Nilai minus lainnya adalah kegiatan ini menyita waktu santaimu di pagi hari. Pagimu jadi lebih tergesa-gesa.

Membuat to-do list akan lebih baik kalau kamu kerjakan pada malam hari. Saat menuliskannya, kamu sudah tahu apa saja yang harus kamu kerjakan esok hari. Kamu jadi lebih fokus dan tidak banyak membuang waktu untuk memikirkan yang harus kamu lakukan hari itu. Tidur pun jadi lebih nyenyak dan tenang.

Kalau ingin lebih maksimal lagi, jangan cuma rencana harian, buat juga rencana jangka panjang. Perencanaan seperti itu akan membantu pikiran jadi lebih terarah untuk mengejar sesuai yang kamu rencanakan.

 

2. Kenali aktivitas kurang penting yang paling banyak menyita waktu

via media.defense.gov

Saat bekerja banyak hal-hal yang bisa mengalihkan fokusmu. Entah teman kantor yang mengajak gosip, telepon masuk untuk urusan pribadi, berita heboh di grup WhatsApp, dan lain-lain. Kenali dan buat daftar hal-hal tersebut sebagai bahan introspeksi diri.

Walau aktivitas tersebut kurang penting, bukan berarti kamu enggak boleh melakukannya. Kamu boleh-boleh saja menelepon, mengobrol, atau mengecek telepon genggam selama kamu lakukan dengan bijak dan ingat waktu.

 

3. Sembunyikan aplikasi media sosial

via wikimedia.org

Aktivitas bermedia sosial yang tidak terkait dengan urusan pekerjaan berbahaya bagi pengelolaan waktumu. Pasti kamu sering merasakan sendiri kan, niatnya hanya lihat-lihat sebentar, eh tahunya keterusan sampai berjam-jam. Rata-rata orang menghabiskan waktu 3,6 jam per hari bersosialisasi di media sosial. Kalau waktu kita beraktivitas sehari-hari totalnya 16 jam, berarti bermedia sosial menyita seperempat waktu harian kita.

Pada poin sebelumnya sudah disebutkan melakukan aktivitas kurang penting sah-sah saja selama dilakukan dengan bijak dan ingat waktu. Tapi kalau sudah sering kebablasan, cara termudahnya adalah dengan menyembunyikan aplikasi media sosial dari pandangan. Buat folder yang enggak langsung terlihat di layar agar kamu bisa lebih menekan keinginan mengecek media sosial.

 

4. Selesaikan tugas terpenting

via pixabay.com

Ketimbang mengerjakan tugas harian dari yang paling mudah, lebih baik kamu mencurahkan energi dan waktu di awal untuk mengerjakan tugas yang paling penting. Ketika pekerjaan penting tersebut sudah selesai, pikiran jadi lebih tenang untuk mengerjakan tugas lain yang lebih remeh.

 

5. Maksimalkan waktu produktif

via staticflickr.com

Setiap orang punya waktu produktifnya sendiri-sendiri. Gunakan waktu produktif tersebut untuk fokus mengerjakan tugas penting atau yang membutuhkan kreativitas. Dijamin pekerjaanmu bisa cepat selesai.

Waktu produktif setiap orang berbeda-beda. Ada yang merasa paling produktif pada pagi hari, ada juga yang produktifnya pada malam hari. Kamu bisa mengetahui waktu produktifmu dengan melihat kapan kamu merasa paling awas dan berenergi.

 

6. Gunakan waktu nonproduktif

via wikimedia.org

Salah satu cara paling efektif untuk menambah waktu produktif adalah dengan memanfaatkan waktu nonproduktif. Apa itu waktu nonproduktif? Saat-saat kamu menunggu pesawat, mengantre atau terjebak macet adalah waktu nonproduktifmu.

Pada situasi semacam itu, jangan malah melamun atau main telepon genggam. Manfaatkan waktu tersebut untuk membaca buku, mengirim e-mail untuk urusan kantor, atau sekadar meditasi untuk melepas lelah. Jangan biarkan waktumu yang berharga terbuang percuma.

 

7. Jangan multitasking

via pixabay.com

Kalau kamu merasa pandai melakukan multitasking, jangan senang dulu. Sebenarnya manusia secara fisik enggak bisa melakukan multitasking. Otak kitalah yang berpindah-pindah fokus dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain yang kemudian memunculkan ilusi kita melakukan multitasking.

Berbeda dengan anggapan umum, multitasking tidaklah efisien. Kita justru menghabiskan waktu lebih banyak saat melakukan banyak hal bersamaan dibanding fokus menyelesaikan satu pekerjaan dalam satu waktu.

 

Demikian tadi beberapa kiat yang bisa kamu terapkan untuk menambah waktu produktifmu. Biasanya kegiatan enggak penting apa sih yang paling sering menyita waktumu?


 

Leave a Reply