Buat Kamu yang Tidak Bisa Minum Susu Hewan, Ini 5 Tips Memilih Susu Non Hewani

Kalau kamu sering nongkrong di kafe-kafe yang lagi hits, kamu akan makin sering menemui pilihan susu almon di dalam menu. Bukan cuma susu almon saja, berbagai macam susu berbahan dasar tumbuhan mulai banyak dibicarakan sebagai minuman yang sehat.

Semakin populernya susu non hewani ini tentu kabar baik bagi vegan dan kamu yang punya intoleransi laktosa. Tapi seperti apa sih memilih susu non hewani yang tepat? Yuk, simak tipsnya di sini.

 

1. Kenali susu non hewani

tips memilih susu non hewani
via pixabay.com

Susu non hewani adalah susu yang berasal dari tumbuhan seperti dari gandum, kedelai, kelapa, dan banyak bahan lainnya. Susu ini dipercaya lebih sehat ketimbang susu hewani, namun manfaat utamanya lebih untuk memanjakan indera pengecap kita. Bagi mereka yang terlalu kurus dan mencari tambahan kalori sangat dianjurkan untuk mengonsumsi minuman ini. Hanya saja sama seperti jus buah, mengonsumsi bahan pembuat susu non hewani dalam bentuk asli kadang-kadang lebih bermanfaat bagi tubuh.

Dari segi etika, konsumsi susu non hewani didukung oleh pencinta hewan dan komunitas vegan. Susu non hewani enggak menyebabkan penderitaan pada hewan. Pasalnya hewan perah pada industri susu dan produk susu mendapat perlakukan yang sangat buruk. Mereka dipaksa hamil terus menerus dan bayinya diambil agar susunya bisa diperah.

 

2. Jenis-jenis susu non hewani

via wikimedia.org

Dari berbagai macam susu non hewani, susu kedelai jadi yang paling populer. Susu kedelai tinggi kandungan protein serta mengandung fitoestrogen yang bisa mengurangi resiko kanker. Walau begitu, bagi beberapa orang susu ini bisa menimbulkan alergi.

Ada lagi susu dari biji rami. Susu ini kaya akan akan omega 3 serta asam amino, namun proteinnya lebih rendah dari susu kedelai. Kalau kamu mencari susu yang tinggi serat, pilihan yang paling tepat adalah susu gandum.

Susu almon dan hazelnut sama-sama mengandung satu gram protein per genggam dan memiliki kalori lebih rendah dari susu kedelai. Bedanya, susu almon tinggi kalsium sedangkan susu hazelnut kaya akan vitamin B dan vitamin E.

Kalau kamu butuh asupan susu non hewani untuk menunjang aktivitas harianmu yang menguras tenaga, konsumsilah susu kelapa atau santan. Segelas susu kelapa mengandung 90-500 kalori. Kandungan lemaknya, baik lemak buruk maupun lemak baik, tiga kali lebih tinggi dari susu hewani.

Dari semuanya, susu beras merupakan susu non hewani yang kandungan nutrisinya paling rendah. Susu ini juga biasanya dijual dengan kandungan gula yang banyak karena rasanya hambar. Kalau kamu enggak alergi dengan susu lainnya, sebaiknya enggak usah pilih susu jenis ini.

 

3. Mana yang paling enak?

via pixabay.com

Rasa susu non hewaninya umumnya tergantung keahlian pembuat dan ciri khas produsennya. Untuk menemukan susu yang cocok denganmu, jalan terbaik adalah mencobanya sendiri.

Masing-masing susu non hewani ini juga berbeda rasanya jika dikonsumsi dengan makanan atau minuman tertentu. Misalnya, susu kelapa sangat nikmat digunakan pada masakan kari, namun susu beras kurang cocok. Contoh lain, semua jenis susu non hewani enak dimakan dengan sereal, namun dari semuanya susu almon dinilai yang paling enak.

 

4. Yang harus diwaspadai

via media.defense.gov

Salah satu kekhawatiran terbesar dari susu non hewani yang dijual bebas kandungan gulanya yang tinggi. Hal ini biasanya untuk membuat rasanya lebih enak bagi mereka yang biasa meminum susu hewani. Selain itu juga untuk membuat susu non hewani terasa gurih seperti susu hewani, produsen kerap mencampurkan sodium atau garam banyak-banyak.

Satu lagi yang perlu kamu waspadai, susu non hewani juga banyak mengandung karaginan. Karaginan merupakan bahan yang terbuat dari rumput laut yang dicampurkan ke susu non hewani agar terlihat kental seperti susu non hewani. Menurut riset, karaginan dapat menyebabkan radang lambung hingga kanker usus besar.

Kalau kamu ingin mengonsumsi susu non hewani tanpa khawatir, carilah susu yang kandungan gulanya rendah, kandungan sodiumnya lebih rendah dari 100 mg per sajian, serta bebas campuran karaginan.

 

5. Bagaimana cara mendapatkan produk terbaik?

via pixabay.com

Kalau kesulitan mencari produk susu non hewani yang benar-benar sehat, kamu bisa membuatnya sendiri. Bahan-bahan untuk membuat susu non hewani ini relatif mudah didapat. Metode pembuatannya pun terbilang sederhana. Kamu tahu kan kalau susu beras atau tajin sering diberikan oleh orang jaman dulu ke anak-anaknya? Kalau kamu malas tanya nenekmu, kamu bisa mencari resepnya di internet.

 

Sekarang kamu sudah tahu cara memilih susu non hewani. Setelah tahu, kira-kira kamu tertarik enggak untuk rutin mengonsumsi susu seperti ini?


 

(Visited 11 times, 1 visits today)

Leave a Reply