9 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan di Ruang Pameran Lukisan Istana

Yuk, rayakan hari kemerdekaan dengan cara yang unik. Sepanjang bulan Agustus ini, tepatnya dari tanggal 2-30 Agustus 2017, sedang ada pameran koleksi lukisan istana di Galeri Nasional, Jakarta. Di sana kita bisa melihat koleksi-koleksi lukisan yang selama ini enggak bisa diakses oleh rakyat jelata.

Walau begitu berkunjung melihat koleksi lukisan istana ini ada aturannya tersendiri. Beberapa hal yang tidak boleh kamu lakukan di pameran lukisan istana ini, antara lain:

 

1. Merokok

via pixabay.com

Ruang pameran adalah tempat yang tertutup dan berpendingin udara. Kalau kamu merokok di dalam ruang pameran, asap rokokmu pasti mengganggu kenyamanan pengunjung lain. Alasan lain, merokok tidak boleh dilakukan di pameran lukisan istana karena melanggar Perda DKI tentang Kawasan Dilarang Merokok. Coba-coba melanggar ada sanksi pidananya lho.

 

2. Menyentuh lukisan

via pixabay.com

Koleksi lukisan istana yang dipamerkan di Galeri Nasional ini memang indah dan bernilai seni tinggi. Tapi jangan gara-gara saking terpesona atau penasarannya dengan lukisan tersebut, kamu sampai menyentuh-nyentuh lukisan tersebut. Kalau kamu sentuh, dan ribuan pengunjung lainnya meneladani kamu menyentuh lukisan tersebut, sudah bisa dipastikan koleksi bersejarah itu akan rusak.

 

3. Membawa ransel

via pixabay.com

Pengunjung pameran koleksi istana enggak diperkenankan membawa ransel masuk ruang pameran untuk beberapa alasan. Pertama, ransel kamu yang besar itu akan menghambat orang lain bergerak di ruang pameran. Orang lain jadi susah menikmati dan berpindah melihat lukisan lain gara-gara ransel kamu yang kegedean. Selain itu membawa ransel di ruang yang banyak orang membawa risiko keamanan seperti kecopetan.

 

4. Membawa hewan peliharaan

via pixabay.com

Membawa hewan peliharaan saat melakukan kegiatan sehari-hari seperti saat sedang bekerja di kantor atau berolahraga lari tentu menyenangkan. Sayangnya, aturan untuk masuk ke ruang pamer koleksi lukisan istana tidak mengizinkan membawa masuk binatang peliharaan.

 

5. Bicara keras-keras

via wikimedia.org

Untuk mengapresiasi koleksi lukisan, indera yang dibutuhkan adalah mata bukannya mulut. Karena itu saat datang ke pameran lukisan istana, jangan terlalu ribut dan riuh. Komentarnya nanti saja ya di luar ruang pameran.

 

6. Memotret pakai tongsis

via pixabay.com

Kalau sedang di galeri atau tempat-tempat yang menarik, pasti hasrat buat selfie atau wefie enggak tertahankan. Hanya saja penyelenggara pameran sudah mewanti-wanti pengunjung agar tidak berfoto menggunakan tongsis atau selfie stick. Berfoto menggunakan tongsis seperti itu soalnya bisa mengganggu gerak pengunjung lain.

 

7. Menyampah

via pixabay.com

Siapa sih yang suka melihat ruang pameran lukisan kebanggaan negara penuh dengan sampah berserakan? Kebiasaan untuk tidak membuang sampah sembarangan ini bukan hanya perlu diterapkan di ruang pameran Galeri Nasional, tapi juga di kehidupan kita sehari-hari.

 

8. Makan dan minum

via unsplash.com

Peraturan dilarang makan dan minum di ruang pameran koleksi istana ini masih berkaitan dengan peraturan dilarang menyampah. Kebanyakan sampah dihasilkan sesudah kita mengonsumsi makanan dan minuman. Selain itu bau makanan yang kamu makan juga bisa mengganggu konsentrasi orang lain ketika menikmati lukisan.

 

9. Memotret dengan lampu kilat

via pixabay.com

Meski ada anggapan bahwa memotret dengan lampu kilat atau blitz dapat merusak lukisan dalam jangka panjang, alasan yang lebih masuk akal adalah memotret dengan lampu kilat mengganggu pengunjung lain. Pengunjung jadi tidak bisa mendapatkan pengalaman menikmati lukisan dengan baik karena tiap waktu terpaan cahaya putih blitz datang mengganggu.

 

Peraturan-peraturan di atas enggak ada yang aneh-aneh kan? Semua masih bisa dipahami dengan baik. Yuk kita patuhi agar kita dan orang lain sama-sama bisa menikmati pameran lukisan istana dengan nyaman.


 

Leave a Reply