5 Situs yang Wajib Desainer Freelance Pakai untuk Memasarkan Karya

Desainer merupakan salah satu pekerjaan lepasan (freelance) yang banyak dicari karena upahnya tergolong besar. Kalau kamu desainer atau punya kemampuan mendesain, enggak usah bingung lagi untuk mencari tawaran pekerjaan. Kamu bisa mulai memamerkan dan memasarkan karyamu lewat situs desainer freelance berikut ini.

 

1. 99Design

 

99Design merupakan marketplace khusus desain grafis yang mempertemukan desainer dan klien untuk melakukan transaksi secara online. Situs ini didirikan pada tahun 2008 oleh Mark Harbottle dan Matt Mickiewicz di Melbourne, Australia.

Sistem yang digunakan adalah crowdsourcing dimana perusahaan dapat melelang pekerjaan dan semua desainer dapat memasukkan rancangannya untuk dipilih. Desainer dapat juga menunjukkan portofolio mereka untuk menarik klien.

 

2. Sribu

Sribu punya konsep mirip dengan 99Designs yakni platform untuk kontes desain. Bedanya perusahaan ini punya orang Indonesia. Ryan Gondokusumo, pemilik Sribu mendirikan perusahaan ini tanggal 11 Juni 2011 lalu. Saat ini, Sribu telah memiliki ribuan klien dan puluhan ribu portofolio dari para desainer.

Di awal, klien akan membuka tawaran untuk dikerjakan para desainer. Kamu wajib berlomba-lomba dengan desainer lainnya menampilkan karya terbaikmu. Kalau desainmu terpilih, kamu akan mendapatkan bayaran dengan sistem 80 persen masuk ke kantongmu dan 20 persen lainnya komisi bagi Sribu.

 

3. Kreavi

Situs desainer freelance buatan Benny Fajarai ini resmi diluncurkan bulan Agustus 2012. Berbeda dengan marketplace sejenis, Kreavi membawa konsep mirip media sosial. Selain bisa memajang dan memasarkan karya desain, para pengguna juga bisa saling follow.

Enggak hanya berhenti di ranah maya, Kreavi juga rutin menggelar acara kopi darat. Para pengguna Kreavi, baik dari pihak desainer maupun klien desainer bisa saling bersosialisasi. Kreavi juga beberapa kali memfasilitasi acara diskusi bersama bertemakan industri kreatif ataupun kewirausahaan.

 

4. Zillion Designs

Situs yang dulunya bernama MycroBurst ini menawarkan berbagai macam jasa desain, antara lain logo, template halaman web, hingga desain alat tulis. Dari sisi desainer, berarti kamu bisa memasukkan karya desain dalam bermacam bentuk, enggak terbatas hanya pada logo atau ilustrasi.

Di tampilan depan, proses aplikasinya memang enggak kelihatan. Tapi jangan kuatir, kamu bisa pergi ke halaman FAQ untuk desainer. Di situ kamu bisa melakukan aplikasi serta mempelajari tata cara serta peraturan untuk desainer.

 

5. Envato Studio

Berbeda dari situs lainnya yang memperbolehkan desainer manapun untuk membuat portfolio dan menerima klien, Envato Studio memilih desainer yang boleh bergabung. Mereka juga secara aktif mencari desainer yang memiliki kualitas yang sesuai dengan standar mereka.

Envato Studio berdiri pada April 2013 namun baru memulai konsep bisnis seperti yang sekarang setahun kemudian. Kini perusahaan yang berlokasi di Melbourne, Australia ini sudah memiliki 7 juta desainer dari seluruh dunia.

 

Itu tadi beberapa situs desainer freelance yang bisa kamu gunakan untuk memajang dan memasarkan karya. Ayo terus berlatih dan pertajam kemampuanmu agar karyamu bisa dilirik oleh klien.


 

(Visited 18 times, 1 visits today)

Leave a Reply