7 Tips Aman Naik Gunung agar Terhindar Dari Bahaya

Naik naik ke puncak gunung, tinggi tinggi sekali. Mendaki gunung merupakan hobi yang mengasyikkan. Bukan hanya baik untuk melepas penat, banyak lagi manfaat yang bisa kita dapatkan dari hobi ini.

Walau begitu, hobi mendaki gunung bukannya tanpa risiko. Mulai dari tersasar sampai kematian bisa terjadi kalau kita tidak hati-hati. Untuk itu, sebelum angkat ransel dan menapakkan kaki, baca dulu tips aman naik gunung berikut.

 

1. Persiapan matang

via maxpixel.freegreatpicture.com

Setidak-tidaknya ada tiga persiapan yang wajib kamu lakukan: persiapan informasi, persiapan fisik, dan persiapan perlengkapan.

Untuk persiapan informasi, carilah info sebanyak-banyaknya tentang gunung yang akan kamu daki. Pelajari peta dan rute yang tersedia. Perhatikan juga kondisi dan cuaca setempat.

Untuk persiapan fisik, mulailah rutin berolahraga sebelum tanggal pendakian. Persiapan fisik ini perlu kamu lakukan untuk membangun stamina sehingga tidak loyo saat melakukan pendakian nanti. Perhatikan asupan makanan dan minuman. Istirahat yang cukup agar kondisimu benar-benar prima.

Untuk persiapan perlengkapan, catat segala benda yang bakal kamu butuhkan. Mulai dari yang penting seperti tenda, tempat minum, atau senter sampai yang remeh temeh.

Saat mendaki gunung nanti gunakan sepatu yang kuat. Hindari memakai baju katun karena kain jenis ini susah kering saat basah. Hindari juga memakai bawahan jeans. Lebih baik kenakan pakaian berbahan wol atau sintetik yang mudah kering dan lebih kedap panas untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat.

 

2. Kabarkan perjalananmu

via pexels.com

Kabarkan perjalananmu pada orangtua, teman, atau orang yang dekat denganmu. Berikan detail rencana perjalanan yang meliputi rute perjalanan seperti lokasi tujuan, perkiraan waktu kembali, dan pihak yang bisa dikontak kalau terjadi hal darurat. Kalau ada perubahan rencana, segera berkabar. Info-info tersebut berguna ketika hal yang enggak diinginkan terjadi.

 

3. Gunakan sistem teman

via nps.gov

Sebisa mungkin jangan naik gunung sendirian. Selalu ajak teman saat naik gunung. Sistem teman seperti ini meningkatkan keamanan dalam perjalanan, apalagi di gunung yang kondisinya enggak bisa kita prediksi sepenuhnya.

Jika kamu naik gunung dengan kelompok, jangan memisahkan diri dari kelompokmu. Sebagai ukuran, setiap orang harus berada dalam jarak yang memungkinkan untuk bercakap-cakap. Jadi kalau kamu sudah kesulitan untuk ngobrol, berarti kamu sudah terlalu jauh.

Sesuaikan langkah kelompok dengan langkah orang yang paling lambat. Sebagai peraturan, orang yang paling lambat itu harus berada di depan atau tengah agar tidak terpisah dari kelompok.

Untuk jaga-jaga, tiap anggota kelompok harus membawa makanan dan minuman kalau-kalau terjadi hal yang tidak diinginkan dan kalian terpisah. Tentukan titik temu sebelum mulai melanjutkan perjalanan lagi seperti titik istirahat atau situs kamping.

 

4. Tetap pada jalur

via pixabay.com

Berjalanlah pada rute yang telah disediakan. Hindari coba-coba potong kompas atau melalui jalan pintas yang enggak disarankan karena bisa meningkatkan risiko kecelakaan atau tersesat. Selagi kamu berjalan, perhatikan sekitar dan tanda-tanda jalan untuk menghindari enggak sengaja keluar jalur.

 

5. Siap untuk perubahan cuaca

via maxpixel.freegreatpicture.com

Sebelum naik gunung, cari tahu kondisi cuaca setempat. Kalau perlu cari tahu kondisi cuaca di puncak dan di kaki gunung karena kondisinya bisa berbeda. Cuaca di gunung dapat berubah dengan cepat. Kalau cuaca berubah buruk, tunda keinginan naik gunung sampai cuaca aman. Santai saja, gunungnya enggak akan lari kemana-mana kok.

 

6. Jaga kesehatan tubuh

via maxpixel.freegreatpicture.com

Banyak orang yang mengalami kendala sewaktu naik gunung. Salah satu penyebabnya adalah karena lupa minum air. Selalu ingat untuk minum air selama perjalanan, seenggaknya 1 liter setiap 2 jam. Cukupi asupan nutrisimu apalagi tubuhmu sedang melakukan kegiatan fisik yang cukup berat. Beristirahatlah ketika kamu merasa lelah.

Jangan remehkan masalah kesehatan sekecil apapun karena bisa jadi masalah tersebut tambah parah saat kamu naik gunung. Perhatikan selalu kondisi tubuhmu. Bila kamu misalnya merasa mual, pusing, lelah, atau sulit bernapas segera tangani. Bisa jadi kamu mengalami masalah yang umum terjadi saat naik gunung seperti dehidrasi, hipotermia, tekanan darah rendah, dan lain sebagainya.

 

7. Siap untuk keadaan darurat

via nps.gov

Berbagai situasi dan kondisi yang enggak bisa diprediksi dapat terjadi sewaktu-waktu saat naik gunung. Siapkan dirimu untuk situasi terburuk. Tiga pertimbangan penting saat situasi darurat di gunung adalah bagaimana bisa tetap hangat, bagaimana bisa tetap kering, dan bagaimana bisa cukup minum.

 

Semoga tips aman naik gunung ini bisa jadi referensimu kala mendaki. Dengan begitu perjalanan jadi seru dan menyenangkan. Oh iya, seperti apa sih pengalamanmu paling seru saat naik gunung? Bagikan di kolom komentar ya.


 

Leave a Reply