5 Tips Beli Pakaian Second Hand

Baju second hand, baju preloved, baju bekas, apapun sebutannya, keberadaannya enggak sekadar teronggok di kardus barang sumbangan. Pakaian seperti ini masih laris manis diperjualbelikan. Anak-anak muda memburunya karena modelnya unik dengan harga yang relatif miring. Tidak jarang, fashionista juga ikut berburu pakaian second hand juga.

Kamu sudah siap membuang gengsi dan mulai ikut berburu pakaian second hand? Nih baca 5 tips beli pakaian second hand.

 

1. Tahu harga barang baru

via staticflickr.com

Sebelum berburu pakaian second hand kamu perlu tahu secara umum harga baju baru untuk merek, jenis dan bahan tertentu. Jangan sampai kamu beli pakaian second hand malah lebih mahal dibanding baju baru karena enggak tahu harga.

Kamu bisa jalan-jalan ke mal atau mencari tahu harganya di internet. Kalau sudah tahu harga pasaran, tulis dalam daftarmu agar enggak lupa. Tahu harga juga bisa jadi senjata untuk menawar. Kamu bisa katakan harga barang barunya kepada si penjual supaya mendapat jarak harga yang lumayan. Tapi jangan keterlaluan ya menawarnya.

 

2. Riset harga pasaran second hand

via wikimedia.org

Setelah tahu harga barunya, tentu saja kamu perlu tahu juga harga pasaran pakaian second hand. Kalau bajunya unik, kamu bisa riset detail dan keterangan bahan, merek, dan kondisi saat dijual. Kalau baju yang dijual ada beberapa yang sama, kamu bisa menawar lebih murah lagi. Jangan lupa perhitungkan ongkos kirim kalau kamu belanjanya via online.

 

3. Pelajari tanda-tanda barang asli

via pixabay.com

Saat riset harga pakaian baru di mal, enggak ada salahnya kamu mempelajari detail baju. Cari tahu tanda-tanda unik yang dimiliki tiap baju bermerek. Tanda itu bisa jadi panduanmu supaya enggak salah saat membeli pakaian second hand.

Biasanya tanda-tanda itu enggak akan kamu jumpai di pakaian palsu entah karena terlalu sulit dibuat atau memang terlewat oleh pembuat baju. Sebagai contoh, kantong tas merek Chanel tulisannya putih terang dengan jenis huruf tertentu, sedangkan yang palsu warnanya putih keabu-abuan dengan jenis huruf yang berbeda.

 

4. Kenal baik dengan penjual

via media.defense.gov

Mengenal penjual dengan baik memiliki banyak manfaat. Selain kamu terhindar dari membeli barang jelek, kamu juga bisa dapat harga yang lebih baik.

Ada beberapa hal yang patut diperhitungkan dalam mengenali penjual yang perlu didekati. Berapa banyak komentar positif dibanding negatif dari pembeli? Seberapa cepat pengiriman barang (kalau belinya via online) dilakukan? Apakah penjual ramah? Apakah barang yang dijual sesuai dengan janji? Kalau hasilnya kebanyakan positif maka kamu harus dekat-dekat dengan recommended seller ini.

Usahakan untuk ramah dari saat pertama kamu masuk ke toko atau bertanya lewat nomor kontak. Ciptakan hubungan baik dari awal. Kalau sudah kenal baik, kamu bisa mulai bertanya untuk barang yang baru datang. Dengan begitu kamu bisa memilih lebih dulu dibanding pembeli yang lain. Jangan buru-buru minta diskon. Perlihatkan dulu kalau kamu akan jadi pelanggan setia.

 

5.  Gunakan pakaian yang mudah untuk ganti baju

via staticflickr.com

Belanja pakaian second hand berarti perlu banyak mengecek serta mencoba baju. Kenakan pakaian yang gampang untuk dibuka dan dipakai lagi biar enggak stres saat belanja. Tipsnya, hindari memakai baju yang punya banyak kancing atau penuh rangkaian ikatan pita. Gunakan baju dua bagian (kaos-celana, kemeja-rok) agar kamu bisa lebih akurat melihat atasan atau bawahan yang sedang kamu coba.

 

Demikian tadi tips beli pakaian second hand yang bisa kamu praktikkan sendiri. Kamu bisa membeli pakaian second hand via online atau berburu sendiri ke pasar-pasar yang menjualnya. Kalau kamu punya tips lainnya, kasih tahu dong. Tuliskan di kolom komentar.


 

Leave a Reply