5 Hal Yang Harus Kamu Perhatikan Saat Memilih Bisnis MLM

Multi Level Marketing atau MLM merupakan pemasaran produk yang dijalankan dengan cara berjenjang. Dalam bisnis ini dikenal istilah upline, orang yang keanggotaannya ada di atas kita, dan downline, orang yang keanggotaannya di bawah kita. Bisnis pemasaran ini mengharuskan kita mencari downline sebanyak mungkin. Tujuannya agar mendapatkan bonus yang besar hingga mendapatkan passive income dari bisnis ini.

Indonesia memiliki banyak perusahan yang menggunakan sistem pemasaran ala MLM. Perkembangan bisnis MLM dari setiap tahunnya berkembang cukup pesat dan memiliki prospek yang cerah. Selain itu bisnis MLM memberikan kesempatan bagi kita untuk membangun jaringan relasi. Baik dengan downline kita ataupun dengan orang-orang yang berada di dalam jaringan upline kita.

Meski banyak bisnis MLM yang berhasil, namun ada pula yang kurang berhasil bahkan banyak merugikan para member-nya. Lalu apa yang harus kita perhatikan dalam memilih bisnis MLM? Simak di bawah ini.

 

Legalitas Perusahaan

via pixabay.com

Saat kamu mendapatkan penawaran bisnis MLM dari keluarga atau kerabat, pastikan perusahaannya sudah memiliki legalitas yang sah dan asli. Bisnis MLM yang baik sudah terdaftar di APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia) dan DSA (Direct Selling Association). Perusahaan tersebut sebaiknya harus terdaftar dalam kedua badan tersebut. Kalau APLI saja kurang kuat legalitasnya. Aspek legalitas dari DSA lebih kuat karena badan tersebut mengenakan syarat yang ketat bagi perusahaan yang ingin bergabung dan menjalankan operasi bisnisnya.

 

Produk dan Segmen Pasar yang Diincar

via pixabay.com

Perhatikan capaian orang yang menawarkan produk MLM ini padamu. Lihat juga produk yang ia tawarkan. Kalau MLM tersebut tidak punya produk, maka bisa jadi itu bukan bisnis tapi sekadar penipuan berkedok MLM.

Jika perusahaan tadi memiliki produk, maka analisislah segmen konsumen seperti apa yang cocok dengan produk yang ditawarkan tersebut. Jika segmen konsumen dan produknya jelas, maka kamu akan lebih mudah menawarkan bisnis ini kepada calon pembeli.

 

Model Bisnis dan Pembagian Kompensasi

via pixabay.com

Legalitas sudah. Produk dan segmen konsumennya jelas. Hal selanjutnya yang harus kamu perhatikan adalah model bisnis dan kompensasinya. Bisnis model MLM ini sangat rentan kepada penipuan. Kamu harus benar-benar memastikan model bisnis dan pembagian kompensasinya jelas.

Meskipun memiliki produk, tapi biasanya ada perusahaan yang menjadikan produk hanya sebagai kedok dan memainkan model bisnis money game. Selalu waspada dan berhati-hati.

 

Pimpinan dan Sistem Jejaring

via pixabay.com

Kunci sukses dari bisnis MLM adalah pimpinan dan sistem dukungannya berjalan dengan baik. Itu artinya ketika kamu sudah bergabung, kamu akan terus didampingi hingga nantinya bisa menjalankan bisnis ini secara mandiri.

Selain itu duplikasi kesuksesan juga sangat erat dalam bisnis MLM. Biasanya kita akan diberikan cara-cara yang sudah dilakukan para pimpinan yang sudah sukses di bisnis ini untuk ditiru oleh para downline-nya.

 

Kredibilitas Perusahaan

via pixabay.com

Kamu juga harus mengecek kredibilitas dari perusahaan yang akan kamu ikuti untuk berbisnis MLM. Bisa saja perusahaan tersebut sudah banyak merugikan banyak orang namun fakta tersebut ditutup-tutupi saat perwakilannya menawarkan bisnisnya padamu.  Mudahnya, kalau orang terdekat kita tahu dengan perusahaan tersebut dan memiliki komentar positif, baik terhadap produk maupun mode bisnisnya, maka perusahaan tersebut bisa dibilang memiliki kredibilitas yang baik.

 

Semoga artikel kiat memilih bisnis MLM di atas bisa kamu jadikan bahan pertimbangan. Dengan begitu kamu enggak merugi di kemudian hari.

 

Tulisan di atas adalah kiriman dari pembaca. Kamu punya kesempatan yang sama juga lho untuk berbagi ide dan informasi di JadiMandiri. Klik di sini sekarang!

Leave a Reply