5 Fakta Unik Mudik Lebaran yang Indonesia Banget

Semua orang pasti sudah mengerti kenapa ada arus perpindahan massa besar-besaran jelang Lebaran. Bukan karena ada meteor yang mau menabrak bumi atau ada serangan kaiju, hijrahnya orang-orang itu karena mudik ke kampung halamannya. Bisa jadi kamu salah satu di antara para pemudik tersebut.

Mudik merupakan fenomena unik yang ada di negara kita. Fakta-fakta unik mudik Lebaran berikut ini juga pasti sudah kamu hafal banget.

 

1. Asal muasal

via wikimedia.org

Mudik merupakan tradisi khas hari raya yang sebenarnya enggak ada hubungannya sama dogma agama. Fenomena ini berasal dari kata bahasa Jawa, “mulih dilik” atau pulang sebentar. Dulu para perantau pulang ke kampung halaman untuk membersihkan makam para leluhurnya atau nyekar. Tradisi ini dilakukan untuk minta keselamatan dan rezeki, sekaligus menghormati leluhur maupun orang tua yang sudah meninggal.

Istilah mudik Lebaran baru berkembang sekitar tahun 1970-an. Saat itu tradisi sudah bergeser dari tradisi perantau Jawa menjadi perantau kebanyakan yang kangen dengan kampung halamannya. Mulai tahun-tahun itu itu jumlah orang yang mencari peruntungan di ibu kota memang semakin membeludak. Enggak heran jumlah orang yang melakukan mudik Lebaran juga makin besar.

 

2. Bundelan raksasa

via wikimedia.org

Pernah lihat satu sepeda motor dipakai mengangkut satu keluarga lengkap dengan barang bawaan mereka yang besar dan banyak? Nah, itulah salah satu fakta unik lain yang sering terjadi saat mudik Lebaran.

Bundelan yang besar-besar seperti itu biasanya berisikan makanan yang lumayan tahan lama atau barang yang di kampung enggak ada. Lucunya, saat pulang kembali ke ibu kota, pemudik membawa bundelan yang enggak kalah besar. Bundelan yang dibawa balik ini biasanya berisikan makanan asli daerah asal yang katanya enggak bisa ditemukan di mana-mana.

 

3. Jakarta jadi sepi!

via wikimedia.org

Fakta ini yang paling dikangeni penduduk Jakarta. Kota Jakarta mendadak sepi dan lengang dari hiruk pikuk. Bagaimana enggak, setengah dari penduduk Jakarta mudik!

Pada musim Lebaran tahun 2016 lalu, total volume lalu lintas arus mudik yang melintas sekitar 1,49 juta kendaraan. Diperkirakan tahun 2017 ini meningkat mencapai 1,57 juta kendaraan. Pemerintah Provinsi DKI bahkan sudah menyiapkan 3.674 bus untuk mudik 2017 dan arus balik pasca-Idul Fitri.

Akibatnya, di penduduk Jakarta yang enggak pulang kampung bisa merasakan kota Jakarta yang lebih manusiawi. Sampah menurun drastis, polusi udara berkurang banyak, dan sekali setahun, mereka bisa terbebas dari kemacetan.

 

4. Daerah kebanjiran duit

via wikimedia.org

Mudik ternyata jadi salah satu metode yang sangat efektif untuk mendistribusikan kekayaan negara. Pasalnya, saat Lebaran para perantau yang pulang kampung akan membawa uang tabungan dan THR mereka untuk dibelanjakan di daerah asal. Sebagai gambaran, uang yang beredar di daerah selama Lebaran tahun 2016 lalu mencapai Rp 120 triliun!

Selain daerah asal, sepanjang perjalanan perputaran uang juga meningkat gila-gilaan. Mulai dari pompa bensin yang kebanjiran pengunjung untuk istirahat, penjaja makanan saat macet, tukang tambal ban, warung-warung pinggir jalan, sampai pedagang oleh-oleh dan makanan musiman semua kecipratan duit Lebaran. Perekonomian di terminal, stasiun, dan bandara juga meningkat drastis.

 

5. Jumlah korban mudik lebih dari jumlah korban perang

via wikimedia.org

Sayangnya angka kematian saat musim mudik juga meningkat. Bahkan banyak yang bilang kalau jumlahnya melebihi korban jiwa saat perang. Arus mudik yang besar, kecelakaan dari berbagai moda transportasi juga meningkat drastis.

Dari data Kementerian Perhubungan, jumlah kecelakaan mudik Lebaran tahun 2016 khusus jalur darat saja mencapai 1.289 kasus, sementara tahun 2015 sebanyak 1.622 kasus. Korban meninggal dunia pada tahun 2015 tercatat 328 jiwa dan 244 pada tahun 2016.

Saking rawannya kecelakaan saat musim mudik lebaran, tiap tahunnya pemerintah melakukan persiapan penanganan kecelakaan yang sangat ketat. Tahun ini PMI sudah menyiapkan 328 ambulans, sebuah helikopter untuk bantuan cepat, 529 pos pertolongan pertama, dan 7.810 personel, yang terdiri atas dokter, relawan, dan paramedis.

 

Itulah beberapa fakta unik soal mudik Lebaran. Bukan cuma itu, biasanya mudik juga sering diwarnai dengan cerita yang berkesan. Bagikan ke kami dong cerita berkesanmu dalam perjalanan mudik Lebaran.


 

Leave a Reply