7 Menu Sarapan Khas Indonesia yang Lezat dan Mengenyangkan

Ahli nutrisi kenamaan asal Amerika, Adelle Davis, menyampaikan ungkapan yang sekarang sudah begitu populer. Katanya pola makan kita saat sarapan harus layaknya raja, makan siang layaknya pangeran, dan makan malam layaknya pengemis. Itu tidak lain karena sarapan, menurutnya, merupakan waktu makan yang paling penting dibanding makan siang ataupun makan malam.

Kelihatannya sih di Indonesia saran Adelle Davis itu benar-benar diterapkan. Coba saja bandingkan, menu sarapan khas Indonesia pasti lebih mengenyangkan dibanding di negara-negara lain. Kalau tidak percaya, yuk kita lihat macam-macam menu sarapan khas Indonesia berikut.

 

1. Nasi Uduk – Jakarta

A post shared by Lina (@jodeelem) on

Nasi uduk merupakan salah satu menu sarapan pagi khas Betawi yang nikmat. Nasi yang gurih ini biasanya disajikan dengan bihun, orek tempe, dan tambahan lauk lainnya seperti tahu goreng, hati, ampela, atau ayam goreng. Makan nasi uduk semakin terasa lengkap bersama dengan kerupuk, emping, dan sambal terasi.

 

2. Nasi Kuning – Balikpapan

Menu sarapan nasi kuning bukan cuma ada di Pulau Jawa. Kamu juga bisa menemukan menu nasi kuning di Balikpapan, Kalimantan Timur. Bedanya nasi kuning Balikpapan disantap bersama dengan mi kuning dan aneka lauk pauk seperti potongan daging ayam, rendang, telur rebus, atau ikan. Di atas nasi ditaburkan juga bawang goreng, bumbu rendang, serta serundeng. Sama seperti banyak sajian khas Indonesia lainnya, nasi kuning juga tidak lengkap tanpa sambal.

 

3. Tinutuan – Manado

Nama yang lebih akrab untuk tinutuan adalah bubur Manado. Makanan khas kota Manado ini terbuat dari beras yang dicampur dengan berbagai macam sayuran, labu kuning, jagung, singkong, dan ubu. Tinutuan disajikan bersama perkedel nike atau perkedel jagung, ikan cakalang, dan tuna asap. Pilihan sambalnya, kamu tentukan sendiri. Mau sambal dabu-dabu, sambal roa, sambal terasi, atau sambal tomat.

 

4. Katupek Gulai Paku – Pariaman

 

Seiring dengan kebiasaan orang Minang yang gencar merantau, makanan yang berasal dari Pariaman ini sekarang bisa kita temui di banyak tempat. Katupek gulai paku terdiri dari ketupat (atau lontong) yang di atasnya disiram dengan gulai dan sayur pakis. Rasanya sedikit pedas tapi bakal bikin kita ketagihan.

Menyantap katupek gulai paku sebagai menu sarapan akan membuat perut kenyang karena biasanya disajikan bersama lauk telur rebus, sala lauak, risoles, perkedel, bakwan goreng, dan tahu goreng.

 

5. Bubur Injin – Bali

Makanan satu ini terbuat dari ketan hitam yang dimasak sedikit beras putih, gula palem dan daun pandan. Hasilnya adalah bubur bertekstur lembut dan wangi. Cocok untuk sarapan pagi ataupun hidangan penutup pada siang hari.

Bubur injin enak dimakan dengam tambahan topping buah-buahan seperti pisang atau nangka matang. Kalau ingin lebih segar, disantap bersama es krim juga seru lho.

 

6. Lontong Medan – Medan

A post shared by Nora Huang (@noraahuang) on

Kalau Pariaman punya katupek gulai pakis, Medan punya lontong Medan. Bahannya sama-sama lontong. Bedanya lontong medan dimasukkan ke dalam kuah taoco yang berisikan sayuran, menjadikan rasanya gurih. Makanan ini biasanya disantap bersama dengan teri kacang balado, telur pindang, atau rendang. Lontong medan paling nikmat jika di atasnya ditaburkan keripik kentang atau sambal kentang nan pedas.

 

7. Jagung Bose – Flores

A post shared by Sonya Dj (@sonyadjung) on

Menu sarapan ala warga Flores, Nusa Tenggara Timur ini terbilang unik. Jagung bose terbuat dari jagung yang dipipil, lalu dicampur dengan kacang merah dan labu manis, kemudian dimasak dengan santan. Makanan ini enak disantap selagi hangat.

 

Terbukti kan, menu sarapan khas Indonesia dijamin bikin kenyang perut. Hati-hati ya, jangan sampai gara-gara kekenyangan kamu malah jadi mengantuk dan malas beraktivitas. Kalau di daerahmu, biasanya makanan apa yang disajikan sebagai menu sarapan?


 

Leave a Reply