5 Tanda Kalau Kamu Berhak Minta Kenaikan Gaji

Siapa sih yang enggak mau naik gaji? Semua orang pasti kepingin pendapatannya lebih dari yang sekarang. Sayangnya dari sisi perusahaan, mereka pasti punya banyak pertimbangan juga sebelum menaikkan gaji karyawannya.

Strategi yang perlu kamu lakukan, perhatikan kondisimu dan perusahaan. Kalau beberapa tanda di bawah ini sudah terjadi, kamu bisa menjadikannya sebagai dasar agar perusahaan menaikkan gajimu. Apa saja tanda-tanda kamu berhak minta kenaikan gaji?

 

1. Sudah bekerja lebih dari 2 tahun

via blog.unfranchise.com

Pegawai setia adalah aset berharga suatu perusahaan. Kalau kamu sudah mengabdikan waktu dan tenagamu lebih dari dua tahun, rasanya sah-sah saja kamu minta kenaikan gaji. Itu berarti kamu sudah melewati masa kelayakan pegawai tetap dan sudah menjadi aset berharga bagi perusahaan.

 

2. Mulai melatih pegawai baru

via embercarriers.com

Ketika baru masuk, kamu pasti punya mentor atau pegawa senior yang menuntunmu mengenali seluk beluk pekerjaan. Tahu-tahu, sekarang kamulah pegawai senior itu dan sudah mendapat kepercayaan untuk melatih pegawai baru.

Ketika kamu sudah mendapat kepercayaan ini, berarti atasanmu mempercayai kinerjamu. Kalau sudah begini, enggak ada salahnya kamu mulai mendekati bosmu untuk minta kenaikan gaji.

 

3. Gajimu di bawah standar  jabatan

via digitalmarketinginstitute.com

Coba lakukan riset kecil-kecilan di situs pekerjaan seperti Glassdoor, PayScale, atau Qerja untuk melihat gaji standar untuk jabatan dan pekerjaanmu. Siapa tahu sebenarnya kamu digaji lebih rendah dari standar umum. Kalau kamu sudah memenuhi jangka waktu bekerja seperti di atas, ditambah pengalaman kerjamu yang memuaskan, kamu berhak minta kenaikan gaji.

 

4. Mendapat ulasan kerja yang bagus dari kolega dan atasan

via shoutabout.org

Apakah setiap bulan pekerjaanmu selalu melampaui target? Gelar “karyawan terbaik bulan ini” selalu akrab denganmu? Tanda-tanda tersebut menunjukkan kamu karyawan yang berprestasi. Kamu bisa lho mengajukan berbagai prestasi yang sudah kamu raih sebagai bahan pertimbangan agar perusahaan menaikkan gajimu.

 

5. Beban kerja dan tanggung jawab meningkat

via kiplinger.com

Semakin lama seseorang bekerja di suatu pekerjaan, biasanya akan dibarengi dengan peningkatan tanggung jawab dan lingkup pekerjaan. Dengan kata lain, beban pekerjaanmu semakin besar.

Kamu berhak minta kenaikan gaji ketika beban pekerjaanmu bertambah. Selain itu, tanggung jawab yang semakin besar juga menunjukkan bahwa kontribusimu terhadap perusahaan semakin banyak. Sebagai timbal balik, sudah selayaknya perusahaan tempat bekerja memberi kontribusi lebih atas kerja kerasmu.

 

6. Mendapat kualifikasi atau keahlian baru

via training.sap.com

Kamu baru lulus S2 atau mendapat sertifikasi kerja baru? Kamu baru saja menyelesaikan pelatihan yang bisa memberikan kontribusi besar bagi perusahaan tempatmu bekerja? Maka kamu punya alasan kuat untuk mendapatkan kenaikan gaji.

Kalau kamu memiliki keahlian baru atau spesialisasi yang berguna bagi tumbuh kembang perusahaan, maka kamu menjadi aset berharga bagi perusahaan. Sangat lumrah kalau kamu meminta kenaikan gaji. Hal ini tentu perlu perlu dibarengi dengan performa kerja yang makin baik ya.

 

7. Keadaan keuangan perusahaan yang baik

via seanburrows.com

Faktor terakhir namun sama pentingnya adalah keadaan kesehatan perusahaan. Walaupun kamu sudah kerja banting tulang dan memiliki performa baik, kalau keadaan perusahaan sedang tidak sehat, rasanya akan sulit untuk bisa mendapat persetujuan.

Cari waktu saat perusahaan sedang stabil. Lebih baik lagi kalau sedang mendapat proyek menguntungkan atau laba besar. Berikan permohonanmu dan dapatkan kenaikan gajimu.

 

Bagaimana, tanda-tanda di atas sudah kamu dan perusahaan alami? Kalau sudah mulai dekati atasan dan lancarkan strategi minta kenaikan gaji. Tidak usah sungkan. Statusmu kan memang pekerja dan bukan relawan.


 

Leave a Reply