5 Hal yang Menjadikan Palangka Raya Cocok Menjadi Ibu Kota Negara Indonesia Berikutnya

Ide memindahkan ibu kota negara Indonesia dimulai di masa pemerintahan Presiden Soekarno. Presiden pertama Indonesia tersebut ingin memindahkan pusat pemerintahan Indonesia dari Jakarta ke kota Palangka Raya di Kalimantan Tengah.

Ide ini sempat redup dalam waktu yang lama dan baru disuarakan kembali beberapa tahun terakhir. Presiden Indonesia sekarang, Joko Widodo, kelihatannya serius ingin mewujudkan visi Presiden Soekarno tersebut.

Pertanyaan yang muncul, kenapa Palangka Raya? Berikut alasan Palangka Raya cocok menjadi ibu kota Indonesia.

 

1. Letak Geografis

5 Alasan Palangkaraya Bisa Menjadi Alternatif Ibu Kota Negara Indonesia
Peta Pulau Kalimantan via wikimedia.org

Bila dilihat di peta, letak geografis kota Palangka Raya berada di tengah-tengah Indonesia. Hal ini bisa menjadi simbol bahwa pusat pemerintahan Indonesia nantinya tidak condong mengurusi hal-hal yang ada di Indonesia barat saja atau di Indonesia timur saja. Pusat pemerintahan Indonesia dapat membagi perhatiannya secara adil ke seluruh wilayah Indonesia.

 

2. Tidak Rawan Bencana

5 Alasan Palangka Raya Bisa Menjadi Alternatif Ibu Kota Negara Indonesia
Jakarta, ibu kota negara yang langganan kena banjir via sinarharapan.net

Kota Palangka Raya letaknya di tengah serta jauh dari Samudra Hindia dan Pasifik. Dengan begitu kota tersebut jauh dari potensi terkena banjir rob atau bencana tsunami yang bisa menimpa kota-kota di wilayah pesisir.

Daerah Palangka Raya dan sekitarnya juga tidak dilalui cincin api sehingga potensi terkena bencana gempa bumi dan gunung meletus juga relatif kecil. Kalau pemerintahan pusat jadi berkantor di Palangka Raya, aparatur negara dapat menjalankan pekerjaannya tanpa rasa was-was.

 

3. Daerah Pertahanan

5 Alasan Palangka Raya Bisa Menjadi Alternatif Ibu Kota Negara Indonesia
Dari aspek pertahanan, lokasi Palangka Raya juga bagus via beritadaerah.co.id

Menurut anggota Komisi II DPR, Arteria Dahlan, Palangka Raya memiliki daratan yang sangat luas. Menurutnya, kondisi seperti itu ideal dan sangat bagus untuk menjadi buffer atau benteng pertahanan. Serangan dari pihak asing mudah dipantau sebelum benar-benar mengancam keberadaan kantor-kantor pusat pemerintahan.

 

4. Kondisi DKI Jakarta

5 Alasan Palangka Raya Bisa Menjadi Alternatif Ibu Kota Negara Indonesia
Pertumbuhan penduduk di Jakarta juga diiringi dengan pertumbuhan kendaraan pribadi via voaindonesia.com

Kondisi DKI Jakarta sudah sedemikian hiruk pikuk. Kemacetan di mana-mana. Wilayahnya semakin hari semakin padat. Bagaimana tidak, aktivitas bisnis dan pemerintahan semua tumplak di Jakarta. Pertumbuhan ekonomi, teknologi, dan pendidikan Indonesia menjadi tersentralisasi dan tidak merata. Semua terpusat di Jakarta.

Sudah saatnya keuntungan dan beban yang ditanggung Jakarta tersebut dibagikan ke daerah lain di Indonesia. Toh, Indonesia bukan cuma DKI Jakarta saja.

 

5. Menambah Pusat Ekonomi dan Pertumbuhan Baru di Indonesia

5 Alasan Palangka Raya Bisa Menjadi Alternatif Ibu Kota Negara Indonesia
Jembatan Kahayan, ikon kota Palangka Raya via sportourism.id

Kalau pembangunan di Jakarta kelihatannya sudah mencapai titik jenuh, lain halnya dengan di Palangka Raya dan Kalimantan. Potensi pembangunannya masih terbuka luas.

Suatu proyek, apalagi sebesar proyek pemindahan ibu kota pasti diikuti dengan proyek-proyek pendukung lainnya. Bila pusat pemerintahan dipindah ke Palangka Raya, keberadaan ibu kota yang baru ini bisa memunculkan pusat ekonomi dan pertumbuhan baru di Kalimantan dan Indonesia.

 

Setuju enggak kamu dengan ide pemindahan ibu kota ini? Atau kamu punya ide kota lain yang lebih cocok dijadikan ibu kota Indonesia?


 

Leave a Reply