10 Etika Naik Kendaraan Umum Agar Perjalanan Jadi Aman dan Nyaman

Namanya saja kendaraan umum, sudah pasti penumpangnya akan sebineka Indonesia. Tua muda, kurus gemuk, hitam putih, laki-laki perempuan, kaya miskin, semua bisa saja menumpang dalam satu kendaraan yang sama.

Walau berbeda-beda tapi semua penumpang pasti keinginannya satu jua, bisa sampai di tujuan dengan cepat, aman, dan nyaman. Karena itu ada baiknya para penumpang menaati peraturan tidak tertulis berikut sewaktu naik kendaraan umum.

 

Mengantre

Kalau antrean rapi seperti ini, dilihatnya juga enak via skyscrapercity.com

Kamu mungkin pernah merasakan sewaktu antre tiba-tiba ada yang menyerobot dari kanan atau kiri. Pasti jengkel kan? Dalam situasi seperti itu kamu berhak untuk sedikit tegas. Tegur saja orang tersebut agar ia antre dari belakang.

Walau sederhana, masih ada saja orang yang ogah untuk mengantre. Padahal mengantre menjamin keadaan berjalan secara adil, teratur dan efisien. Siapa yang datang duluan, dia berhak dilayani atau masuk duluan.

 

Mendahulukan yang Keluar

Etika Berkendara Umum yang Harus Kamu Perhatikan
Dahulukan penumpang yang akan keluar via straitstimes.com

Kamu mungkin sering mendengar anjuran untuk mendahulukan penumpang yang keluar. Kira-kira kenapa begitu ya? Hal ini sebenarnya untuk mengefisienkan arus keluar masuk penumpang.

Coba bayangkan kalau penumpang yang mau masuk didahulukan. Keadaan di dalam kendaraan tentu akan tambah padat. Dalam keadaan padat seperti itu, penumpang yang mau turun dari kendaraan akan tambah susah bergerak. Supir atau masinis harus menunggu lebih lama sampai arus keluar masuk penumpang selesai.

 

Mengutamakan Lansia, Ibu Hamil, dan Difabel

Etika Berkendara Umum yang Harus Kamu Perhatikan
Wanita hamil mempunyai hak lebih untuk duduk di kendaraan umum via youtube.com

Di commuter line atau bus Transjakarta kita akan menemukan tempat duduk dengan label “kursi prioritas”. Kursi tersebut memang boleh kamu duduki, tapi kalau ada orang yang lebih membutuhkan, kamu wajib untuk mempersilakan orang tersebut duduk di tempat duduk yang kamu tempati. Orang-orang yang diprioritaskan antara lain ibu hamil, lansia, orang yang membawa anak kecil, serta penyandang disabilitas.

 

Menyimpan Gadget

Etika Berkendara Umum yang Harus Kamu Perhatikan
Simpan gadgetmu demi keamanan diri via undividedtravel.com

Saat ini kendaraan umum terutama bus Transjakarta dan commuter line sudah terbilang lebih aman dibanding tahun-tahun sebelumnya. Walau begitu kamu harus tetap waspada.

Biasakan menyimpan gadget di dalam tas sebab kalau kamu pegang selama dalam perjalanan, kamu susah memperhatikan keadaan di lingkungan sekitar. Selain itu menyimpan di dalam tas atau kantong menjaga gadget tidak jatuh dan rusak kalau kendaraan tiba-tiba mengerem mendadak.

 

Berbicara dengan Suara Pelan

Etika Berkendara Umum yang Harus Kamu Perhatikan
Jangan berbicara atau tertawa dengan keras di kendaraan umum via t-online.de

Hindari menerima telepon, berbicara, marah-marah, atau tertawa kencang-kencang di dalam kendaraan umum. Di dalam kendaraan umum, jarak satu orang dengan orang lain terbilang dekat. Karena itu bicara pelan pun sebenarnya sudah kedengaran.

 

Jangan Tidur

Etika Berkendara Umum yang Harus Kamu Perhatikan
Tidur di kendaraan umum bisa-bisa barangmu hilang via youtube.com

Entah karena semalam kurang tidur atau lelah bekerja seharian, kamu jadi tertidur di dalam kendaraan umum. Kalau sudah begitu mau bilang apa? Tapi kalau bisa, sebaiknya hindari tidur di dalam kendaraan umum. Kalau tidak hati-hati kamu bisa membahayakan keamanan diri karena tidak awas dengan keadaan sekeliling.

 

Peka dengan Keadaan Sekitar

Etika Berkendara Umum yang Harus Kamu Perhatikan
Amati sekililingmu untuk lebih peduli via oekoside.de

Banyak orang begitu masuk kendaraan umum sibuk dengan dunianya sendiri. Telinga langsung disumpal dengan earphone dan mata menatap ke gadget, menonton episode terbaru serial favorit. Selama tidak mengganggu orang lain sebenarnya tidak apa-apa. Hanya saja akan lebih baik lagi kalau kamu tetap peka dengan lingkungan sekitar. Kalau ada orang lain yang butuh pertolongan, kamu sigap untuk membantu.

 

Jangan Meletakkan Barang di Tempat Duduk

Etika Berkendara Umum yang Harus Kamu Perhatikan
Jangan menaruh tas di kursi penumpang via thestar.com.my

Kecuali kalau kendaraan umum benar-benar kosong atau lengang, jangan meletakkan barang bawaanmu di tempat duduk. Hal itu bisa mengganggu orang lain yang mau duduk. Kalau barang bawaanmu berat, kamu bisa meletakkanya di lantai kendaraan, kaki, atau pangkuanmu.

 

Menjaga Kebersihan

Etika Berkendara Umum yang Harus Kamu Perhatikan
Motong bawang buat persiapan masak di rumah? via unmotivating.com

Ketika naik mikrolet atau bus antarkota, urusan makan dan minum di dalam kendaraan mungkin tidak terlalu diatur. Tapi di bus Transjakarta atau kereta commuter line kegiatan makan dan minum tidak boleh dilakukan. Guna peraturan tersebut adalah untuk menjaga kebersihan kendaraan umum.

 

Mengucapkan Terima Kasih Kepada Petugas

Menyapa pengemudi Transjakarta via suarajakarta.co

Pernah enggak kamu menyapa petugas di dalam kendaraan umum? Coba deh sekali-sekali lakukan kebiasaan tersebut. Kamu bisa mengucapkan selamat pagi/siang/sore/malam sewaktu naik kendaraan dan mengucapkan terima kasih sewaktu turun dari kendaraan. Kebiasaan seperti itu banyak dilakukan oleh penumpang kendaraan umum di negara maju lho.

 

Bagaimana menurutmu etika di atas? Apakah ada etika lain yang bisa kita aplikasikan di dalam kendaraan umum untuk kenyamanan bersama?


 

Leave a Reply