5 Daerah Penghasil Batik yang Terkenal di Jawa Tengah

Batik merupakan kain khas Indonesia yang masuk dalam Warisan Budaya Dunia versi badan PBB, UNESCO. Uniknya, pamor batik di Indonesia kembali terangkat justu gara-gara nyaris diklaim negara tetangga, Malaysia. Pemerintah dan rakyat Indonesia jadi tersadar bahwa kain ini merupakan produk kebudayaan Indonesia yang wajib dilestarikan.

Hampir tiap daerah di Indonesia punya batiknya sendiri-sendiri. Nah, kalau dari Jawa Tengah, daerah penghasil batik yang terkenal, antara lain:

 

1. Pekalongan

5 Daerah Penghasil Batik yang Terkenal di Jawa Tengah
Batik Pekalongan dengan motif burung phoenix via kainbatikpekalongan.com

Untuk mengawali daftar ini, paling tepat tentu dari Kota Pekalongan. Dari julukannya saja, kota yang terletak di jalur pantai utara provinsi Jawa Tengah ini, dijuluki kota batik. Gara-gara industri batik pula, sejak tahun 2014 Pekalongan masuk dalam jaringan kota kreatif UNESCO.

Motif batik Pekalongan bervariasi. Kamu bisa menemukan batik dengan motif ornamen tumbuhan, burung garuda, liong (naga besar berkaki), burung phoenix, hingga jlamprang yang berbentuk tampilan geometris. Ciri lain batik Pekalongan adalah menampilkan warna-warna yang cerah seperti merah, kuning cerah, biru muda, ungu, dan oranye.

 

2. Surakarta

5 Daerah Penghasil Batik yang Terkenal di Jawa Tengah
Motif batik parang Solo via kesolo.com

Kota Surakarta atau yang juga dikenal dengan Solo juga unggul dalam dunia perbatikan Indonesia. Surakarta menciptakan berbagai macam motif batik, antara lain motif parang, barong, kawung, sawat, sidomukti, trumtum, satrio manah, dan semen rante.

Kebalikan dari warna batik kota pesisir yang cerah-cerah, warna batik Solo cenderung gelap. Biasanya warna yang dipakai adalah cokelat tua dan hitam.

 

3. Jepara

5 Daerah Penghasil Batik yang Terkenal di Jawa Tengah
Ukiran Jepara juga masuk sebagai motif batik khas kota ini via bintang.com

Kalau menyebut Kota Jepara mungkin yang terlintas di kepalamu adalah Kartini atau ukiran. Bukan hanya dua hal tersebut, Jepara ternyata juga punya motif batik yang terkenal. Uniknya salah satu motif batik Jepara terinspirasi dari karya seni ukir para pengrajin ukiran Jeparan.

Selain motif ukiran, batik Jepara juga punya beberapa motif lain yang terkenal. Sebut saja motif kembang setaman, motif parang poro, motif lung-lungan, motif elung bimo kurdo, motif sido arum, serta motif sekar jagat bumi kartini.

 

4. Lasem

5 Daerah Penghasil Batik yang Terkenal di Jawa Tengah
Warna dominan merah pada batik khas Lasem via batiktulislasem.com

Kota Lasem merupakan kota terbesar kedua di Kabupaten Rembang. Batik khas Lasem amat kental dengan budaya Tionghoa. Malahan menurut sejarahnya, motif batik Lasem diperkenalkan oleh salah satu istri dari anak buah Laksamana Cheng Ho yang menetap di sana. Perempuan tersebut bernama Na Li Ni.

Dari mana tahunya kental dengan budaya Tionghoa? Kalau kita perhatikan motif yang dominan dalam batik khas Lasem adalah liong, bunga seruni, banji, mata uang, dan burung hong (phoenix). Warna yang dipakai juga merah nan mencolok, warna yang dianggap sebagai warna keberuntungan dalam budaya Tionghoa.

 

5. Semarang

5 Daerah Penghasil Batik yang Terkenal di Jawa Tengah
Lawang Sewu dalam motif batik semarangan via batik-tulis.com

Ibukota Jawa Tengah ini juga tidak mau ketinggalan dalam urusan perbatikan. Sejak dulu sebenarnya Semarang sudah memproduksi kerajinan batik. Hanya saja kerajinan tersebut sempat redup pada zaman pendudukan Jepang dan baru tumbuh kembali era 1980-an.

Motif batik Semarang kebanyakan terinspirasi bangunan atau ikon yang ada di kota Semarang seperti Lawang Sewu, Masjid Layur, dan Tugu Muda. Seperti ciri batik pesisir lainnya, batik semarangan juga memiliki warna yang cerah dan mencolok.

 

Nah itu tadi baru dari Jawa Tengah. Tunggu pembahasan batik dari daerah lainnya di Indonesia, ya.


 

Leave a Reply