5 Tips Membuka Usaha Percetakan dengan Modal Kecil

Suatu hari kamu bikin poster keren dan kepingin memamerkannya pada banyak orang. Cara yang bisa kamu lakukan: (1) membagikannya di akun media sosial, atau (2) mencetak di atas kertas lalu menempelkannya di tempat yang banyak dilihat orang.

Untuk alasan nomor dua lah, bisnis percetakan enggak akan pernah sepi. Orang masih butuh mencetak gambar digital ke atas permukaan kertas, kain, plastik, dan lain-lain. Hasil cetakannya berupa kartu undangan pernikahan, poster iklan, spanduk, buku cerita bergambar, sampai T-shirt.

Kalau kamu tertarik dengan dunia desain dan ingin memperluas cakupan bisnis, usaha percetakan bisa kamu incar juga. Asal tahu tipsnya, kamu bisa membuka usaha percetakan dengan modal kecil. Simak berikut ini.

 

1. Survei lokasi dan Tentukan Pasar yang Diincar

Banyak tumpukan skripsi berarti pangsa pasarnya adalah mahasiswa via kreditur.net

Sebelum memikirkan modal dan strategi penjualan, tentukan dulu lokasi yang cocok. Lokasi sekitar area kampus dan kos-kosan mahasiswa bisa kamu jadikan pilihan. Di sana usaha percetakanmu bisa memenuhi kebutuhan print, jilid, dan laminasi yang dilakukan mahasiswa.

Selain itu mahasiswa dengan segudang kegiatannya tentu membutuhkan bahan-bahan publikasi yang perlu dicetak, seperti misalnya poster, spanduk, atau buku panduan kegiatan.

 

2. Coba dengan Mesin Cetak Sederhana

Beberapa peralatan mendasar yang dibutuhkan untuk memulai usaha percetakan via 1.bp.blogspot.com

Di awal, kamu bisa memulai usaha dengan alat-alat seadanya. Bila mengincar pasar mahasiswa yang ingin mencetak makalah atau skripsi, kelengkapan yang mesti ada antara lain komputer, mesin printer, kertas putih berbagai ukuran, kertas khusus (misalnya untuk mencetak foto), mesin laminasi, alat jilid, lem kertas, lakban, dan alat potong kertas.

Bagaimana dengan karyawan? Di awal cari satu orang dulu untuk membantumu. Kalau pelanggan mulai banyak dan kamu rasa bantuan satu tenaga saja tidak cukup, kamu boleh merekrut tenaga tambahan.

 

3. Menabung untuk Membeli Mesin Cetak yang Lebih Canggih

Tingkatkan usaha percetakan dengan membeli mesin yang lebih canggih via idebisnisbaru.com

Kalau ingin bisnis semakin berkembang, jangan pernah puas dengan yang sudah ada. Tingkatkan usaha percetakan ke level berikutnya. Misalnya tadi kamu cuma berkutat pada usaha cetak mencetak makalah dan skripsi, untuk ke depannya kamu bisa menerima mencetak kartu undangan atau poster.

Untuk itu kamu memerlukan mesin cetak yang lebih canggih. Mulai menabung untuk mewujudkan keinginan tersebut. Kalau merasa terlalu lama, kamu juga bisa membeli barang tersebut secara kredit.

 

4. Perdalam Ilmu

Jangan pernah puas dengan yang sudah ada via 1.bp.blogspot.com

Orang yang sukses adalah orang yang tidak pernah berhenti belajar. Selain mengandalkan mesin yang lebih canggih, kamu juga perlu perdalam ilmu soal bisnis percetakan. Kamu bisa cari tahu soal cara mendapatkan hasil cetakan yang prima dengan tinta yang lebih sedikit misalnya. Atau menanyakan pada pelanggan pelayanan dan hasil seperti apa yang mereka harapkan.

Dengan banyak menggali informasi seperti itu, kamu bisa mendapatkan pencerahan mengembangkan usahamu ke arah yang lebih baik. Seperti kata mendiang Steve Jobs, “Stay hungry, stay foolish.”

 

5. Jangan Menyerah

Tetap kerja keras dan semangat!  via niaga.tv

Apapun bisnis yang kamu geluti, entah itu bisnis laundry, bisnis percetakan, atau bisnis makanan, jangan pernah patah semangat dalam menjalankannya. Terus bekerja keras dan nikmati proses menghadapi tantangannya, niscaya kamu akan berhasil.

 


 

Leave a Reply