7 Ciri Mental Baja yang Harus Dimiliki Entrepreneur

Untuk bisa sukses sebagai seorang entrepreneur bukan cuma perlu kemampuan berbisnis yang oke. Kamu juga perlu semangat serta mental baja. Sebab dalam berbisnis, maju mundurnya bisnis ada di tangan kamu sendiri. Kalau kena masalah sedikit saja kamu lunglai, bagaimana bisnismu bisa maju?

Berikut adalah ciri-ciri entrepreneur yang punya mental baja.

 

1. Tidak Menyerah pada Kegagalan

Pantang putus asa via datisdevraag.nl

Di salah satu artikel yang ia muat dalam blognya, entrepreneur Yasa Singgih menuliskan, “Bangkrut itu mainannya pengusaha.” Memang ada benarnya juga. Seorang entrepreneur tidak selamanya untung besar. Pasti adakalanya ia merugi.

Hanya saja entrepreneur yang bermental baja tidak akan menyerah pada kegagalan. Ia akan bangkit dan coba mendirikan atau memulai lagi usahanya.

 

2. Bertanggung Jawab

Mesti bertanggung jawab terhadap semua pihak via kelsumbersari.malangkota.go.id

Bertanggung jawab adalah kunci dalam menjalankan bisnis. Setiap pesanan yang sudah kamu sanggupi untuk kerjakan adalah janji dan harus ditepati. Begitu pula dengan berbagai kewajiban yang harus dipenuhi terhadap karyawan.

Bila entrepreneur tidak bertanggung jawab, ia akan kehilangan kepercayaan dari orang-orang sekelilingnya. Kalau sudah hilang kepercayaan seperti itu, roda bisnis juga bakal tersendat-sendat. Butuh usaha dari awal lagi untuk mendapatkan kepercayaan dari orang lain.

 

3. Tidak Takut Melakukan Segala Hal Sendirian

Yakin kamu bisa via 4.bp.blogspot.com

Entrepreneur bermental baja enggak takut sewaktu harus terjun ke lapangan sendirian. Ia rela susah payah mencari pemasok yang menurutnya paling oke demi menghasilkan produk yang berkualitas dengan harga bersaing. Ketika harus mencari modal pun ia tidak ragu menjajakannya ke investor. Karena ia tahu apa yang ia kerjakan, maka ia tidak takut melakukannya sendirian.

 

4. Tidak Anti dengan Risiko

Apapun yang terjadi, pekerjaan harus selesai via kompasiana.com

Setiap memulai usaha, peluangnya adalah 50 persen untung dan 50 persen rugi. Seorang entrepreneur tidak takut menjalankannya walau ia punya risiko merugi seperti itu. Daripada terus menerus berada pada zona nyaman namun tidak berkembang, ia lebih memilih berkembang meski membawa risiko.

 

5. Pandai Mengendalikan Emosi

Emosi adalah kunci via i2.wp.com

Emosi adalah segalanya. Kalau kamu tidak pandai mengelolanya, kamu akan terlalu sensitif dalam menjalankan bisnis. Ketika usaha tengah goyah, seorang entrepreneur yang bermental baja tentu akan mampu mengontrol emosinya. Ia enggak meratapi nasib tapi memikirkan jalan keluar dari masalahnya tersebut.

 

6. Bertindak Penuh Perhitungan

Segalanya harus terukur via splitterchoss.com

Seorang entrepreneur perlu terobosan baru untuk mengembangkan usahnya. Misalnya melakukan promosi unik atau memberi promosi besar-besaran. Cara-cara tersebut tidak dibuat dengan mendadak tapi berdasarkan perhitungan dan perencanaan yang matang.

Ia sudah memikirkan ongkos untuk melakukannya serta perkiraan tambahan keuntungan yang bisa didapat.

 

7. Tidak Peduli dengan Cibiran

Mereka cuma iri via vebma.com

Ketika memulai bisnis, sering kali kamu diremehkan. Dipandang bahwa idemu terlalu gila dan takkan berhasil. Tapi siapa sangka jika usahamu kelak ternyata bisa sukses. Jadi, cibiran dan ejekan yang dialamatkan pada seorang entrepreneur muda takkan mempengaruhi tekadnya dalam berbisnis.

 

Jadi sudah tahu kan sikap seperti apa yang perlu entrepreneur lakukan dalam menghadapi masalah?


 

Leave a Reply