5 Cara untuk Mempersiapkan Dana Darurat

Kita semua pastinya kepinginnya hal-hal yang baik saja yang terjadi dalam hidup kita. Siapa sih sih enggak senang kalau pekerjaan selesai tepat waktu, kondisi jalanan enggak bikin stres, ketika ada kebutuhan dananya sudah tersedia, dan lain sebagainya.

Tapi seperti ada ungkapan, manusia berencana, Tuhan menentukan. Kita enggak pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari atau beberapa waktu ke depan. Syukur kalau semua berjalan baik-baik saja. Nah, kalau tiba-tiba terjadi kejadian yang tidak kamu harapkan?

Di sinilah gunanya dana darurat. Sesuai namanya dana darurat adalah sejumlah uang yang kamu sisihkan setiap bulan sebagai langkah antisipasi keadaan darurat. Kejadian tersebut seperti masuk rumah sakit, rumah kena bencana alam, atau pemecatan yang tidak kamu sangka-sangka.

Bagaimana langkah yang tepat mempersiapkan dana darurat? Seperti ini caranya.

 

1. Evaluasi Pengeluaran

5 Cara untuk Mempersiapkan Dana Darurat
Lihat lagi pengeluaran via propertyunderthepalms.com

Untuk punya dana darurat berarti kamu menambah pos pengeluaran baru lagi. Kalau pendapatan atau pemasukan kamu tidak bertambah, sudah pasti kamu harus evaluasi lagi pengeluaran secara keseluruhan.

Supaya beban pengeluaranmu tidak bertambah berat, pangkas pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu. Perkecil lagi latte factor, yaitu pengeluaran receh yang karena sering dilakukan jadi besar.

 

2. Ubah Pola Pikirmu

5 Cara untuk Mempersiapkan Dana Darurat
Apakah pengeluaran tersebut itu penting, mendesak, dan berguna? via pixabay.com

Bingung menentukan pengeluaran yang perlu dan yang tidak perlu? Sebagai panduan, pengeluaran yang perlu itu adalah yang menyangkut kebutuhan seperti biaya transportasi, bayar listrik, air, atau sewa kamar kalau kamu indekos. Kalau pengeluaran tersebut kamu tunda, tentu hidup kamu bakal enggak layak.

Pengeluaran yang enggak perlu-perlu amat biasanya menyangkut gaya hidup. Mungkin kamu habiskan untuk ngopi-ngopi di kafe, beli buku, beli CD, nonton film, atau traveling. Pengeluaran-pengeluaran tersebut sifatnya bisa kamu tunda. Mungkin kalau enggak mengonsumsinya kamu terlihat enggak kekinian, tapi yang paling penting kamu tetap bisa hidup layak.

 

3. Lunasi Utang

5 Cara untuk Mempersiapkan Dana Darurat
Jangan cuma dikeluhkan, utang harus dilunasi via lifestyleassurance.net

Selain pangkas pengeluaran yang enggak penting-penting amat, kamu juga wajib lunasi utang-utang. Kalau utang kamu banyak dan tersebar dimana-mana, susun deh daftar utang tersebut mulai dari yang nominalnya kecil sampai yang terbesar.

Bayar dan lunasi utang yang paling kecil. Begitu sudah lunas, lanjut ke utang yang jumlahnya lebih besar. Ingat lho ya, jangan membayar utang pakai uang pinjaman dari orang lain. Itu sih namanya gali lubang, tutup lubang. Urusan utangmu enggak bakal selesai-selesai.

 

4. Sisihkan Dana Darurat

5 Cara untuk Mempersiapkan Dana Darurat
Dana darurat hanya boleh digunakan saat keadaan benar-benar mendesak via infokecantikan.co

Sudah punya yang yang khusus kamu alokasikan untuk dana darurat? Bagus. Bedakan dana darurat tersebut dengan tabungan. Tabungan adalah sejumlah uang yang kamu simpan sesuai dengan keinginan kamu. Pemanfaatannya juga suka-suka kamu.

Sementara dana darurat pemanfaatannya enggak bisa sesuka hati. Kamu hanya boleh menggunakan dana tersebut hanya dalam situasi sangat mendesak. Ibarat pahlawan super, dana darurat adalah senjata pamungkas kamu untuk tetap bisa bertahan melawan penjahat.

Nilai dana darurat biasanya sebesar pengeluaran selama 3 – 6 bulan. Jadi, duduk dan hitunglah berapa besar pengeluaran yang kamu butuhkan untuk hidup (layak bukan terlunta-lunta) selama 3 – 6 bulan. Misalnya pengeluaran kamu per bulan sebesar 2,5 juta rupiah, berarti dana darurat yang kamu perlukan sebesar 7,5 juta – 15 juta rupiah.

 

5. Buka Tabungan Baru atau Investasi dalam Bentuk Emas

5 Cara untuk Mempersiapkan Dana Darurat
Bisa kamu simpan dalam bentuk tabungan atau emas via pixabay.com

Kalau kamu kesulitan mengatur dana darurat, enggak ada salahnya kamu menyimpannya terpisah dalam rekening tersendiri. Sifat dana darurat ini haruslah mudah dicairkan. Jadi jangan simpan dalam tabungan berjangka atau deposito yang untuk mencairkannya baru bisa dilakukan dalam kurun waktu tertentu.

Simpan buku tabungan dan kartu ATM tempat menyimpan dana darurat tadi di tempat yang aman dan jarang kamu sentuh. Bisa juga menyerahkannya kepada orang yang benar-benar kamu percayai misalnya orangtua. Jangan percayakan ke pacar, sebab nanti kalau putus, kamu bakal sungkan untuk memintanya.

Kalau pun tidak ingin menyimpannya dalam bentuk tabungan, kamu bisa menyimpannya dalam bentuk emas. Harga emas relatif tidak berubah dari waktu ke waktu. Selain itu emas juga gampang untuk diuangkan.

 

Seperti itu beberapa tips mempersiapkan dana darurat. Harapannya sih dana ini tidak akan kamu pakai selama-lamanya, tapi nasib manusia siapa yang tahu.

Kalau kamu punya dana darurat, biasanya situasi seperti apa yang bakal bikin kamu enggak ragu untuk mempergunakannya?


 

Leave a Reply