7 Cara Membantu Orang Terkasihmu yang Autis untuk Lebih Produktif

Autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah gangguan perkembangan saraf yang memengaruhi perilaku, interaksi sosial, dan kemampuan dalam berkomunikasi. Penyandang autis di dunia hanya berjumlah 1%, namun bukan berarti mereka bisa diabaikan.

Butuh penanganan yang tepat serta kesabaran ekstra untuk menghadapi penyandang autis. Bila orang terdekatmu ada yang menyandang autisme, lakukan cara-cara berikut untuk membantu mereka agar dapat lebih produktif.

 

1. Kenali Jenis Autismenya

menghadapi penderita autisme
via edenfutures.org

Cari info sebanyak-banyaknya mengenai jenis dan spektrum autisme karena tiap jenis memiliki karakteristik dan penanganannya sendiri. Begitu sudah mendapat cukup informasi, kamu bisa menggunakannya sebagai panduan berkomunikasi dan menghadapi mereka dengan yang lebih baik.

Namun yang terpenting, tiap penyandang autisme, sama seperti manusia lainnya adalah pribadi yang unik. Perlakukan dan hormati mereka layaknya memperlakukan dan menghormati orang lain.

 

2. Bicara dengan Bahasa Sederhana dan Jelas

via rd.com

Orang dengan autisme memiliki tingkat kesulitan berbeda-beda dalam berkomunikasi, sesuai dengan jenis dan spektrum autismenya. Mereka yang yang tidak dapat melakukan komunikasi verbal menggunakan bentuk komunikasi secara visual atau bahasa tubuh.

Sementara penyandang autis yang mampu berkomunikasi secara verbal kadang memiliki kesulitan dalam mengartikulasikan kata-kata. Mereka akan mengartikan kata-kata secara apa adanya, sulit menangkap humor, sindiran, apalagi sarkasme.

Gunakan bahasa yang jelas dan sederhana kepada mereka. Jangan terlalu banyak embel-embel. Kalau mereka lebih nyaman menggunakan alat bantu gambar atau bahasa tubuh, lakukan seperti maunya mereka. Berikan waktu agar mereka dapat merespon dengan baik.

 

3. Raih Namun Jangan Paksa

via rd.com

Banyak orang memiliki persepsi bahwa orang dengan autisme cenderung lebih suka sendirian dan tidak suka bersosialisasi. Padahal sama seperti orang lain, mereka juga ingin bersosialisasi namun seringkali cemas dan tidak mengerti bagaimana caranya. walaupun memang ada jenis orang dengan autisme yang lebih memilih untuk sendirian.

Undang mereka untuk bergabung dalam pembicaraan dan kegiatan sosial. Walaupun mereka menolak, undang terus agar mereka mengerti bahwa mereka benar-benar diterima. Tapi jangan paksa, biarkan mereka menerima ajakanmu dengan sendirinya. Buat pembicaraan dan kegiatan yang terstruktur karena mereka sulit untuk beradaptasi dengan perubahan dan improvisasi.

 

4. Berikan Kepastian

via tgp.com.ph

Penyandang autis seringkali sulit menghadapi perubahan karena mereka tidak mampu memprediksi apa yang akan terjadi pada situasi baru. Kamu dapat membantu penderita autisme dengan memberikan gambaran akan kondisi dan situasi yang akan terjadi.

Jelaskan siapa saja yang akan datang. Deskripsikan tempat yang akan didatangi. Apa saja yang perlu dipersiapkan dan aktivitas seperti apa yang akan dilakukan. Ciptakan narasi sosial yang akan terjadi. Hal ini akan membantunya untuk mempersiapkan diri dan tidak terlalu cemas.

 

5. Bantu Lindungi Inderanya yang Sensitif

via patronsinsurance.net

Autisme membuat seseorang memproses keadaan sekitarnya dengan berbeda. Sebagian penyandang autis akan mengalami hiposensitivitas atau kadar sensitivitas yang kurang terhadap lingkungan sekitar. Sebagian lain justru akan jadi hipersensitif atau sensitif berlebihan.

Usahakan untuk membawa penyandang autis ke lingkungan yang nyaman. Hindari tempat-tempat yang terlalu ribut atau malah terlalu kaku.

 

6. Sabar

via thestar.com

Orang dengan autisme seringkali merasa tidak dapat bersosialisasi. Selain karena kesulitan berkomunikasi, tidak banyak orang yang mau ekstra sabar berkomunikasi dengan mereka. Padahal mereka juga membutuhkan bersosialisasi.

Selalu ingat bahwa walaupun seseorang kesulitan berkomunikasi atau tidak dapat berkomunikasi secara verbal, bukan berarti mereka tidak punya sesuatu yang ingin disampaikan.

 

7. Ajarkan Pada Orang Lain

via realhealthtreatments.co

Sekarang kamu sudah lebih mengerti tentang autisme dan cara menghadapi penyandang autis. Kamu harus lebih proaktif membagikan pengetahuanmu pada orang-orang di sekitarmu. Jadikan mereka lebih mengerti dan paham hak-hak penyandang autis. Berikan penjelasan yang benar kepada orang-orang yang memiliki pendapat keliru mengenai autisme dan penyandang autis.

 

Apa kamu pernah punya pengalaman berinteraksi dengan penyandang autis? Jangan ragu membagikannya di kolom komentar ya.


 

Leave a Reply