7 Tips Mengatur Keuangan Bagi Freelancer Agar Dompet Enggak Terjun Bebas

Generasi milenial semakin banyak yang tertarik untuk menjadi pekerja lepas atau freelancer. Pasalnya bidang pekerjaan ini menawarkan kebebasan waktu dan mobilitas tinggi.

Di sisi lain, menjadi freelancer kerap berkutat dengan pemasukan yang tidak menentu. Otomatis pengaturan keuangannya harus berbeda dong dari pekerja kantoran dengan gaji bulanan. Kalau kamu mendambakan kebebasan waktu, plus kantong yang selalu aman, coba deh pelajari tips mengatur keuangan sebagai freelancer.

 

1. Tabungan Darurat Minimal untuk 5 Bulan

mengatur keuangan sebagai freelancer
Dana darurat supaya bisa tetap hidup layak di saat paceklik proyek via dollarsandsense.sg

Bagi freelancer, menabung bukanlah pilihan tapi keharusan. Dengan pemasukan yang tidak menentu, kamu harus punya dana darurat. Gunanya agar kamu bisa tetap hidup layak sekalipun pada saat tersebut kamu sedang sepi proyek.

Dana darurat yang kamu miliki sekurang-kurangnya harus dapat menghidupimu selama 5 bulan. Semakin tidak tentu pemasukanmu, semakin besar dana darurat yang kamu perlukan.

 

2. Manajemen “Waktu adalah Uang”

Jangan ada waktu yang terbuang sia-sia via shareyouressays.com

Seorang freelancer harus memiliki filosofi waktu adalah uang. Bila waktumu tidak digunakan secara efektif, berarti kamu menyia-nyiakan uang yang harusnya bisa kamu dapatkan.

Gunakan aplikasi-aplikasi smartphone seperti OfficeTime, RescueTime, Fanurio, FreshBooks, danTime59 untuk membantu kamu mengelola waktu. Lewat berbagai aplikasi ini kamu dapat mengawasi penggunaan waktumu untuk setiap proyek atau klien. Nah, pada akhir bulan coba evaluasi pemanfaatan waktumu: sudah efisienkah atau justru banyak yang terbuang sia-sia.

 

3. Tentukan Target Pemasukan Bulanan

Pekerja lepas bukan berarti bekerja sebebas-bebasnya via kiplinger.com

Walau melakoni pekerjaan lepas, bukan berarti kamu bisa bekerja sekehendak hati. Seorang freelancer hampir sama dengan entrepreneur, perlu memiliki target pemasukan. Dengan begitu kamu akan lebih giat bekerja memenuhi target yang sudah kamu tetapkan. Jika target belum tercapai, berarti harus cari sumber penghasilan baru.

 

4. Menggaji Diri Sendiri

Mengecoh diri dengan cara menggaji diri sendiri via keyword-suggestions.com

Sebagai pekerja lepas kamu bisa mencoba teknik menggaji diri sendiri. Tempatkan pekerjaan lepasanmu sebagai bisnis. Tentukan jumlah gaji lalu transfer uang tersebut ke rekening pribadi dari rekening bisnismu.

Uang yang ada dalam rekening pribadi itulah yang bisa kamu gunakan untuk membeli keperluan. Kamu jadi terhindar mencampur adukkan uang yang kamu pakai sebagai modal bekerja dengan uang untuk membeli keperluan sehari-hari.

 

5. Miliki Rekening Terpisah

Tabungan ini untuk keperluan ini dan tabungan itu untuk membayar itu via expertbeacon.com

Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, memiliki beberapa rekening untuk berbagai jenis simpanan dapat memudahkanmu dalam mengelola keuangan. Sesuaikan jumlah rekening dengan kebutuhan dan target keuanganmu. Kamu bisa menambahkan membuat rekening tabungan pendidikan atau anak, tapi pada umumnya empat rekening ini adalah yang paling esensial:

Rekening Bisnis: Rekening ini adalah rekening untuk semua pembayaran atas jasa dan pemasukanmu. Bayangkan rekening ini sebagai rekening perusahaan untuk pengembangan bisnis.

Rekening Pribadi: Rekening ini adalah untuk pengeluaran pribadimu yang terpisah dari rekening bisnis. Rekening ini sama seperti rekening pegawai yang akan kamu gunakan untuk kebutuhan pribadimu.

Pajak: Bekerja sendiri berarti kamu perlu mengurus pajakmu sendiri juga. Ciptakan rekening khusus untuk pembayaran pajak yang jumlahnya diambil dari rekening bisnismu.

Tabungan: Rekening tabunganmu bisa kamu gunakan untuk berbagai macam target. Seperti tabungan hari tua, tabungan liburan dan juga tabungan darurat. Untuk lebih memudahkan memantau tabungan, kamu bisa membuat rekening berbeda untuk tujuan tabungan yang berbeda.

 

6. Proteksi Diri dengan Asuransi Kesehatan

Wajib punya asuransi kesehatan! via mrearltea.com.au

Pekerja lepas harus punya asuransi kesehatan. Tanpa sokongan jaminan kesehatan dari perusahaan, berarti kamu harus menyediakan sendiri perlindungan kesehatanmu. Percaya deh, sebesar apapun pemasukanmu sebagai pekerja lepas atau sebanyak apapun tabungan yang kamu punya, semua akan terasa begitu receh di hadapan ongkos pengobatan.

 

7. Membiasakan Diri Hidup Sederhana

Hemat pangkal kondisi keuangan yang sehat via goodmoneying.com

Hidup sederhana itu penting lho. Kamu jadi terlatih untuk tidak terlalu khawatir saat pemasukan sedang tipis. Sebaliknya saat pemasukan sedang banyak, kamu tidak tergoda untuk menghambur-hamburkan uang. Banjir pemasukan itu kamu tabung sebagai bekal membangun kondisi keuangan yang lebih sehat.

 


(Visited 4 times, 1 visits today)