5 Cerita Anak yang Baik untuk Menanamkan Jiwa Entrepreneurship

Di China, para orangtua begitu bersemangat mengarahkan anak mereka untuk jadi seorang pengusaha. Sampai-sampai ada kelas khusus yang dirancang untuk mengajarkan pendidikan bisnis bagi anak-anak usia prasekolah.

Tidak harus lewat pendidikan formal, jiwa kewirausahaan sebenarnya bisa kita tanamkan pada diri anak-anak lewat cara yang lebih santai. Salah satunya dengan mendongengkan cerita-cerita yang mengajarkan semangat untuk berwirausaha. Berikut beberapa contoh cerita anak untuk entrepreneurship.

 

1. Kancil dan Buaya

cerita anak untuk entrepreneurship
via diorasta.blogspot.co.id

Cerita ini bermula ketika seekor kancil ingin menyeberangi sungai yang arusnya deras serta banyak buayanya. Buaya-buaya itu ingin memakan kancil, tapi kancil tidak kalah cerdik. Ia mengatakan punya banyak makanan dan supaya cukup ia ingin menghitung jumlah buaya dulu.

Maka berkumpullah semua buaya di sungai. Buaya-buaya tersebut berbaris berderet sepanjang sungai seperti jembatan. Kancil akhirnya berhasil menyeberangi sungai dengan cara melompati punggung buaya yang berbaris-baris tersebut.

Pelajaran entrepreneurship: Banyak tantangan yang muncul dalam menjalankan bisnis. Tidak jarang ada juga pihak-pihak yang berupaya menjegal. Walau begitu kita tidak boleh patah semangat. Kita justru harus mencari celah serta memanfaatkan peluang tersebut untuk terus maju.

 

2. The Lorax

cerita anak untuk entrepreneurship
via collider.com

Seorang pemuda tiba di suatu hutan aneh yang dipenuhi pohon-pohon unik berbulu lembut. Di sana ia juga bertemu dengan Lorax, makhluk hutan, yang mampu menerjemahkan perkataan pohon unik tadi.

Meski dilarang oleh Lorax, sang pemuda nekad menebang pohon-pohon tersebut. Ia mengambil bulu-bulu pohon untuk diolah menjadi sweater berharga mahal. Si pemuda jadi kaya raya.

Sayangnya ia tidak bijaksana dalam menjaga kelestarian lingkungan. Begitu pohon habis dan hutan menjadi gundul, bisnisnya berhenti. Kota juga mendapat bencana karena ulahnya tersebut.

Pelajaran entrepreneurship: Bisnis bukan hanya sekadar mencari uang dan keuntungan. Kita juga perlu memiliki empati dan kepedulian terhadap sekeliling kita. Terutama jika berkaitan dengan orang banyak dan kelestarian lingkungan.

 

3. Pinokio

via happy4childs.blogspot.co.id

Seorang tukang kayu tua yang ingin memiliki anak membuat mainan kayu berbentuk anak laki-laki. Ia kemudian berdoa agar boneka kayunya tersebut bisa jadi manusia. Doanya dikabulkan oleh peri biru. Pinokio, nama baru si boneka kayu tersebut, hidup tapi harus mencari jalan sendiri untuk menjadi anak manusia.

Dalam perjalanannya Pinokio harus melewati jalan yang berliku. Kejujuran dan kerja kerasnya diuji. Beberapa kali dia jatuh kedalam kesulitan karena ingin mencari jalan pintas yang lebih mudah atau berbohong. Untungnya, pada akhirnya dia berhasil menjadi anak manusia karena terbukti memiliki hati nurani dan kemauan yang keras.

Pelajaran entrepreneurship: Seorang entrepreneur harus jujur dan bekerja keras. Berbohong dan mencari jalan pintas untuk mendapatkan keuntungan tidak pernah bisa dibenarkan. Integritas kita sebagai entrepreneur harus selalu kita junjung tinggi, lebih tinggi dari keuntungan yang ingin diperoleh.

 

4. Green Eggs and Hams

via lowephotos.info

Seorang pemilik restoran bernama Sam-I-Am dengan gigih berusaha untuk meminta seorang pelanggan untuk mencoba masakan bernama telur hijau dan daging ham. Pelanggannya awalnya tidak tertarik, namun Sam-I-Am bersikeras mereka pasti menyukai masakan tersebut. Akhirnya pelanggan bersedia untuk mencoba dan ternyata menyukai masakan tersebut!

Pelajaran entrepreneurship: Sebagai entrepreneur kita perlu yakin dengan produk yang kita jual serta tidak kenal lelah dalam mempromosikannya. Semua orang adalah calon pelanggan, jadi kita harus mencoba terus-menerus untuk memperkenalkan produk kita walaupun telah menerima banyak penolakan.

 

5. Kelinci dan Kura-Kura

via reference.com

Kelinci dan kura-kura adalah sepasang teman yang tidak biasa. Kelinci adalah hewan tercepat di hutan dan sering mengolok-olok temannya, si kura-kura, karena lambat.

Suatu hari, kura-kura dan kelinci berlomba lari. Kelinci yang sudah merasa akan menang bersantai-santai di dekat garis finis sedangkan kura-kura terus berjuang. Kelinci yang sombong ketiduran. Ketika ia bangun ternyata kura-kura sudah sampai finis dan memenangkan lomba.

Pelajaran entrepreneurship: Anak muda yang baru pertama kali terjun ke dunia bisnis banyak yang tidak memiliki modal dan keterampilan yang memadai. Mental semakin jatuh ketika melihat pebisnis lain sepertinya unggul segala-galanya, baik dari segi modal ataupun keterampilan.

Namun jangan patah semangat. Dengan ketekunan dan kerja keras, yakinlah bahwa kamu suatu hari mampu menyusul dan bahkan memenangkan kompetisi bisnis.

 

Masih banyak lagi dongeng atau cerita anak yang bermanfaat untuk menanamkan jiwa entrepreneurship sejak dini. Apakah kamu juga punya rekomendasi cerita yang cocok?


 

(Visited 39 times, 1 visits today)

Leave a Reply