5 Kampung Nelayan Keren yang Wajib Jadi Tujuan Destinasimu Berikutnya

Kamu belum jadi traveler sejati kalau jalan-jalannya hanya ke tempat yang itu-itu saja. Kalau sudah puas menjelajahi suasana pantai atau kekayaan bawah laut, tidak ada salahnya kamu berinteraksi dengan masyarakat sekitar pantai.

Sebagai permulaan kamu bisa mulai dari beberapa kampung nelayan berikut. Hitung-hitung memperdalam esensi berwisatamu lebih dari sekadar pamer foto jalan-jalan di Instagram.

 

1. Desa Bendar, Jawa Tengah

Sedekah laut di Desa Bendar Juwana, Pati, Jawa Tengah via mybendar.blogspot.com

Percaya enggak sih dengan melaut saja kamu bisa kaya? Di Desa Bendar, Jawa Tengah, hampir semua nelayannya hidup makmur. Sumber penghasilan mereka sehari-hari berasal dari laut. Kaum bapak di sana kebanyakan bekerja sebagai nelayan atau pengepul, sementara ibu-ibunya menjual lauk ikan pindang hasil olahan ikan yang tidak terjual.

Jika kamu mampir ke kampung nelayan ini akan terlihat banyak mobil pribadi terparkir di halaman rumah para nelayan. Tanda bahwa mereka makmur dari hasil melaut. Tapi bukan berarti warga Desa Bendar hidup berfoya-foya. Mereka justru gigih hidup sederhana serta pantang menyerah ketika melaut.

 

2. Desa Galala, Ambon

Jembatan Merah Putih yang menghubungkan daerah-daerah di Ambon, termasuk menuju ke Desa Galala via kota-ambon.blogspot.co.id

Selain orangnya dikenal manis-manis, Ambon juga memiliki banyak pantai yang manis untuk dikunjungi. Salah satunya berada di Desa Galala.

Penduduk Desa Galala menggantungkan hidup mereka dari melaut. Selain untuk dijual, hasil tangkapannya diolah menjadi sajian kuliner, menjadikan desa ini terkenal sebagai desa kuliner. Kamu dapat menemukan berbagai rumah makan, mulai dari yang bentuknya rumah makan sederhana hingga kafe pinggir pantai, di Desa Galala. Asyik banget, kan?

 

3. Kampung Nelayan Labuan Bajo, NTT

Kapal nelayan Labuan Bajo via indonesiakaya.com

Kampung nelayan yang wajib kamu kunjungi adalah Desa Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur. Bisa dibilang bau anyir dan amis dari ikan hasil tangkapan akan tergantikan oleh keindahan panorama laut dan pantai kampung nelayan Labuan Bajo.

Penduduk Desa Labuan Bajo sadar akan potensi wisata ini. Mereka menjadikan desa mereka sebagai desa wisata dan hasilnya terbilang sukses. Kampung nelayan ini terkenal sampai ke luar negeri. Pebalap terkenal Valentino Rossi pun tertarik untuk berkunjung ke desa ini. Makanya enggak heran kalau kamu berkunjung ke sini akan melihat banyak turis lalu lalang.

 

4. Desa Mola, Sulawesi Tenggara

Air laut yang jernih di Desa Mola via antarafoto.com

Kalau ingin merasakan sensasi hidup di atas rumah yang didirikan di atas karang laut pinggir pantai datanglah ke Desa Mola di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Desa ini dihuni oleh Suku Bajo yang memang biasa menjalankan aktivitas keseharian mereka di atas sampan atau perahu.

Rumah-rumah di kampung nelayan ini tertata rapi dan bersih. Mata pencaharian utama penduduk Desa Malo adalah nelayan. Saking piawainya dalam menangkap ikan, hasil tangkapan mereka bisa sampai memenuhi seluruh pesisir pantai.

 

5. Kampung Nelayan Pusong, Aceh

Tangkapan ikan asin di Desa Pusong Lama, Lhokseumawe via okezone.com

Hampir semua daerah pesisir di Indonesia memiliki panorama laut yang indah, tidak terkecuali di Aceh. Salah satu kampung nelayan yang indah di Aceh adalah kampung nelayan Pusong, Lhokseumawe.

Di kampung ini, semua warganya bergantung pada hasil melaut dan pariwisata. Kalau kamu hobi fotografi, datang dan keluarlah pada pagi hari saat matahari malu-malu muncul. Pada saat tersebut banyak siluet nelayan dan kapal-kapal yang bisa kamu jadikan objek foto.

 

Banyak masyarakat yang mengandalkan laut sebagai sumber perekonomian mereka. Bahkan sumbangsih kekayaan laut menjadi pendapatan negara yang cukup besar. Karenanya agar hajat hidup masyarakat kampung nelayan serta kelestarian lingkungan tetap terjaga, rawatlah selalu laut kita.


 

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply