Ketahui Kategori Jarak Lari Maraton Ini Agar Tidak Keteteran Sewaktu Berlari

Sering lihat lomba lari maraton dengan berbagai embel-embel kilometer? Panitia lomba maraton kadang kala membagi ajang ini ke dalam kategori tertentu berdasarkan jarak yang harus ditempuh peserta. Tujuannya supaya peserta menyesuaikan diri dengan kemampuannya. Sebab semakin jauh, tingkat kesulitan dan medannya akan semakin menantang..

Sebelum buru-buru mendaftarkan diri ikut lomba maraton, yuk pahami dulu kategori-kategorinya.

 

10K

via biancadoesdisney.com

Kategori 10K berarti jarak yang harus peserta tempuh untuk sampai finis adalah 10 kilometer. Kategori ini biasanya ditujukan bagi pelari pemula. Mengingat jaraknya tidak terlalu jauh, tingkat kesulitannya pun rendah sehingga pelari pemula bisa menyelesaikan lomba hanya dengan dua bulan latihan.

 

Half Marathon (21,1 km)

via eventrac.co.uk

Pelari yang ikut kategori half marathon harus berlari menempuh jarak sejauh 21 kilometer. Untuk menyelesaikan lomba kategori ini kamu perlu lebih serius berlatih.

Kalau lari kategori 10K bisa mengandalkan stamina saja, lain halnya dengan half marathon. Kamu perlu meningkatkan kesiapan tubuh agar terhindar dari kelelahan atau cedera. Secara psikologis, kamu juga akan mulai merasakan jauhnya jarak tempuh sehingga perlu lebih menggembleng mental agar tidak keburu menyerah di tengah perlombaan.

 

Maraton (42,2 km)

via playyoursport.com

Hitung-hitungan sederhana. Kalau half marathon itu 21 kilometer, lalu berapa jarak tempuh full marathon atau maraton? Benar sekali, 42 kilometer. Setiap pelari pasti akan mengatakan bahwa full marathon pertama mereka adalah peristiwa penting dalam hidup. Tidak ada potong kompas dalam jarak ini.

Kalau kamu tidak cukup berlatih, siap-siap saja melalui maraton pertamamu penuh dengan penderitaan dan kesakitan. Namun begitu berhasil mencapai garis finis, kesakitan tadi akan berganti jadi rasa bangga. Sesuai dengan kutipan filsuf Nietzsche: apa yang tidak membunuhmu, bikin kamu lebih kuat.

 

Ultra-Maraton (>42,2 km)

via runlikecrazy.com

Masih ada yang lebih jauh dari maraton? Tentu saja ada. Pelari yang ikut lomba ultra maraton harus berlari dengan jarak tempuh lebih dari 42 kilometer. Jaraknya bisa 50 kilometer, 100 kilometer, atau bahkan lebih dari 100 kilometer.

Pelari yang ingin mengikuti kategori lari ini perlu meningkatkan keahliannya. Selain melatih fisik, pelari juga harus meneliti medan yang bakal ditempuh sehingga bisa menyiasati teknik apa saja yang harus ia latih dalam mengikuti perlombaan.

 

Stage Races

via vcmbc.com

Stage races adalah kategori maraton dengan tingkat kesulitan paling tinggi. Pelari yang mengikuti perlombaan ini harus memiliki stamina tinggi serta sudah terlatih untuk berlari jarak jauh.

Perlombaan pada tingkat ini berlangsung beberapa hari dan biasanya rutenya melalui jalur-jalur alam. Cocok bagi pelari yang sudah mahir dan senang petualangan.

Format perlombaan dari tiap penyelenggara stage races berbeda-beda. Ada yang menyediakan peralatan dan akomodasi peserta, namun ada juga yang mengharuskan peserta untuk membawa sendiri semua perlengkapan yang dibutuhkan.

 

Kalau kamu memang gemar dengan olahraga lari, saat ini sudah banyak kok ajang lomba lari maraton. Salah satunya adalah Mandiri Jogja Marathon 2017. Lomba maraton ini terbagi ke dalam empat kategori, yakni 5K, 10K, half marathon, dan full marathon ini akan berlangsung di Taman Wisata Candi Prambanan tanggal 23 April 2017.

Untuk ikut acara tahun ini mungkin agak terlambat, tapi kamu bisa persiapkan diri untuk ikutan penyelenggaraan tahun depan. Ayo ikutan!


 

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply