Usaha Ibu Rumah Tangga, Dapat Uang Tanpa Harus Jauh dari Anak

Menjadi ibu rumah tangga bukan berarti harus terkungkung di rumah. Ibu rumah tangga tetap dapat mengembangkan kreativitas dengan cara membuka usaha. Selain terhindar dari rasa suntuk, usaha ibu rumah tangga ini tentu saja dapat membantu perekonomian keluarga. Apa saja peluang usaha yang bisa dimanfaatkan? Simak di bawah ini.

 

1. Memanfaatkan Hobi Masak Jadi Usaha Masakan Rumah

Karena semua orang butuh makan via nibble.id

Kebanyakan keluarga mengandalkan sosok istri atau ibu untuk memasak di rumah. Kalau kamu seorang ibu yang memang punya hobi memasak, kenapa tidak memanfaatkan hobi ini untuk jadi peluang usaha?

Kamu dapat membuka rumah makan kecil di halaman rumah. Jenis usaha seperti ini bisa dilakukan dalam waktu lama. Malahan kalau usahamu berkembang, kamu bisa berlanjut membuka katering atau warung cabang di tempat lain.

 

2. Bisnis Kue Kering yang Selalu Ramai

Permintaan kue kering menjelang selalu meningkat jelang hari raya via yuriecake.blogspot.com

Menjelang hari raya besar seperti Idul Fitri atau Natal permintaan kue kering biasanya meningkat tajam. Penjual menjajakan kue mereka dalam rupa toples satuan hingga parsel paketan.

Kalau kamu punya kemampuan membuat kue kering, manfaatkan momen tersebut dengan ikutan jualan. Buat contoh kuenya lalu tawarkan ke tetangga, teman arisan, orangtua teman sekolah anak, pengajian, tempat kerja suami, dan lain sebagainya. Lumayan kalau dagangan laris, uangnya bisa kamu gunakan untuk memperbesar modal atau membantu keuangan rumah.

 

3. Buka Warung

Selama minimarket belum menjual rokok satuan, keberadaan warung akan tetap ada via jagowirausaha.com

Usaha warung kelontong rumahan rasanya bisa kita temui dimana-mana. Mulai dari rumah yang ada di kampung sampai yang ada di komplek, banyak keluarga yang menjadikan sebagian dari ruangan rumah mereka sebagai toko atau warung.

Kamu juga bisa memanfaatkan usaha ini. Meskipun sekarang sudah banyak minimarket, keberadaan warung kelontong rumahan masih tetap dibutuhkan.

 

4. Membuka Usaha Laundry Kiloan

Paling potensial jika dekat kampus atau pabrik via depoknews.id

Membuka usaha laundry kiloan merupakan bisnis yang selalu basah, apalagi kalau rumahmu dekat dengan kontrakan karyawan atau rumah indekos mahasiswa. Kalangan mahasiswa dan karyawan biasanya terlalu malas atau sibuk untuk mencuci bajunya sendiri.

Untuk membuka usaha ini yang kamu perlukan adalah beberapa unit mesin cuci, deterjen, setrika, dan gantungan baju. Di awal-awal, ketika pelanggan belum terlalu banyak kamu dapat mengerjakannya sendiri. Bila orderan sudah makin banyak, barulah kamu perlu tambahan tenaga.

 

5. Membuat Jahitan atau Rajutan Anak 

Semakin cantik produk rajutannya, ibu mana sih yang tidak tertarik? via tokopedia.com

Di sela-sela kesibukan seorang ibu, pasti pernah menjahit baju suami atau anaknya yang robek. Kalau waktu senggangnya lumayan banyak, ada juga yang memanfaatkannya untuk merajut.

Kemampuan ini potensial untuk dijadikan bisnis rumahan lho. Coba saja buat beberapa pakaian bayi, selimut, dan topi rajutan bayi. Tawarkan hasil kreasimu itu ke beberapa tetangga. Kalau hasil rajutanmu bagus dan menarik, pasti mereka juga enggak berat untuk membelinya.

 

6. Kerajinan Barang Bekas dan Aksesori Tidak Pernah Mati

Cantik dan kreatif ya hasil karyanya? via duniaq.com

Ibu-ibu yang kreatif biasanya susah berpangku tangan. Melihat limbah atau barang bekas seperti kardus susu anak, plastik bekas kemasan deterjen, hingga botol minuman ringan pasti timbul niatan untuk mengubahnya jadi barang yang memiliki manfaat ekonomi.

Bisnis pernak-pernik seperti membuat gelang, kalung, bros, serta dompet kecil untuk aksesori bisa jadi usaha yang dilakukan di sela-sela mengurus keluarga. Kuncinya, asal mau dan telaten dalam mengerjakannya.

 

7. Membuka Usaha PPOB di Rumah

Selama masih ada orang yang tinggal di rumah, bisnis ini nggak pernah mati via loketpembayaranaskesplus.blogspot.com

Usaha lain yang bisa kamu coba lakukan adalah PPOB atau Payment Point Online Bank. Dalam menjalankan usaha ini, kamu menjadikan rumah sebagai loket pembayaran bermacam-macam tagihan. Mulai dari listrik, air ledeng, telepon, cicilan kendaraan bermotor, hingga iuran jaminan kesehatan.

Keuntungan bisnis ini dihitung per transaksi. Semakin banyak orang yang membayar tagihan lewat loket PPOB di rumahmu, semakin besar bagian keuntungan yang kamu dapat. Bagaimana, tertarik?

 

8. Kerja Sambilan Sebagai Bloger, Buzzer, Endorser dari Balik Laptop 

Mengulas produk di blog bisa sambil mengasuh anak via asmari2.blogspot.com

Usaha kekinian yang tengah populer adalah mempromosikan suatu hal menggunakan media sosial. Tiga di antaranya adalah sebagai buzzer, endoser, dan bloger. Semuanya hanya bermodal smartphone, laptop, dan sambungan internet.

Di awal kamu tidak akan langsung mendapat tawaran dari sponsor. Kamu bisa memulai dengan membuat konten-kontenmu sendiri. Bentuknya berupa video ataupun teks.

Jika kontenmu unik, menarik, dan banyak dibaca, biasanya akan ada saja produk yang memberikan tawaran kerjasama. Kamu akan diminta mempromosikan atau mengulas produk mereka. Imbalannya dapat berupa uang, voucer, atau produk jadi sponsor tersebut.

 

9. Menjadi Guru Les

Biar keahlian musikmu nggak hilang setelah punya anak via olx.co.id

Keahlian bermusik, bernyanyi, atau menggambar semasa kuliah dapat kamu manfaatkan juga sebagai peluang usaha. Caranya dengan mengajarkan kursus atau membuka les di rumah.

Kamu bisa menawarkan jasa atau keahlian lewat obrolan ke tetangga atau orangtua teman sekolah anak. Bisa juga mempromosikannya via media sosial. Sambil mempraktikkan hobi, kamu tetap bisa menjaga anak di rumah, bukan?

 

Revolusi mental bukan hanya milik pelajar, anak muda, ataupun pekerja kantoran. Ibu yang sehari-hari di rumah juga dapat melakukannya. Membuka usaha sambilan di rumah adalah bentuk nyata upaya untuk jadi mandiri.


 

Leave a Reply