7 Tanda Kamu Sudah Kecanduan Belanja

Berbelanja merupakan salah satu aktivitas yang memicu hormon endorfin dan dopamin, hormon penghilang stres dan pemberi rasa nyaman. Tidak heran banyak orang yang menjadikan kegiatan berbelanja sebagai kegiatan melepas stres karena menyenangkan.

Walau menyenangkan, kamu harus berhati-hati jika kegiatan berbelanjamu sudah semakin tidak terkendali. Alih-alih melepas stres, orang yang kecanduan belanja justru sedang menanam bibit masalah pada dirinya sendiri.

Inilah beberapa tanda orang yang sudah kecanduan belanja:

 

1. Berbelanja Tanpa Alasan

Bahkan sampai membeli alat yang tidak penting seperti pemotong pisang via pinterest.com

Coba deh perhatikan, aktivitas apa yang kamu kerjakan saat waktu luang? Setiap orang punya aktivitas senggang yang sering juga dilakukan untuk melepas stres.

Hati-hati kalau kamu banyak menghabiskan waktu senggang untuk berbelanja serta membeli barang-barang yang tidak diperlukan. Kamu mudah tergoda untuk membeli barang-barang berdasarkan keinginan emosi sementara saja. Bisa jadi kamu sudah kecanduan belanja.

 

2. Tidak Punya Tabungan karena Habis Terpakai Belanja

Menggoyang-goyang celengan yang terdengar cuma hening via ladysmithgazette.co.za

Sewaktu awal bulan dan dapat gaji, hal yang pertama kali terbayang di kepalamu adalah belanja. Pada pertengahan bulan ketika gaji semakin menipis, kamu tetap doyan pesan barang via online.

Eh, akhir bulan, karena merasa sudah dekat dengan tanggal gajian kamu tidak ragu untuk pinjam uang pada teman untuk belanja. Rekening tabungan hanya tempat singgah uang sementara karena isinya selalu amblas untuk belanjaan.

 

3. Kamar Penuh Dengan Barang Belanjaan

Sepatu dimana-mana via justkeepinitrealfolks.com

Saking seringnya belanja, kamarmu penuh dengan barang-barang belanjaan. Rak atau lemari yang digunakan untuk menyimpan barang-barang tersebut sampai tidak muat lagi. Kamu sampai lupa kapan membeli atau berapa harga suatu barang yang teronggok berdebu di sudut kamar.

 

4. Tujuan Rekreasi Hanya ke Mal

Tidak ada hiburan lain selain ngemal via kfk.kompas.com

Setiap akhir pekan atau pulang kantor tujuanmu tidak jauh-jauh dari mal. Kamu hafal isi banyak mal yang ada di kotamu. Kamu juga yang paling dulu tahu gerai mana yang menawarkan promo atau toko mana yang punya produk baru.

 

5. Selalu Mengecek Status Pengiriman Paket

Tiada hari tanpa mengecek barang yang dipesan via startupshk.com

Kalaupun tidak terlalu sering belanja ke mal atau pusat pertokoan sebagai gantinya kamu rajin beli barang via online. Saking banyaknya barang yang kamu beli, sampai-sampai kamu tidak pernah absen mengecek status pengiriman barang. Pesanan terlambat datang satu hari, kamu uring-uringan setengah mati.

 

6. Perubahan Emosi Mendadak Sebelum dan Sesudah Belanja

Sesenggukan di antara tumpukan tas belanja via janioosthuizen.wordpress.com

Sewaktu memilih-milih barang di mal atau toko online, kamu sudah membayangkan betapa bahagianya bila memiliki barang tersebut. Kamu begitu sibuk memilih barang sesuai keinginan hingga lupa waktu dan lupa jumlah tagihan. Di akhir sesi belanja, kamu mendadak menyesali membeli barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

 

7. Tidak Tenang Kalau Tidak Belanja

Stres kalau tidak belanja via doomandbloom.net

Belanja muncul di kepala sebagai solusi semua permasalahan yang kamu alami. Karenanya kamu gelisah dan stres bila tidak belanja untuk periode waktu tertentu.

 

Kalau kamu merasakan semua tanda-tanda tersebut, coba minta saran kepada ahlinya. Bukan ahli belanja lho ya, tapi ahli yang bisa membantu mengatasi kecanduan. Saran yang tepat akan membantu dirimu dan keuanganmu kembali sehat.


 

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply