5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pembeli Online

Berbelanja via online punya plus minusnya tersendiri. Agar mendapatkan pengalaman berbelanja yang menyenangkan, pembeli online harus menghindari kesalahan-kesalahan yang kerap terjadi. Kesalahan apa sajakah itu?

 

1. Tidak Meneliti Lebih Jauh Profil dan Reputasi Penjual

Bila tidak hati-hati duitmu bisa ludes tertipu via kbctv.co.ke

Banyak pembeli online keburu tergiur dengan barang incaran mereka sampai-sampai tidak memeriksa dan meneliti kembali reputasi penjual. Padahal langkah ini penting untuk menghindarkan pembeli dari kemungkinan tertipu atau mendapatkan pengalaman belanja yang tidak menyenangkan.

Sebisa mungkin sempatkanlah membaca profil penjual, berikut dengan ulasan dan diskusi produk yang ada. Dengan begitu kamu mengetahui reputasi penjual tersebut. Lapaknya layak untuk dipercaya atau tidak.

 

2. Terhanyut Dalam Tawaran Diskon dan Promo

Promo dan diskon bertebaran di toko online via doseofvitaminf.com

Untuk menarik pembeli, toko dan penjual online juga kerap menawarkan diskon kepada pembeli. Mulai dari potongan harga untuk jumlah transaksi tertentu, diskon untuk pembelian dengan kartu kredit tertentu, hingga bonus jika belanja dengan kuantitas tertentu.

Hindari kesalahan terbuai oleh promo dan diskon tersebut. Berpikirlah dua kali sebelum membeli barang via online. Proses pembelian barang yang mudah, cukup klik sana sini, dapat menyebabkan kamu membeli barang yang sebetulnya tidak penting-penting amat.

 

3. Demi Bebas Ongkos Kirim Rela Belanja Lebih Banyak

Bebas ongkos kirim jadi faktor penarik via it-newbie.com

Belanja via online biasanya akan dikenakan tambahan ongkos kirim. Besarannya dihitung dari berat barang yang dibeli. Komponen ini kadangkala dijadikan bahan promo juga oleh toko online. Banyak penjual menawarkan bebas ongkos kirim jika membeli hingga nominal tertentu.

Banyak pembeli online tergiur untuk berbelanja hingga nominal yang disyaratkan supaya tidak perlu membayar ongkos kirim. Padahal kalau dihitung-hitung, jumlah belanjaan tambahan tersebut bisa jadi lebih dari tarif ongkos kirim. Alhasil pembeli online malah jadi lebih boros.

 

4. Tidak Mencermati Detail dan Kualitas Produk

Barang yang dibeli tidak sesuai yang diharapkan via knockoffnightmares.com

Kelemahan membeli barang via online adalah kamu tidak bisa mencoba, memegang, atau meraba produk yang hendak dibeli. Panduan untuk membeli hanya dari gambar tampilan, detail, atau spesifikasi yang dimuat di situs web penjual.

Sayangnya, detail ini pun kadang luput diperhatikan karena pembeli sudah keburu tertarik dengan gambar tampilan produk. Kalau sudah begini siap-siaplah kecewa ketika produk yang kamu beli tidak sesuai dengan ekspektasi.

 

5. Tidak Menanyakan Stok Barang

Sebagai faktor penarik toko memberikan garansi barang yang dipajang selalu tersedia via 220voltappliances.com

Pada saat berbelanja online, beberapa situs belanja online tidak mencantumkan kondisi terakhir dari persediaan barang mereka di gudang. Ada juga kasus penjual terlambat memperbaharui status persediaan mereka.

Sebaiknya para konsumen menanyakan terlebih dulu ketersediaan barang pesanan mereka kepada penjual. Dengan begitu pembeli terhindar dari “harapan palsu.” Sudah berharap-harap barang pesanan segera datang, tahunya barang tersebut stoknya habis.

 

Semoga setelah mempraktikkan tips menghindari kesalahan saat berbelanja online ini, kamu tetap terjaga dari penjual yang jahil dan pengalaman berbelanja yang tidak menyenangkan. Kalau kamu punya tips lain agar aman saat berbelanja online, jangan ragu, bagikan di kolom komentar ya.


 

Leave a Reply