Jangan Mengaku Cerdas Kalau Masih Sering Mengucapkan 5 Kalimat Ini

Dalam bergaul dengan orang lain, ada kalanya kita terlalu sibuk dengan urusan sampai-sampai tidak memperhatikan tutur kata. Padahal ucapan juga jadi cerminan kualitas kita sebagai individu.

Agar kehidupan sosial dan profesional kita makin berkualitas, ayo revolusi mental serta hindari kalimat-kalimat yang pantang diucapkan orang cerdas seperti ini.

 

1. “Saya Tidak Bisa”

via ukcareguide.co.uk

Kalimat ini menyatakan kalau kamu bukannya tidak bisa, tapi terlalu malas untuk melakukan suatu tugas. Kalau kamu merasa belum memiliki kemampuan atau keahlian untuk melakukan suatu pekerjaan, lebih baik tawarkan solusi lain ketimbang mengatakan tidak bisa.

Misalnya daripada mengatakan “Saya tidak bisa lembur hari ini”, lebih baik mengatakan “Saya bisa datang lebih pagi besok”. Contoh lainnya, daripada mengatakan “Saya tidak bisa memahami cara melakukan analisis tersebut”, lebih baik mengatakan “Saya belum paham cara melakukan analisis tersebut. Boleh ajari saya?”

 

2. “Dari Dulu Sudah Seperti Ini”

via digitalworkplacebook.com

Perubahan akan selalu terjadi dan teknologi akan terus berkembang. Kalau kamu sering mengatakan “Dari dulu sudah seperti ini” itu menunjukkan kamu malas dan tidak mau berubah. Ayolah bangkit dan terima perubahan yang ada. Kan tidak semua perubahan itu buruk. Banyak juga perubahan yang baik yang makin meningkatkan kualitas hidup kita.

 

3. “Kamu itu Malas/Bodoh/Salah”

via kingofwallpapers.com

Kamu tidak berhak dan tidak akan mampu membuat semua orang menyukaimu. Begitu juga sebaliknya. Akan ada saja kelakukan orang lain yang membuat kamu kesal dan sebal.

Meski begitu haram bagimu untuk mengucapkan kalimat-kalimat frontal yang bersifat menghakimi mereka. Ucapan seperti itu tidak konstruktif dan malah menjadikanmu layaknya orang yang tidak memiliki kecerdasan emosional.

Alternatif lebih baik, kamu dapat memberikan kritik yang disertai dengan tawaran solusi. Misalnya daripada mengatakan “Kamu malas sekali sih” lebih baik kamu mengatakan “Pekerjaanmu sering tidak selesai dan mengganggu ritme rekan kerja yang lain. Ada yang bisa saya bantu?”

 

4. “Beginilah Keadaannya”

via clipartfest.com

Kalimat ini memperlihatkan bahwa kamu terpaksa menerima keadaan walaupun kamu tidak menyukainya. Akibatnya kamu akan terlihat terlalu malas untuk melakukan upaya memperbaiki keadaan. Lebih baik kamu menjelaskan situasi dan fakta yang ada kemudian meminta pendapat untuk mencari solusi.

 

5. “Itu Bukan Salah Saya”

via scienceofpeople.com

Saling menyalahkan tidak akan menyelesaikan masalah. Apalagi jika kamu menolak untuk bertanggung jawab akan kesalahanmu.

Kalaupun kamu tidak bersalah, ketimbang lugas membela diri lebih baik berikan fakta dan situasi sebenarnya. Dengan begitu permasalahan dapat terpetakan lebih jelas dan solusi lebih mudah dicari.

 

Selain menghindari mengucapkan kalimat-kalimat di atas, kamu juga dapat mempraktikkan kebiasaan berpikir positif. Niscaya kualitas kehidupan kamu akan semakin prima.


 

(Visited 26 times, 1 visits today)

Leave a Reply