5 Jenis Investasi Emas yang Bisa Kamu Pilih

Selain bentuknya yang indah, emas juga salah satu produk investasi yang menjanjikan. Harga dan nilai jualnya tidak terpengaruh laju inflasi (zero inflation effects). Jadi kalau pun, nilai uang jatuh seperti di Zimbabwe (perlu uang segerobak untuk membeli seekor ayam), nilai emas tetap.

Sebelum mulai membeli emas, ketahui jenis-jenis investasi emas yang bisa kamu pilih.

 

1. Emas Perhiasan

Beberapa bentuk perhiasan emas via wiseinsurancegroup.com

Emas dalam bentuk perhiasan merupakan jenis investasi emas yang hampir semua orang bisa lakukan. Bukan cuma dari kalangan atas, kalangan menengah ke bawah pun cukup dengan beberapa ratus ribu sudah dapat membeli perhiasan emas.

Meski begitu investasi emas dalam bentuk perhiasan memiliki kekurangan. Bahan yang digunakan tidak seratus persen emas murni. Perhiasan emas yang banyak orang kenakan biasanya sudah dicampurkan dengan logam lain agar jadi lebih keras dan padat.

 

2. Emas Koin

Koin-koin emas dari negara luar via www.astbury.org

Selain untuk emas perhiasan, kamu juga menginvestasikan uang untuk emas koin. Keunggulannya dibanding emas perhiasan adalah kandungan emas koin seratus persen emas. Tidak ada campuran lainnya.

Emas koin sering dimanfaatkan oleh mereka yang hendak naik haji karena itu dikenal istilah koin emas ONH (Ongkos Naik Haji).

 

3. Emas Batangan

Emas batangan merupakan jenis investasi emas yang sudah cukup dikenal. Sama seperti emas koin, emas batangan juga terbuat dari emas murni. Bentuknya yang berupa logam batangan menjadikan emas ini cocok untuk segala kalangan.

Salah satu perusahaan Indonesia yang memproduksi emas batangan untuk investasi adalah PT Aneka Tambang (Antam).

 

4. Sertifikat Emas

Emas batangan Antam beserta sertifikatnya via Google+

Sertifikat emas merupakan varian investasi emas yang relatif baru. Sebenarnya investasi emas dalam bentuk sertifikat ini tidak berbeda dengan investasi emas batangan. Letak perbedaannya hanya pada keberadaan emas itu sendiri.

Ketika kamu berinvestasi emas batangan, keberadaan emas tersebut secara fisik ada padamu. Kamu bertanggung jawab atas keamanannya. Sementara ketika berinvestasi sertifikat emas, emas batangan tersebut tersimpan dengan aman di dalam bank.

Jika kamu ingin menjualnya, kamu bisa membawa sertifikat emas ke bank yang mengeluarkan lalu menukarkannya dengan uang tunai.

 

5. Saham Perusahaan Tambang Emas

Salah satu perusahaan pertambangan emas yang ada di Papua via kabarbisnis.com

Lho kok malah saham? Ya, selain bisa berinvestasi pada emas secara fisik, kamu juga bisa menanamkan uang pada saham perusahaan pertambangan emas. Dengan begitu, jika harga saham sedang naik, kamu bisa mendapatkan keuntungan dari saham yang kamu miliki.

Akan tetapi, berbeda dengan investasi emas secara fisik, investasi untuk saham pertambangan emas membawa risiko tersendiri. Jika perusahaan tempat kamu menanamkan uang bangkrut, alhasil kamu pasti merugi. Kamu perlu melakukan perhitungan secara tepat dan cermat untuk jenis investasi emas yang satu ini.

 

Dari jenis-jenis investasi emas yang sudah diuraikan, kalau punya dana berlebih, jenis yang mana yang kamu pilih?


 

1 Comment

  1. […] Berinvestasi akan menjaga uangmu nilainya tetap atau malah meningkat. Uang 100 ribu yang kamu gunakan untuk membeli produk investasi, emas misalnya, ketika diuangkan sekitar 20-30 tahun ke depan nilainya tidak akan tetap 100 ribu. Nilainya akan meningkat seiring dengan kenaikan harga emas. […]

Leave a Reply