Sudah Tahukah Kamu Jenis-Jenis Visa Berikut Ini?

Selain paspor, untuk bisa jalan-jalan ke luar negeri pada umumnya kamu juga butuh visa. Bentuknya berupa surat izin atau cap yang diberikan oleh otoritas negara yang bersangkutan. Beda tujuan kunjungan, beda pula visa yang diberikan. Agar lebih paham, yuk simak uraian jenis-jenis visa berikut ini.

 

Berdasarkan Tujuan Kunjungan

Berdasarkan waktu tinggal, visa dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu visa permanen dan visa sementara (temporary visa). Nah, visa sementara bisa dibagi lagi berdasarkan tujuan kunjungannya, antara lain:

 

Visa Tujuan Wisata (Tourist Visa)

Sesuai dengan namanya, jenis visa ini berlaku bagi mereka yang ingin berkunjung dengan tujuan wisata. Jika kamu mengurus visa ini, maka aktivitas yang kamu boleh lakukan di negara tujuan hanya rekreasi dan wisata, tidak yang lain.

 

Visa Kunjungan Keluarga (Relatives Permits)

visa untuk traveling

Visa ini bisa didapat jika kamu memiliki keluarga di negara tujuan. Biasanya, syarat untuk mendapatkan visa ini adalah memiliki surat undangan dari keluarga. Dalam surat tersebut tercantum juga kesediaan keluargamu itu untuk menjadi penanggung jawab selama kamu berada di sana.

 

Visa Bisnis (Business Visa)

Kalau kamu memiliki urusan kerja, seperti menghadiri seminar atau pelatihan atau kamu entrepreneur yang ingin melakukan perjanjian kerja, maka kamu perlu mengajukan aplikasi visa ini. Biasanya institusi tempatmu bekerja akan memberikan surat keterangan. Tenang saja, bukan berarti kamu tidak boleh rekreasi, kamu hanya perlu menaati jangka waktu berlakunya visa tersebut.

 

Visa Bisnis Khusus (Business Permit)

Berbeda dengan visa bisnis, visa jenis ini memberikan jangka waktu yang lebih lama bagi pemegangnya. Visa diajukan untuk urusan pengembangan usaha, seperti mendirikan perusahaan atau kerjasama dengan perusahaan asing yang membutuhkan waktu dan persiapan yang lama.

 

Visa Kerja (Work Visa)

Visa ini diberikan bagi mereka yang memerlukan waktu tinggal lebih lama untuk bekerja. Biasanya ada dua jenis, yaitu Visa Kerja Permanen dan Semi-Permanen, sesuai dengan lama masa berlakunya. Visa jenis ini pada umumnya juga menjadi tahapan untuk memperoleh izin tinggal tetap atau status permanent residence.

 

Visa Bekerja dan Berlibur (Working Holiday Visa)

Visa jenis ini ditawarkan untuk mereka yang ingin liburan tapi tetap punya kesempatan untuk mencari kerja. Jangka waktu visa ini umumnya antara 6-12 bulan. Visa ini biasanya digunakan oleh profesional muda yang ingin bekerja sambil berkeliling dunia mencari pengalaman.

 

Visa Transit

Visa ini dikeluarkan untuk pramugara, pramugari, pilot, atau pegawai transportasi udara lain yang melakukan aktivitas kerja antarnegara. Mengingat peruntukan visa transit ini hanya untuk sekadar lewat, maka masa berlakunya hanya beberapa jam, atau paling lama 10 hari tergantung kebijakan masing-masing negara.

Visa transit terbagi lagi menjadi airport transit visa, yang berarti pemegang visa tidak dapat keluar dari bandara, dan transit visa yang membolehkan pemegang visa keluar bandara selama waktu yang ditentukan.

 

Visa Belajar (Study permits)

Visa ini ditujukan bagi para pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan di negara lain. Biasanya jenis visa ini mudah didapatkan.

 

Visa Pertukaran Pelajar (Exchange permits)

Jika kamu mengikuti program pertukaran pelajar dari institusi pendidikanmu, berarti visa jenis ini yang harus kamu ambil. Sama seperti Visa Belajar, pembuatan jenis visa ini mudah karena dibantu oleh institusi pendidikan yang mengirim.

 

Visa Atlet/Artis (Athletic/Artistic Visa)

Visa ini dikeluarkan untuk atlet dan artis (beserta para staf pendukung) yang akan tampil atau bertanding di acara-acara olahraga atau seni. Biasanya visa ini masuk ke dalam kategori Visa Pertukaran Budaya.

 

Berdasarkan syarat mendapatkannya

Selain berdasarkan waktu tinggal, visa juga bisa dikelompokkan berdasarkan syarat mendapatkannya.

Visa on arrival

visa untuk traveling

Beberapa negara memberikan visa jenis ini. Kamu bisa mendapatkan Visa on arrival ketika sudah berada di negara tujuan, entah di perbatasan ataupun di bandara. Untuk mendapatkan visa on arrival, kamu akan diminta menunjukkan paspor yang berlaku, mengisi formulir, dan membayar biaya visa.

Mengingat tidak semua negara memberikan visa jenis ini, pastikan kamu tahu dan memenuhi peraturan yang disyaratkan negara tujuanmu tersebut. Enggak lucu kan kalau kamu harus pulang hanya karena tidak bisa mengajukan visa.

 

Visa Pre-Arrival

visa untuk traveling

Untuk mendapatkan visa ini kamu harus mendatangi kedutaan atau konsulat negara tujuan sebelum pergi ke negara tujuan. Misalnya, kamu hendak ke Belanda, berarti sebelumnya kamu harus mengurus visa di kedutaan Belanda di Jakarta.

 

Visa Elektronik

visa untuk traveling

Visa jenis ini bukan berupa dokumen atau cap, namun langsung terhubung dengan nomor paspor. Pengajuannya dilakukan lewat internet. Namun, baru beberapa negara saja yang menyediakan visa jenis ini.

 

Enggak menyesal kan sudah belajar lebih lanjut tentang visa. Sekarang kamu bisa wara-wiri keliling dunia dengan pengetahuan baru ini. Eh, tapi jangan lupa siapkan uangnya ya.


 

Leave a Reply