Intip 6 Cara Sukses Berbisnis ala Suku Minang

Suku Minang atau yang orang kebanyakan sebut sebagai orang Padang (walau sebenarnya orang Padang belum tentu berasal dari suku Minang) terkenal pandai berbisnis. Mulai dari makanan, baju, perhiasan, aksesoris, dan berbagai bisnis lainnya. Coba saja kamu masuk ke pasar, pasti kamu akan dengan mudah menemukan rumah makan Padang atau orang yang menawarkan dagangan dengan logat Minang.

Kok bisa sih orang Minang seperti ada dimana-mana dan sukses berbisnis? Untuk mengetahuinya, kamu perlu simak tips sukses berbisnis ala Suku Minang di bawah ini.

 

1. Terbiasa mandiri sejak merantau

via idntimes

Orang Minang terkenal dengan tradisi merantaunya. Mereka percaya perubahan harus terjadi dan salah satu caranya adalah dengan merantau. Entah itu merantau untuk bekerja, belajar, atau berdagang.

Karena hidup di rantau tidak bisa menadahkan tangan pada sanak famili, mau tidak mau mereka harus mandiri menyiapkan segala sesuatunya. Tidak jarang orang Minang memulai usaha dari nol. Keadaan seperti itulah yang memaksa orang Minang untuk memutar otak dan berjuang lebih keras untuk mendapatkan penghidupan yang layak.

 

2. Kemauan keras

Mengingat di tanah rantau orang Minang harus bisa hidup mandiri, maka pada umumnya mereka memiliki kemauan yang keras. Misalnya dalam berdagang atau berbisnis, mereka akan memikirkan bagaimana caranya setelah membeli gerobak untuk jualan kemudian dapat menghasilkan uang segerobak.

 

3. Mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan baru

Sebagai perantau, menyesuaikan diri menjadi salah satu cara ampuh untuk bisa hidup berdampingan dengan orang sekitar. Itu juga yang dilakukan orang-orang dari Suku Minang ketika merantau.  Menyesuaikan diri dengan lingkungan baru akan memudahkan mereka untuk menjajakan dagangannya dan akhirnya mudah juga untuk mendapatkan pelanggan.

 

4. Dekat dengan Tuhan dalam laku hidupnya

Poin keempat tentang cara sukses berbisnis ala suku Minang adalah dekat dengan Sang Pencipta. Dalam hidupnya orang Minang berpedoman pada falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Artinya, adat yang didasarkan pada syariat agama Islam atau Alquran dan hadis. Oleh karenanya dalam menjalankan aktivitas berbisnisnya, suku Minang yang pada umumnya beragama Islam tidak akan lupa untuk mengerjakan ibadahnya, seperti salat.

 

5. Pantang pulang sebelum senang

via republika.co.id

Merantau artinya pergi untuk mencari sesuatu. Jika sesuatu yang dicari belum ketemu, maka jangan harap bisa pulang ke kampung halaman. Di tanah Suku Minang, ada perasaan  seperti dalam peribahasa, ”asa hilang dua terbilang, kalau tak berhasil biar nyawa berpulang.” Mereka takkan pulang sebelum berhasil dan senang hidupnya.

 

6. Ketika bisnis sukses, tidak suka hura-hura

via TripAdvisor

Pernah mendengar anggapan kalau orang Padang atau suku Minang itu pelit? Sebenarnya mereka bukan pelit, tapi penuh perhitungan. Wajar kan, karena kebanyakan orang Minang di tanah rantau memulai bisnis dari nol, mereka akan begitu berhati-hati dalam mengeluarkan biaya apapun.

Orang Minang akan mengira-ngira apakah biaya yang dikeluarkan berguna atau justru enggak ada manfaatnya. Karena itu, ketika bisnis mereka sukses pun, orang Minang juga biasanya tidak suka hura-hura atau foya-foya.

 

Jadi, poin mana yang bisa kalian ambil dari cara sukses berbisnis ala Suku Minang? Atau adakah pembaca dari Suku Minang yang ingin menambahkan tips sukses berbisnis lainnya? Silakan berbagi di kolom komentar ya!


 

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply