5 Pantai Permai di Mandalika, Destinasi Unggulan Indonesia

Penulis Prancis, Gustave Flaubert, pernah berkata: “Travel makes one modest. You see what a tiny place you occupy in the world.” Perkataan itu kira-kira artinya, semakin sering kamu berkelana, kamu akan semakin rendah hati. Kamu akan sadar bahwa kamu cuma makhluk kecil dalam dunia yang begitu luas ini. Filosofis banget…

Malahan bukan cuma bermanfaat bagi diri sendiri (membuat jadi rendah hati), traveling juga bermanfaat bagi nusa dan bangsa. Bukan bermaksud lebay, tapi gagasan itu mengemuka dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia September 2016 silam. Dalam diskusi tersebut disepakati bahwa pariwisata Indonesia harus semakin didorong agar ekonomi bangsa terus bertumbuh.

Kenapa pariwisata tiba-tiba jadi perhatian? Selain karena sedang tren, saat ini pemerintah Indonesia juga sedang susah menggenjot penerimaan dari ekspor sumber daya alam. Harga komoditas andalan sedang anjlok. Karena itulah perlu menggenjot pemasukan dari sektor pariwisata. Gambaran kasarnya, semakin banyak orang yang mengikuti jejakmu untuk traveling ke berbagai penjuru nusantara, perekonomian Indonesia bisa makin terus bertumbuh.

 

Destinasi Unggulan Baru

Sebagai langkah nyata, pemerintah siap dan sigap mengembangkan 10 destinasi unggulan baru. Kamu mungkin pernah mendengar wacana dari mantan Menko Maritim, Rizal Ramli, untuk menjadikan Danau Toba sebagai Monakonya Asia. Nah, Danau Toba itu merupakan salah satu dari 10 destinasi unggulan baru.

Dari 10 destinasi unggulan tersebut, yang jadi prioritas sebenarnya adalah 4 destinasi yang berada di Kawasan Timur Indonesia. Destinasi tersebut antara lain Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Morotai (Maluku Utara), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), dan Mandalika (Nusa Tenggara Barat).

Wakatobi merupakan salah satu lokasi menyelam terbaik di Indonesia. Morotai makin sering terdengar sejak menyelenggarakan Sail Morotai tahun 2012. Labuan Bajo sudah terkenal dan pernah masuk iklan salah satu produk minuman berenergi. Tapi Mandalika?

Eits, jangan salah. Wilayah yang terletak di bagian selatan Pulau Lombok ini punya pantai-pantai permai yang sungguh sayang kalau dilewatkan. Tidak cuma satu, tapi ada lima pantai di kawasan Mandalika yang patut kamu jelajahi.

 

Pantai Gerupuk

via lombokindonesia.org

Pantai Gerupuk merupakan pantainya para peselancar. Kejuaraan selancar tingkat dunia pernah diadakan di pantai permai ini. Karena itu fasilitas pendukung wisatanya terbilang lumayan.

Kamu enggak bisa berselancar? Tidak usah khawatir. Jalan-jalan santai di pasirnya yang putih atau menikmati pemandangan sambil minum kelapa muda sama mengasyikkannya kok.

 

Pantai Kuta

via lombokindonesia.org

Lho, bukannya Pantai Kuta adanya di Bali? Banyak orang pasti yang terkecoh. Salah satu pantai permai di Mandalika ada juga yang namanya Kuta. Letaknya 9 kilometer dari Pantai Gerupuk.

Pantai ini bisa dibilang merupakan pantai paling ramai di Mandalika. Kamu bisa menjumpai toko cendera mata dan rental peralatan selancar di sekitar pantai.

 

Pantai Seger

via viarjelajahindonesia

Di Pantai Seger ini kamu bisa menemukan patung wanita dengan tiga pria. Patung itu dibuat untuk mengenang cerita Putri Mandalika.

Konon dahulu kala kerajaan yang berkuasa di wilayah yang sekarang menjadi wilayah Mandalika punya putri bernama Mandalika. Parasnya sangat cantik sehingga ia menjadi idola banyak pria.

Ketika tiba waktunya untuk menentukan pasangan hidup, Putri Mandalika tidak mau dirinya menjadi sumber perselisihan. Karena itu ia menjatuhkan dirinya ke laut. Tidak lama setelah ia menceburkan diri ke laut bermunculanlah cacing panjang yang masyarakat setempat sebut sebagai nyale. Dari situ pulalah muncul tradisi setempat memburu nyale.

 

Pantai Serenting

via pesonawisatantb.blogspot.co.id

Dari kelima pantai permai di Mandalika, Pantai Serenting mungkin yang paling sepi. Keberadaannya tidak terlalu diketahui banyak orang.

Letak Pantai Serenting diapit perbukitan. Coba beranikan diri ke atas bukit, kamu bisa mendapatkan tempat berfoto yang indah dengan latar belakang terumbu karang dan pantai yang jernih.

 

Pantai Tanjung Aan

via tripadvisor.co.uk

Pantai Tanjung Aan merupakan pantai pasir putih dengan tekstur pasir yang mirip butiran merica. Airnya biru jernih, sungguh menggoda untuk berenang dan snorkeling. Untungnya, meski menghadap ke Samudera Hindia, Pantai Tanjung Aan tergolong kalem. Jadi niatan kamu itu bisa dilaksanakan.

Ingin seseruan lebih dari sekadar main air? Kamu bisa menyeberang ke Batu Payung. Batu-batu di sana memang tegak seperti payung. Jaraknya dengan berjalan kaki kira-kira 30 menit. Selain berjalan, kamu bisa juga menempuh perjalanan lebih cepat dengan menumpang perahu nelayan sekitar.

 

Sama seperti mie instan polos yang harganya lebih murah dibanding yang ditambahkan telur, kornet, atau sosis, begitu juga dengan destinasi wisata. Kawasan wisata di Mandalika akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang agar berwisata makin menyenangkan dan wisatawan tambah tertarik untuk datang.

Tidak tanggung-tanggung, ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation), BUMN yang bergerak di bidang pariwisata akan menyulap kawasan Mandalika menjadi resor wisata yang megah. Dalam proyek jangka panjang hingga tahun 2030 itu, ITDC mengundang investor membangun hotel, convention center, taman bermain, lapangan golf, sekolah pariwisata, hingga penyulingan air laut.

Tahap pertama proyek itu dilaksanakan mulai tahun 2016 kemarin hingga tahun 2020. Diharapkan dengan proyek ini Pendapatan Asli Daerah bisa meningkat dan industri kreatif bisa tumbuh. Tujuannya tentu saja, agar warga setempat jadi mandiri. Siapa yang tidak bangga melihat rekan sebangsa setanah airnya maju dan sejahtera?


 

Leave a Reply